Menu ✖

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026 Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur

PERON

KAI Logistik Dorong Kereta Api Menjadi Penggerak Utama Jaringan Distribusi Nasional yang Efisien

badge-check


 KAI Logistik Dorong Kereta Api Menjadi Penggerak Utama Jaringan Distribusi Nasional yang Efisien Perbesar

Wartatrans (JAKARTA) – KAI Logistik menegaskan komitmennya dalam mendorong optimalisasi moda kereta api menjadi penggerak utama jaringan distribusi nasional yang efisien. Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menyampaikan hal tersebut dalam Forum Logistik Indonesia 2025 bertema “Infrastruktur Logistik sebagai Tulang Punggung Transformasi Ekonomi Indonesia” yang menjadi bagian dari rangkaian ALFI Convex 2025 pada Jumat (14/11).

Dalam paparannya, Fredi menjelaskan bahwa kereta api merupakan moda strategis dengan keunggulan ekonomis yang kuat, terutama pada pengiriman jarak menengah hingga panjang di rentang 750–1.500 km. Biaya operasi ton per km lebih rendah untuk jarak menengah – panjang, jaminan keamanan dan keselamatan, perjalanan terjadwal dan tepat waktu serta kapasitas angkut yang besar menjadikan kereta api sebagai pilihan yang semakin relevan di tengah tuntutan industri terhadap ketepatan waktu dan konsistensi pelayanan. Melalui satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu mengangkut hingga 1.080 ton, setara dengan 60 truk berkapasitas 20 ton sehingga memberikan nilai ekonomis signifikan bagi pelaku usaha yang mengandalkan pengiriman dalam jumlah besar.

Keunggulan kereta api juga terlihat dari sisi lingkungan. Moda ini mampu menghasilkan reduksi emisi hingga 70 persen dibandingkan moda angkutan darat, sehingga menjadi pilar penting dalam upaya menurunkan emisi sektor transportasi. Fredi menegaskan bahwa kontribusi ini sejalan dengan arah kebijakan nasional maupun komitmen global terhadap keberlanjutan.

Penerapan kebijakan Over Dimension Over Load (ODOL) pada 2027 juga diprediksi memperkuat peran kereta api dalam rantai logistik nasional. Regulasi tersebut diperkirakan dapat mendorong pengalihan pengiriman dari moda truk ke kereta api sekitar 4,7 juta ton, sehingga berpotensi meningkatkan market share kereta api sebesar 1,33 persen. Menurut Fredi, kesiapan kereta api dalam peralihan dari moda truk menjadi kunci untuk menjaga kelancaran distribusi nasional pasca implementasi ODOL.

Dari sisi konektivitas, KAI Logistik telah hadir di sejumlah titik strategis yang berdekatan dengan pelabuhan utama seperti Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, serta Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya. Konektivitas ini memperkuat integrasi layanan multimoda antara kereta api, truk, dan angkutan laut, sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelanggan dalam mengoptimalkan rantai pasoknya.

Lebih lanjut, Fredi menekankan bahwa layanan logistik berbasis kereta api memiliki karakteristik yang tidak dimiliki moda lain, mulai dari perjalanan terjadwal dan tepat waktu, efisiensi energi dan biaya pada jarak menengah hingga panjang, standar keselamatan yang menjadi prioritas utama, hingga sistem pelacakan 24 jam serta perlindungan asuransi untuk setiap pengiriman. Kombinasi aspek operasional, lingkungan, dan keselamatan inilah yang menjadikan kereta api sebagai moda yang relevan dalam menghadapi kebutuhan logistik modern.

“Dengan seluruh keunggulan tersebut, kereta api adalah moda masa depan untuk membangun jaringan distribusi nasional yang efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan. KAI Logistik berkomitmen untuk terus memperkuat peran ini melalui inovasi dan kolaborasi di seluruh rantai pasok,” tutup Fredi.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan

10 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan

10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Grab Hormati Terbitnya Perpres No 27 Tahun 2026 dan Segera Pelajari Isinya

10 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Trending di PERON