Menu ✖

Mode Gelap
KKP Latih 2.886 Nelayan di 16 Provinsi untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kecakapan Melaut Aktivitas Penumpang Tumbuh 9,32 Persen, KAI Tambah Pemberhentian KA di Tiga Stasiun Imperial Suites DAMRI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Premium Jakarta–Surabaya–Malang dengan Bus Double Decker Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar Era AI Ubah Wajah Industri Musik, Dr. Mohammad Amin Ingatkan Pentingnya Kreativitas dan Hak Pencipta The Morbius Rilis Single Ketiga 2026, “Semu” Angkat Kisah Pengkhianatan Komitmen

PERON

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Wisata Gagasan Presiden Prabowo untuk Dukung Pariwisata

badge-check


 KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Wisata Gagasan Presiden Prabowo untuk Dukung Pariwisata Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan Nusantara Explorer sebagai kereta wisata yang dikembangkan atas gagasan dan perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel yang menghadirkan pengalaman perjalanan berciri Indonesia.

Pada Kamis (30/7), Presiden Prabowo menggunakan Nusantara Explorer dalam agenda perjalanan kenegaraan. Momentum tersebut menandai hadirnya konsep perjalanan yang memadukan kenyamanan, pelayanan, kekayaan budaya, kuliner, dan panorama Indonesia dalam satu rangkaian kereta api.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, Nusantara Explorer merupakan tindak lanjut atas gagasan dan perintah Presiden untuk menghadirkan layanan kereta wisata yang mampu memperkuat daya saing pariwisata Indonesia.

“Nusantara Explorer lahir dari gagasan dan perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto agar KAI menghadirkan kereta wisata yang memberikan pengalaman perjalanan berkelas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Perintah tersebut kami tindak lanjuti melalui kemampuan dan kreativitas insan KAI di Balai Yasa Surabaya Gubeng,” ujar Bobby.

Seluruh proses pengembangan dan modifikasi Nusantara Explorer dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Rangkaian ini dirancang terdiri atas 12 kereta yang mencakup kereta kabin tidur, Grand Restaurant, lounge, serta kereta pendukung operasional.

Konsep kabin tidur dikembangkan dalam tiga kategori, yaitu Signature Class, Advance Class, dan Compact Class. Masing-masing menawarkan komposisi ruang dan tingkat privasi yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Grand Restaurant dirancang sebagai ruang pelayanan kuliner dengan penataan meja makan dan ruang makan privat. Sementara itu, lounge disiapkan sebagai area bersantai dan berinteraksi yang dilengkapi kursi santai, bar, fasilitas hiburan, piano, sistem audio, serta jendela panorama untuk menikmati pemandangan selama perjalanan.

Interior Nusantara Explorer mengangkat karakter Indonesia melalui perpaduan material bernuansa hangat, pencahayaan lembut, serta ragam inspirasi budaya seperti wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, dan motif Bali yang diterapkan pada elemen interior, pola dekoratif, material, maupun pilihan warna.

“Kereta api memiliki potensi besar untuk memperkuat pariwisata nasional. Nusantara Explorer kami kembangkan agar perjalanan menjadi bagian dari pengalaman wisata, mulai dari kenyamanan, pelayanan, kuliner, hingga kekayaan budaya yang hadir di setiap ruang kereta,” kata Bobby.

Pengembangan Nusantara Explorer juga memperlihatkan kemampuan pekerja Balai Yasa Surabaya Gubeng dalam mengembangkan sarana perkeretaapian dengan standar pelayanan yang semakin beragam. Kompetensi teknis, ketelitian, dan pengalaman para pekerja menjadi modal penting dalam menghadirkan inovasi layanan berbasis karya anak bangsa.

KAI akan melanjutkan penyempurnaan Nusantara Explorer sesuai tahapan pengembangan. Informasi mengenai rute, jadwal, tarif, komposisi akhir rangkaian, dan waktu pengoperasian komersial akan disampaikan setelah seluruh persiapan operasional, pelayanan, serta aspek keselamatan dan keandalan sarana selesai.

“Kami mengapresiasi kepercayaan dan perintah Bapak Presiden kepada KAI. Nusantara Explorer menjadi salah satu langkah untuk memperkuat layanan perkeretaapian sekaligus mendukung pengembangan pariwisata Indonesia dengan tetap mengutamakan keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan,” tutup Bobby.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Aktivitas Penumpang Tumbuh 9,32 Persen, KAI Tambah Pemberhentian KA di Tiga Stasiun

5 November 2026 - 21:01 WIB

KAI Services Terapkan Smart Cleaning, Kebersihan Stasiun Didukung Mesin Modern

5 November 2026 - 10:10 WIB

KAI Gelar Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, Bahas Pelestarian Sejarah Kereta Api

5 November 2026 - 10:05 WIB

KCIC Hadirkan Promo 11.11, Naik Whoosh Lebih Hemat hingga Rp110 Ribu

5 November 2026 - 09:59 WIB

Dua Pencuri Kabel Rel di Tanah Abang Divonis 2 Tahun Penjara, KAI Soroti Ancaman Keselamatan

4 November 2026 - 21:13 WIB

Rekrutmen KAI Masuk Tahap Wawancara, KAI Divre III Ingatkan Pelamar Waspadai Penipuan

4 November 2026 - 15:17 WIB

GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Tambah 8.466 Kursi dan 39 Perjalanan Kereta

4 November 2026 - 14:24 WIB

KAI Commuter Catat 303,9 Juta Pengguna hingga Oktober 2026

4 November 2026 - 13:05 WIB

KAI Services Hadirkan Milo, Mesin Pembersih Lantai Modern untuk Tingkatkan Kebersihan Stasiun

4 November 2026 - 12:24 WIB

GAPEKA 2026 Pangkas Waktu KA, Ini 10 Daftar Kereta Menjadi Lebih Cepat 1,5 Jam hingga 31 Menit

4 November 2026 - 11:58 WIB

Trending di PERON