Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Kapasitas Dermaga Gilimanuk Bali Stasiun Karet Ditutup mulai Hari Ini, Naik-Turun KRL Dialihkan ke BNI City KCIC Catat 24 Ribu Penumpang Prioritas Whoosh, Layanan Pendampingan Terus Diperkuat Prabowo Dorong Kesempatan Warga Dayak Pedalaman Mengabdi di TNI Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single Bupati Banggai Mangkir Lagi, PTUN Palu Siapkan Tahapan Eksekusi 6 Kades

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Kapasitas Dermaga Gilimanuk Bali

badge-check


 Pelabuhan Gilimanuk, Bali Perbesar

Pelabuhan Gilimanuk, Bali

Wartatrans.com, JAKARTA – Melalui peningkatan kapasitas Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk, Bali, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat kesiapan infrastruktur penyeberangan pada lintasan strategis Jawa–Bali itu.

Pengembangan ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas, fleksibilitas operasional, serta keandalan layanan dalam mengantisipasi pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan, penguatan infrastruktur menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan layanan penyeberangan dapat terus berkembang sejalan dengan kebutuhan transportasi dan logistik antarpulau.

“Peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dari 30 ton menjadi 50 ton merupakan bagian dari investasi jangka panjang ASDP dalam memperkuat keandalan layanan Jawa–Bali. Dengan kapasitas infrastruktur yang semakin memadai, kami ingin menciptakan fleksibilitas operasional yang lebih baik, mempercepat proses pelayanan kendaraan, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” jelas Heru, Selasa (1/9/2026).

Penguatan Dermaga 2 Gilimanuk dilakukan secara terintegrasi dengan pengembangan Dermaga Ponton Ketapang, Banyuwangi, yang tengah ditingkatkan menjadi Moveable Bridge (MB) permanen berkapasitas 50 ton.

Kesetaraan kapasitas di kedua sisi diharapkan dapat memberikan alternatif operasional yang lebih luas sekaligus mendukung pengaturan arus kendaraan secara lebih efektif antara Jawa dan Bali.

Pengembangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya ASDP meningkatkan resilience atau ketahanan operasional lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Dengan bertambahnya infrastruktur yang mampu melayani kendaraan berkapasitas besar, ketergantungan terhadap titik layanan tertentu dapat dikurangi sehingga pengaturan kapal dan kendaraan dapat dilakukan dengan lebih fleksibel sesuai kondisi operasional dan trafik.

“Saat ini, pelayanan kendaraan logistik berkapasitas besar antara lain didukung melalui Dermaga MB 4 dan LCM. Ke depan, peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dan pengembangan MB permanen di Ketapang akan memperluas pilihan operasional, terutama dalam menghadapi peningkatan trafik maupun periode puncak mobilitas,” urainya.

Untuk mendukung proses penguatan infrastruktur tersebut, pekerjaan peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk telah berlangsung sejak 21 Agustus 2026.

Selama pekerjaan berlangsung, ASDP bersama regulator dan seluruh stakeholder terkait melakukan penyesuaian pola operasi untuk menjaga kesinambungan pelayanan penyeberangan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, menjelaskan bahwa pengaturan operasional dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kondisi trafik, kesiapan dermaga dan kapal, serta kondisi cuaca dan perairan.

Saat ini sebanyak 26 kapal mendukung pelayanan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk.

“Kami terus berkoordinasi dengan regulator, kepolisian, dan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pola operasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Pengaturan trafik juga dilakukan pada area pelabuhan dan akses menuju pelabuhan, termasuk pemanfaatan area Bulusan sebagai buffer zone apabila diperlukan,” jelas Media.

Dalam beberapa hari terakhir, trafik kendaraan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk menunjukkan pola yang dinamis.

Selain volume kendaraan yang bergerak secara fluktuatif, kondisi arus laut juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses sandar kapal serta bongkar-muat kendaraan.

Penyesuaian operasional dilakukan dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

ASDP bersama regulator dan kepolisian terus melakukan pengaturan dan pemantauan trafik, optimalisasi pola operasi kapal, serta pemanfaatan buffer zone untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Pengembangan infrastruktur ini kami lakukan untuk membangun kapasitas pelayanan yang lebih kuat ke depan. Selama proses berlangsung, fokus kami adalah menjaga pelayanan tetap berjalan dengan mengoptimalkan seluruh kapasitas yang tersedia serta melakukan penyesuaian operasional secara responsif bersama regulator dan stakeholder terkait,” ujar Media.

Di tengah proses peningkatan kapasitas tersebut, masyarakat diimbau untuk terus memerhatikan informasi dan perkembangan layanan penyeberangan sebelum melakukan perjalanan.

Informasi terkini mengenai layanan, operasional pelabuhan, maupun kebutuhan bantuan perjalanan dapat diperoleh melalui Contact Center ASDP 191.

ASDP akan terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi operasional secara berkala selama proses peningkatan kapasitas berlangsung.

Pengembangan Dermaga 2 Gilimanuk dan infrastruktur pendukung di Ketapang diharapkan dapat memperkuat kapasitas lintasan Jawa–Bali, meningkatkan fleksibilitas operasi, serta memberikan layanan penyeberangan yang semakin aman, andal, dan efisien bagi masyarakat maupun sektor logistik. (omy)

 

Baca Lainnya

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur

31 Agustus 2026 - 21:04 WIB

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Ketua Iperindo Harap Ada Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kemenhub Kembali Salurkan Bantuan, 7,9 Ton untuk Korban Gempa NTT

30 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Kapal PELNI Angkut 300 Ton Bantuan ke NTT

29 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Terus Dukung Pemulihan NTT, Kemenhub dan PT Meratus Salurkan Bantuan

29 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Keselamatan Muatan Kapal Diperkuat, Kemenhub Siapkan Pelaksanaan CIC 2026

28 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Trending di ANJUNGAN