Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui penerapan teknologi Smart Cleaning di sejumlah stasiun.
Langkah tersebut dilakukan sebagai dukungan terhadap program pemerintah dalam pengurangan limbah dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus menciptakan ekosistem perkeretaapian yang lebih ramah lingkungan.

Penerapan Smart Cleaning menjadi bagian dari upaya KAI Services meningkatkan kualitas layanan kebersihan dengan penggunaan teknologi yang lebih efisien dalam pemakaian air dan energi. Teknologi tersebut diterapkan melalui berbagai jenis mesin pembersih yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing stasiun.
Untuk area yang luas, KAI Services menggunakan Ride-on Scrubber di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Purwokerto, Solo Balapan, dan Yogyakarta. Sementara itu, Automatic Scrubber dioperasikan di Stasiun Cikoko, Jatimulya, Dukuh Atas, Harjamukti, Tanah Abang, dan Bekasi. Adapun Floor Polisher High Speed digunakan di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Solo Balapan, dan Purwokerto guna menghasilkan kebersihan lantai yang lebih optimal.
Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan penggunaan mesin pembersih tersebut membantu petugas bekerja lebih cepat dan efisien, sekaligus menjaga standar kebersihan stasiun.
“Semoga dengan hadirnya mesin pembersih dengan teknologi Smart Cleaning ini selain bisa membersihkan lingkungan stasiun dengan lebih efisien juga dapat memberikan kesan dan pengalaman yang menyenangkan bagi penumpang,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya dikutip Selasa (28/7/2026).
Ia menambahkan, penggunaan teknologi tersebut juga lebih ramah lingkungan karena mampu menghemat penggunaan air.
Salah seorang petugas kebersihan KAI Services, Dedi Setiawan, mengaku kehadiran mesin-mesin pembersih tersebut sangat membantu pekerjaannya.
“Pekerjaan jadi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal,” kata Dedi.
KAI Services menyatakan penerapan Smart Cleaning sejalan dengan visi Presiden periode 2024-2029 yang mendorong transformasi digital dan pemanfaatan teknologi di sektor transportasi.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, teknologi tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengurangan penggunaan air dan upaya meminimalkan dampak terhadap lingkungan.(fahmi)































