Menu ✖

Mode Gelap
Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang KA Tiba di Stasiun 1 Jam Sebelum Berangkat KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi. Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

JALUR

Kemenhub Apresiasi Operator Kendaraan Angkutan Barang yang Tertib Aturan

badge-check


 UPPKB Perbesar

UPPKB

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terus berupaya dan berkomitmen dalam mewujudkan kendaraan angkutan barang yang berkeselamatan.

Kemenhub memberikan apresiasi kepada operator yang mematuhi aturan.

“Kemenhub mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para operator angkutan barang yang telah mendukung dan mematuhi kebijakan pengaturan operasional distribusi logistik. Mari kita sama-sama wujudkan keselamatan bersama,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Ahad (5/4/2026).

Pihaknya juga menertibkan kendaraan yang melakukan pelanggaran. Pengawasan dilakukan melalui 89 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang tersebar di Indonesia.

“Pada tahun ini dari 1 Januari hingga 3 April tercatat sebanyak 606.799 kendaraan telah diperiksa. Dari angka tersebut sejumlah 157.821 kendaraan atau sekitar 26, 01 persen melakukan pelanggaran. Sementara 448.978 kendaraan lainnya atau 73,99 persen dinyatakan tidak melanggar,” ungkapnya.

Dari jumlah kendaraan angkutan barang yang melakukan pelanggaran ditemukan jumlah pelanggaran sebanyak 214.553 yang terdiri dari pelanggaran daya angkut sebanyak 104.043 kendaraan (48,49%); pelanggaran dimensi sebanyak 5.785 kendaraan (2,70%).

Selanjutnya pelanggaran dokumen sebanyak 104.011 kendaraan (48,48%); pelanggaran persyaratan teknis sebanyak empat kendaraan dan pelanggaran tata cara muat sebanyak 710 kendaraan (0,33%).

“Pada masa sosialisasi menuju Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027 ini, penindakan kepada para pelanggar yang dilakukan secara selektif. Penindakan yang dilakukan di antaranya pemberian peringatan sebanyak 45.545 kendaraan (92,94%), sanksi tilang sebanyak 1.924 kendaraan (3,93%), sanksi tilang kepolisian pada 1 kendaraan dan tilang UPPKB lainnya sebanyak 1.533 (3,13%),” jelas Dirjen Aan.

Dia menyebut lima perusahaan dengan pelanggar tertinggi yaitu PT SIL sebanyak 508 kendaraan, PT IP dengan 464 kendaraan, CV JK sebanyak 382 kendaraan, PT SA sebanyak 363 kendaraan dan PT SBJ dengan 363 kendaraan.

“Dari hasil pengawasan yang dilakukan, terdapat lima komoditi muatan angkutan barang dengan pelanggaran tertinggi di antaranya barang campuran sebanyak 10.833 kendaraan, Pasir sebanyak 9.760 kendaraan, barang paket sebanyak 8.702 kendaraan, perkebunan sebanyak 5.397 kendaraan, dan semen sebanyak 4.234 kendaraan,” ungkapnya.

Dirjen Aan menyimpulkan, pengawasan kendaraan angkutan barang saat ini menunjukkan tren peningkatan, namun tingkat pelanggaran masih relatif tinggi dan didominasi pelanggaran daya angkut dan dokumen yang mengindikasikan bahwa permasalahan utama terletak pada rendahnya kepatuhan operasional dan administrasi pelaku usaha.

“Ke depan, menuju Zero ODOL 2027 akan dilakukan percepatan perbaikan dan optimalisasi sistem Jembatan Timbang Online (JTO) dan Weigh In Motion (WIM) di UPPKB untuk meningkatkan kualitas pengawasan serta meningkatkan kepatuhan administrasi melalui integrasi data pengawasan dan penguatan koordinasi dengan stakeholder terkait,” pungkasnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Platform Time Out Sebut Penumpang LRT Jakarta Juli 2026 Turun 6,81%

15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Green SM Sewakan Kendaraan ke Pengemudi Rp254 Ribu per Hari

15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

2 Bus Hidrogen Transjakarta Siap Operasi pada 2028

14 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kemenhub Perkuat Ekosistem Keselamatan Transportasi Darat

13 Oktober 2026 - 20:02 WIB

150 Truk Listrik Distribusi Momogi Grup bakal Mengaspal Bulan ini

13 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Kendaraan di Bali Tembus 5,2 Juta, Bagaimana dengan Jangkauan Angkutan Umum?

13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kemenhub Optimistis Zero ODOL Dimulai 1 Januari 2027

13 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun

13 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Trending di ANJUNGAN