Menu ✖

Mode Gelap
Musda I APPSI Aceh Tengah Resmi Bentuk Kepengurusan Periode 2026–2031, Ali Munawardiko. SE, Terpilih Secara Aklamasi MBG Gerakkan Ekonomi Lokal, Lebih 1 Juta Tenaga Kerja Terserap KAI Luncurkan Lima Inovasi Lewat Reactivation Campaign #AyoNaikKereta Jelang Nataru, Jasa Raharja Bersiap Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi 3 Fokus Utama Jasa Raharja Hadapi Libur Nataru TPK Koja Dukung Generasi Emas melalui Program TJSL di SMA Negeri 8 Yogyakarta

ANJUNGAN

Ditjen Hubla Uji Petik 4 Kapal Penumpang di Makassar

badge-check


 Ditjen Hubla Uji Petik 4 Kapal Penumpang di Makassar Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR – Memastikan keselamatan pelayaran dan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar 18 s.d. 20 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin, bersama tim KSOP Utama Makassar, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran.

Samsuddin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut selama lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran.

“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi pada masa Angkutan Lebaran benar-benar memenuhi persyaratan kelaiklautan. Keselamatan adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sebanyak empat kapal penumpang diuji petik, yaitu KM Dobonsolo, KM Ciremai, dan KM Dorolonda milik PT PELNI (Persero) serta KM Mutiara Ferindo I milik PT Atosim Lampung Pelayaran.

Uji petik dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek teknis dan administratif kapal, meliputi pemeriksaan dokumen kapal, sertifikat keselamatan, sistem navigasi dan komunikasi.

Selain itu juga alat-alat keselamatan, alat pemadam kebakaran, kondisi mesin dan kelistrikan, hingga kesiapan awak kapal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ditjen Hubla kata dia, tidak akan memberikan toleransi terhadap kapal yang belum memenuhi standar keselamatan yang sejalan dengan prinsip Zero Compromise for Safety.

“Secara umum keempat kapal dalam kondisi laiklaut. Namun kami merekomendasikan agar seluruh temuan hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti dan dipenuhi paling lambat sebelum 1 Maret 2026,” ujar Samsuddin.

Selain pemeriksaan fisik kapal, tim juga melakukan pengecekan terhadap prosedur tanggap darurat, familiarisasi awak kapal terhadap peralatan keselamatan, serta kapasitas angkut penumpang agar sesuai dengan manifes dan tidak melebihi batas yang ditetapkan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan nasional Angkutan Laut Lebaran 2026 yang mencakup pengawasan terpadu di pelabuhan-pelabuhan utama, peningkatan koordinasi dengan operator kapal, serta optimalisasi fungsi Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk secara proaktif melakukan pemeriksaan internal dan memastikan standar keselamatan dipenuhi,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Komitmen ASDP Hubungkan Nusantara melalui 232 Lintasan Perintis

28 Oktober 2026 - 19:36 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

28 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Masuki Sepuluh Tahun, NPCT1 Terus Tumbuh dan Perkuat Layanan Terminal

27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Perkuat Konektivitas Jawa-Sumatera, KMP Portlink III ASDP Mulai Beroperasi

27 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

26 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Buoy Penanda Bahaya dan Oil Boom Terpasang di Area Tenggelamnya KMP Batumandi

26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Kembali IPC TPK Sabet Platinum Award di Ajang IARA 2026

26 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Kemenhub Pastikan Adanya Pembatasan Pelayaran Malam Hari dengan Speedboat

26 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Layanan BMKG Jangkau 620 Bandara dan 677 Pelabuhan

26 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Trending di ANJUNGAN