Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

ANJUNGAN

Kemenhub Perkuat Aspek Keselamatan Pelayaran, Kukuhkan Marine Inspector Type A dan B

badge-check


 Pengukuhan Marine Inspectore Perbesar

Pengukuhan Marine Inspectore

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan transportasi laut melalui pengukuhan sebanyak 72 orang Marine Inspector Type A dan Type B.

Penguatan fungsi Marine Inspector ini dinilai krusial karena sebagian besar kapal yang beroperasi di Indonesia adalah kapal non-konvensi, seperti kapal barang di bawah GT 500, kapal tongkang, tugboat, dan kapal kayu kategori kapal yang justru paling sering bersinggungan dengan aktivitas masyarakat dan jalur logistik nasional.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin menyampaikan, peningkatan kualitas Marine Inspector adalah langkah strategis untuk menjamin keselamatan publik.

“Indonesia memiliki lebih dari 103 ribu kapal, dan mayoritas adalah kapal non-konvensi yang setiap hari digunakan untuk distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Di sinilah Marine Inspector menjadi garda terdepan untuk memastikan kapal-kapal tersebut benar-benar laik laut,” ungkapnya, Selasa (18/11/2025).

Dengan pengukuhan Marine Inspector Type A dan Type B, Ditjen Hubla menegaskan kembali bahwa keselamatan pelayaran adalah prioritas utama.

“Prinsip Zero Compromise for Safety bukan slogan, tetapi standar kerja seluruh insan perhubungan laut. Upaya ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat yakni memastikan perjalanan laut yang lebih aman, serta mendukung kelancaran distribusi logistik yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” tegasnya.

Persiapan Angkutan Nataru

Samsuddin juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan memasuki masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, periode yang selalu dipenuhi lonjakan penumpang kapal.

Menurutnya, Marine Inspector adalah garda terdepan keselamatan pelayaran.

Marine Inspector memiliki peran vital, mulai dari pemeriksaan kelaiklautan kapal, pemenuhan standar teknis, hingga pencegahan pencemaran laut.

Dengan cakupan wilayah laut Indonesia yang luas, kehadiran Marine Inspector memastikan kapal laik berlayar, distribusi logistik tidak terganggu, angkutan penumpang berjalan aman, serta perairan tetap terjaga dan tidak tercemar.

“Saya minta seluruh Marine Inspector, terutama yang baru dikukuhkan, untuk memastikan kapal penumpang memenuhi seluruh aspek kelaiklautan. Masyarakat harus dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan selamat,” tutur Samsuddin.

Dia menyampaikan, pengukuhan tahun ini mempersiapkan Marine Inspector dengan pembaruan informasi global dan nasional terkait keselamatan kapal.

“Tujuan pengukuhan ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin Marine Inspector memiliki pemahaman terbaru tentang perkembangan regulasi dan teknologi keselamatan kapal, sehingga mereka lebih profesional dan responsif terhadap tantangan di lapangan,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan Kasubdit Keselamatan Kapal, Capt. Maltus Jackline Kapistrano selaku Ketua Penyelenggara serta narasumber dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran, hingga kalangan industri seperti AMSAT dan PT Binasena.

Pengukuhan Marine Inspector Type A dan B ini dilaksanakan di Hotel Yuan Garden Jakarta selama lima hari (17 – 21 November 2025).

Pada hari terakhir seluruh peserta akan diuji oleh Tim Expert AMSAT dan Pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memastikan bahwa para Marine Inspector yang telah dikukuhkan memiliki kualifikasi yang memenuhi persyaratan.

“Dengan pengukuhan Marine Inspector Type A dan B, Ditjen Hubla menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pelayaran nasional. Upaya ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar dapat bepergian dan beraktivitas dengan rasa aman dan percaya diri,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

2 April 2026 - 19:25 WIB

Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

2 April 2026 - 18:41 WIB

KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

2 April 2026 - 17:12 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Siaga Libur Paskah, Layanan ASDP Rute Hunimua–Waipirit  Beroperasi 24 Jam

2 April 2026 - 15:45 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

Mengenal Klinik Apung Said Tuhuleley Muhammadiyah, Kapal Yacht yang Disulap Jadi Rumah Sakit untuk Warga Pelosok

1 April 2026 - 14:51 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Upacara Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 dan Halal Bihalal

1 April 2026 - 10:03 WIB

KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan

31 Maret 2026 - 19:11 WIB

Trending di ANJUNGAN