Wartatrans.com, JAKARTA – Penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 membawa kabar baik bagi pengguna kereta api jarak jauh. Sebanyak 74 perjalanan kereta api antarkota akan memiliki waktu tempuh lebih singkat mulai 1 Desember 2026.
Dari sejumlah perjalanan tersebut, KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong menjadi yang paling signifikan dengan pemangkasan waktu hingga 92 menit atau sekitar 1,5 jam.
Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba mengatakan, terdapat 10 layanan kereta api dengan percepatan waktu tempuh paling tinggi dalam penerapan GAPEKA terbaru. Perubahan tersebut didukung pengembangan dan peningkatan kesiapan prasarana di sejumlah wilayah.
“Jadi, teman-teman tidak semua kereta itu sepertinya ditambah waktu tempuhnya, tetapi dengan adanya pengembangan prasarana di wilayah tertentu, kereta-kereta ini bisa lebih cepat,” ujar Anne saat memaparkan GAPEKA 2026 kepada media di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Berikut 10 layanan kereta api yang mengalami pengurangan waktu tempuh terbesar:
1. KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong, lebih cepat 92 menit.
2. KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng–Kiaracondong, lebih cepat 53 menit.
3. KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen, lebih cepat 52 menit.
4. KA Batavia relasi Solo Balapan–Gambir, lebih cepat 51 menit.
5. KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi, lebih cepat 51 menit.
6. KA Sangkuriang relasi Ketapang–Surabaya Gubeng–Bandung, lebih cepat 46 menit.
7. KA Jayabaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi–Malang, lebih cepat 40 menit.
8. KA Pasundan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng, lebih cepat 37 menit.
9. KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen, lebih cepat 31 menit.
10. KA Serayu relasi Pasar Senen–Kroya–Purwokerto, lebih cepat 31 menit.
Anne menjelaskan, percepatan waktu perjalanan tersebut merupakan hasil penataan perjalanan yang mempertimbangkan karakteristik lintas, kesiapan sarana dan prasarana, serta pengaturan pola pemberhentian kereta api.
Menurutnya, pemangkasan waktu tempuh menjadi salah satu keunggulan GAPEKA 2026. Bahkan, terdapat perjalanan yang dapat menghemat waktu hingga lebih dari satu jam.
“Jadi, ada 74 perjalanan kereta antarkota yang lebih cepat. Tercepat itu adalah 92 menit bisa memotong waktu tempuh. Jadi, saya pikir ini juga menjadi salah satu highlight di GAPEKA 2026 ini,” kata Anne.
Selain mempercepat perjalanan, KAI juga meningkatkan jumlah perjalanan kereta api penumpang terprogram dari 1.813 menjadi 1.852 perjalanan per hari, atau bertambah 39 perjalanan dibandingkan GAPEKA 2025.
Peningkatan turut terjadi pada kapasitas tempat duduk yang naik dari 168.316 menjadi 176.782 tempat duduk per hari. Jumlah tersebut bertambah 8.466 tempat duduk atau meningkat 5,03 persen.
GAPEKA 2026 juga memberikan akses perjalanan lebih luas melalui penambahan pemberhentian pada 84 perjalanan kereta api. Dengan berbagai penyesuaian tersebut, KAI berupaya meningkatkan pilihan perjalanan dan memberikan layanan transportasi kereta api yang semakin efisien bagi masyarakat.(fahmi)


























