Menu ✖

Mode Gelap
KAI Commuter Catat 303,9 Juta Pengguna hingga Oktober 2026 Mahasiswa Pascasarjana IAIN Takengon Pelajari Sejarah dan Kebudayaan Gayo Langsung di Situs Loyang Ceruk Mendale KAI Services Hadirkan Milo, Mesin Pembersih Lantai Modern untuk Tingkatkan Kebersihan Stasiun GAPEKA 2026 Pangkas Waktu KA, Ini 10 Daftar Kereta Menjadi Lebih Cepat 1,5 Jam hingga 31 Menit 74 Perjalanan KA Lebih Cepat di GAPEKA 2026, Kahuripan Hemat Waktu 92 Menit ASDP Perkuat Safety Meeting dan Kesiapsiagaan Awak Kapal

PERON

74 Perjalanan KA Lebih Cepat di GAPEKA 2026, Kahuripan Hemat Waktu 92 Menit

badge-check


 Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memaparkan sejumlah perubahan dalam penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 kepada awak media di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Dalam penyesuaian jadwal terbaru tersebut, sebanyak 74 perjalanan kereta api antarkota memiliki waktu tempuh lebih singkat, dengan KA Kahuripan mencatat percepatan tertinggi hingga 92 menit. Perbesar

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memaparkan sejumlah perubahan dalam penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 kepada awak media di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Dalam penyesuaian jadwal terbaru tersebut, sebanyak 74 perjalanan kereta api antarkota memiliki waktu tempuh lebih singkat, dengan KA Kahuripan mencatat percepatan tertinggi hingga 92 menit.

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 membawa perubahan waktu tempuh pada sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ).

Dari 74 perjalanan yang mengalami percepatan, KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong mencatat pengurangan waktu tempuh paling besar, yakni 92 menit atau sekitar 1,5 jam.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba mengatakan, penyesuaian GAPEKA 2026 tidak hanya berdampak pada perubahan jadwal dan waktu tempuh, tetapi juga memberikan peluang perjalanan yang lebih cepat berkat pengembangan prasarana di sejumlah wilayah.

Menurut Anne, terdapat lebih dari 10 perjalanan kereta api yang mengalami percepatan waktu tempuh. Namun, KAI mencatat 10 kereta dengan pengurangan waktu perjalanan paling signifikan.

“Jadi, teman-teman tidak semua kereta itu sepertinya ditambah waktu tempuhnya, tetapi dengan adanya pengembangan prasarana di wilayah tertentu, kereta-kereta ini bisa lebih cepat,” ujar Anne kepada media di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).

Berikut 10 kereta api dengan pengurangan waktu tempuh terbesar pada penerapan GAPEKA 2026:
1. KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong, lebih cepat 92 menit.
2. KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng–Kiaracondong, lebih cepat 53 menit.
3. KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen, lebih cepat 52 menit.
4. KA Batavia relasi Solo Balapan–Gambir, lebih cepat 51 menit.
5. KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi, lebih cepat 51 menit.
6. KA Sangkuriang relasi Ketapang–Surabaya Gubeng–Bandung, lebih cepat 46 menit.
7. KA Jayabaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi–Malang, lebih cepat 40 menit.
8. KA Pasundan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng, lebih cepat 37 menit.
9. KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen, lebih cepat 31 menit.
10. KA Serayu relasi Pasar Senen–Kroya–Purwokerto, lebih cepat 31 menit.

Anne menjelaskan, perubahan waktu tempuh tersebut disusun dengan mempertimbangkan karakteristik lintas, kesiapan prasarana dan sarana, serta pengaturan perjalanan dan pola pemberhentian kereta api.

Ia menegaskan, percepatan perjalanan menjadi salah satu keunggulan dalam penerapan GAPEKA 2026. KAI melakukan penyesuaian berdasarkan kesiapan infrastruktur agar waktu perjalanan dapat dipersingkat tanpa mengabaikan aspek operasional.

“Jadi, ada 74 perjalanan kereta antarkota yang lebih cepat. Tercepat itu adalah 92 menit bisa memotong waktu tempuh. Jadi, saya pikir ini juga menjadi salah satu highlight di GAPEKA 2026 ini,” kata Anne.

GAPEKA 2026 mulai diberlakukan pada 1 Desember 2026. Dalam penerapan jadwal baru tersebut, KAI juga meningkatkan jumlah perjalanan kereta api penumpang terprogram dari 1.813 menjadi 1.852 perjalanan, atau bertambah 39 perjalanan.

Kapasitas tempat duduk turut meningkat dari 168.316 menjadi 176.782 tempat duduk per hari, bertambah 8.466 tempat duduk atau 5,03 persen dibandingkan GAPEKA 2025.

Selain peningkatan frekuensi dan kapasitas, GAPEKA 2026 juga menghadirkan tambahan pemberhentian di 84 perjalanan kereta api untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat.
(fahmi)

Baca Lainnya

KAI Commuter Catat 303,9 Juta Pengguna hingga Oktober 2026

4 November 2026 - 13:05 WIB

KAI Services Hadirkan Milo, Mesin Pembersih Lantai Modern untuk Tingkatkan Kebersihan Stasiun

4 November 2026 - 12:24 WIB

GAPEKA 2026 Pangkas Waktu KA, Ini 10 Daftar Kereta Menjadi Lebih Cepat 1,5 Jam hingga 31 Menit

4 November 2026 - 11:58 WIB

KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen

3 November 2026 - 20:21 WIB

GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara

3 November 2026 - 18:54 WIB

Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya

3 November 2026 - 13:42 WIB

KAI Siapkan 250 Hunian di Senen untuk Warga yang Tinggal di Bantaran Rel, 181 Unit Masih Kosong

3 November 2026 - 12:09 WIB

Danantara Tinjau Hunian Senen, Siapkan Fasilitas Olahraga dan Relokasi Warga Bantaran Rel

3 November 2026 - 11:48 WIB

Danantara Siapkan Lapangan Mini Soccer di Hunian Senen, KAI Data Warga Bantaran Rel untuk Direlokasi

3 November 2026 - 11:39 WIB

Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini

2 November 2026 - 19:28 WIB

Trending di ANJUNGAN