Menu

Mode Gelap
Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026 Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

ANJUNGAN

Kemenhub Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Lintas Sektoral pada Operasi Patroli Nataru

badge-check


 Konferensi pers kolaborasi lintas sektoral pada patroli Nataru 2025/2026 Perbesar

Konferensi pers kolaborasi lintas sektoral pada patroli Nataru 2025/2026

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan TNI AL serta instansi maritim terkait untuk memastikan penyelenggaraan Angkutan Laut pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan selamat, aman, tertib, dan lancar.

Penguatan pengawasan dan pengamanan dilakukan melalui kegiatan Koordinasi Rencana Operasi Patroli Nataru yang melibatkan unsur Ditjen Perhubungan Laut, TNI AL, Polri, Basarnas, operator pelabuhan, serta pemangku kepentingan lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, (25/12).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Nataru menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi dan koordinasi lintas sektor.

“Periode Natal dan Tahun Baru selalu ditandai dengan lonjakan pergerakan penumpang. Karena itu, operasi patroli harus dirancang lebih terukur, responsif, dan berorientasi pada keselamatan,” ujar Dirjen Masyhud.

Ia menegaskan bahwa rencana operasi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh aktivitas pelayaran memenuhi standar keselamatan, mulai dari kelaiklautan kapal, kepatuhan manifest, perlengkapan alat keselamatan, hingga kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Rencana Operasi Patroli harus mampu menjawab tantangan nyata di lapangan, mulai dari cuaca, kepadatan lalu lintas kapal, hingga potensi pelanggaran aturan keselamatan,” tegasnya.

 

Kemenhub Siagakan 29 Kapal Patroli

Ditjen Perhubungan Laut melalui 5 (lima) Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) yaitu PPLP Tanjung Priok, PPLP Tanjung Uban, PPLP Tanjung Perak, PPLP Bitung dan PPLP Tual juga turut menyiagakan 29 armada kapal patroli di berbagai wilayah perairan strategis.

“Kapal patroli KPLP akan siaga untuk memperkuat pengawasan dan pengamanan, memberikan dukungan pencarian dan pertolongan, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pelayaran,” ungkap Masyhud.

Pengawasan dan pengamanan di perairan Indonesia pada periode Nataru 2025/2026 juga turut didukung oleh belasan alutsista milik TNI AL, termasuk alutsista unsur kapal laut mulai dari KRI, Kapal Angkatan Laut (KAL), Patkamla sampai dengan jenis RHIB dan Sea Rider. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Asops Kasal TNI AL,  Laksamana Muda TNI, Yayan Sofiyan.

“Guna mendukung keberhasilan operasi pengamanan ini, puluhan alutsista TNI AL akan siaga amankan libur Nataru 2025/2026,” tutur Laksda TNI Yayan Sofiyan.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pangkalan TNI AL akan terus berkoodirnasi dengan seluruh KSOP dan KUPP dalam eskalasi kebutuhan di lapangan di berbagai wilayah perairan Indonesia.

 

Kolaborasi Adalah Kunci

Dalam Operasi Patroli ini, Dirjen Masyhud menegaskan pengawasan dan pengamanan dalam penyelenggaraan angkutan laut periode Nataru 2025/2026 tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kolaborasi dan komunikasi yang efektif menjadi kunci agar pelayanan angkutan laut selama Nataru berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan komunikasi yang efektif dan kerja sama semua pihak, kami optimis pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung optimal,” terangnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap beragam potensi yang dapat mengancam keselamatan pelayaran.

“Kolaborasi ini sangat penting dan strategis dalam mengawal para pemudik, baik yang merayakan Natal maupun yang akan berlibur, sampai di tempat tujuan dengan aman, nyaman dan selamat hingga kembali ke rumahnya masing-masing,” pungkasnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan

16 Februari 2026 - 21:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media

16 Februari 2026 - 21:08 WIB

Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional

16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

16 Februari 2026 - 20:34 WIB

Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas

16 Februari 2026 - 20:17 WIB

Trending di TNI-POLRI