Wartatrans.com, FAKFAK – Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam merespons dinamika sosial-ekonomi masyarakat tidak sekadar terintegrasi pada fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum. Melalui pengejawantahan Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRANG), Kepolisian Resor (Polres) Fakfak menginisiasi langkah konkret guna mengakselerasi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat lokal.
Langkah transformatif tersebut ditandai dengan konsolidasi strategis antara Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., dan Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Fakfak, Lud Masrur Kamudi, S.T.P., M.M., di Kantor Disnakertrans Kabupaten Fakfak, Kamis (5/11).
Pertemuan interdisipliner ini memfokuskan pembahasan pada pemetaan komprehensif atas peluang ketenagakerjaan, optimalisasi diseminasi informasi lowongan kerja, serta penguatan kompetensi para pencari kerja lokal agar mampu mengartikulasi daya saing di tengah tantangan dunia industri.
Dalam perbincangan tersebut, AKBP Naim Ishak menegaskan urgensi penyusunan basis data yang akurat dan terintegrasi mengenai demografi pengangguran dari tingkat distrik, kelurahan, hingga kampung. Data terstruktur ini akan dijadikan rujukan utama dalam merumuskan skema pendampingan serta penyaluran tenaga kerja yang tepat sasaran dan berdaya guna.

Lebih jauh, Kapolres Fakfak mendorong terjalinnya sinergitas yang inklusif dengan korporasi dan entitas bisnis yang beroperasi di wilayah Kabupaten Fakfak. Kemitraan ini diarahkan untuk menyerap kearifan dan potensi sumber daya manusia lokal secara proporsional sesuai kualifikasi serta kebutuhan perindustrian.
Guna memastikan efektivitas jangkauan program hingga ke pelosok daerah, Polres Fakfak memberdayakan peran taktis Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Para personel di lapangan difungsikan sebagai jembatan informasi ketenagakerjaan, fasilitator pendataan masyarakat rentan, serta penghubung akses pelatihan vokasional.
Menanggapi inisiatif tersebut, Plt. Kepala Disnakertrans Kabupaten Fakfak, Lud Masrur Kamudi, menyatakan komitmen penuh untuk menyelaraskan program-program strategis kedinasan. Pihaknya siap mengintegrasikan identifikasi kebutuhan industri dengan peningkatan keahlian pencari kerja melalui program pelatihan berbasis kompetensi.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi katalisator dalam memangkas kesenjangan antara ketersediaan lapangan kerja dan pasokan tenaga kerja lokal, sekaligus mengokohkan peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi atas problematika sosial-ekonomi masyarakat.*** (ASAH)






















