Menu

Mode Gelap
Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

EKOBIS

Kemenpar Kembali Hadir di “OTM Mumbai” dan “Sales Mission Chennai”

Avatar photobadge-check


 Deputi Kemenpar Perbesar

Deputi Kemenpar

Wartatrans.com, MUMBAI – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali berpartisipasi dalam salah satu pameran perdagangan pariwisata terbesar di India, Outbound Travel Mart (OTM), yang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai, 5–7 Februari 2026.

Ini sebagai bagian dari upaya memperkuat penetrasi pasar wisatawan India ke Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menyampaikan Kemenpar menghadirkan 30 pelaku industri pariwisata yang terdiri atas 20 destination management company (DMC), lima agen perjalanan, dua hotel, dua restoran, serta satu pengelola atraksi wisata.

“Tahun ini, kami menargetkan potensi transaksi sebesar Rp48 miliar dengan proyeksi sekitar 40 ribu wisatawan India,” ungkap Made, Jumat (6/2/2026).

OTM telah diakui sebagai Leading Travel Trade Show in India and Asia selama dua tahun berturut-turut melalui customised study, yang dilakukan NielsenIQ atas penugasan Fairfest Media selaku penyelenggara.

Pengakuan ini menegaskan peran OTM sebagai ajang pariwisata outbound, yang efektif dalam mendorong kolaborasi bisnis, promosi destinasi, dan peningkatan arus wisatawan internasional dari India, termasuk ke Indonesia.

Made menambahkan, Kemenpar terakhir berpartisipasi dalam OTM pada 2024.

Pada 2025, Kemenpar mengikuti pameran SATTE dan ITB India. Pada OTM 2024, potensi transaksi tercatat sekitar Rp40,7 miliar.

“Kami berharap target OTM 2026 dapat dicapai melalui penguatan promosi dan kolaborasi yang lebih erat dengan para pelaku industri pariwisata,” ujarnya.

Dalam Inauguration Ceremony di hari pertama OTM 2026, Paviliun Indonesia mendapat kehormatan dengan menjadi salah satu area eksibisi yang dikunjungi para tamu utama dalam agenda VIP walk-around.

Mereka di antaranya Menteri Pariwisata, Industri Kreatif dan Seni Pertunjukan Sarawak, Dato’ Sri Abdul Karim Rahman Hamzah bersama Menteri Pariwisata Mauritius, Christian Harold Richard Duval.

Dalam OTM 2026 Kemenpar juga mendapat penghargaan dari OA Globe DMC dalam
Tourism Excellence Awards – Celebrating Leaders Who Shape Destinations.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Badan Pariwisata yang telah berperan signifikan dalam memperkuat kesadaran terhadap destinasi, mendukung pelaku industri perjalanan India, serta mendorong pertumbuhan yang konsisten dari pasar India.

Upaya yang dilakukan dalam pengembangan pasar, kemitraan strategis, dan komitmen jangka panjang dari Kementerian Pariwisata Indonesia dinilai sangat menonjol, sehingga Kemenpar diberikan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi tersebut.

Mengawali rangkaian OTM 2026, Kemenpar terlebih dahulu menyelenggarakan Sales Mission di Chennai pada 3 Februari 2026. Kota ini dikenal memiliki komunitas profesional kelas menengah hingga atas yang besar, tingkat literasi tinggi, serta karakter masyarakat yang aktif melakukan perjalanan internasional untuk leisure, spiritual tourism, wellness, dan MICE.

Kunjungan wisatawan mancanegara asal India ke Indonesia menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan mencapai 734.490, meningkat 3,42 persen (year-on-year) dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 710.688 kunjungan.

“Dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa di wilayah metropolitan dan daya beli masyarakat yang terus meningkat, Chennai menjadi pasar strategis bagi industri pariwisata Indonesia,” kata Made.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata Dedi Ahmad Kurnia menambahkan bahwa pasar India semakin berperan penting bagi pariwisata Indonesia.

“Dengan populasi sekitar 1,47 miliar jiwa, India merupakan pasar wisatawan mancanegara yang sangat potensial. Kehadiran Kemenpar di OTM 2026 diharapkan dapat memperkuat branding dan citra Wonderful Indonesia sebagai destinasi utama pilihan wisatawan India,” ujar Dedi.

Penyelenggaraan Sales Mission di Chennai dan partisipasi Kemenpar dalam OTM 2026 didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai.

Dukungan ini mencerminkan sinergi antarperwakilan pemerintah Indonesia dalam memperkuat promosi pariwisata nasional di pasar India dan memperluas peluang kerja sama dengan pelaku industri setempat. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Garuda Indonesia Sebut Kinerja Positif GMFI jadi Sinyal Kuat Pemulihan Grup

2 April 2026 - 15:59 WIB

Wamenpar: Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Naik 6,3%

2 April 2026 - 05:26 WIB

UMKM Naik Kelas, Koperasi Desa-Kelurahan Jadi Kunci Tuntaskan Kemiskinan

2 April 2026 - 05:06 WIB

InJourney Sukses Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026

1 April 2026 - 18:49 WIB

Perhatian! Naik Garuda Indonesia, Tiket ke Jeddah dan Madinah Cuma Mulai Rp4 Jutaan

1 April 2026 - 16:29 WIB

Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

1 April 2026 - 16:15 WIB

Jamaah Umrah Lhokseumawe Berangkat ke Madinah, Skema Kemudahan Biaya Jadi Sorotan

1 April 2026 - 15:14 WIB

INACA Minta Pemerintah Segera Realisasikan Kenaikan Fuel Surcharge dan TBA Penerbangan

1 April 2026 - 13:47 WIB

Garuda Indonesia Siapkan Antisipasi Hadapi Rencana Kenaikan Avtur

1 April 2026 - 05:51 WIB

Trending di EKOBIS