Menu ✖

Mode Gelap
Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

EKOBIS

Kemenpar Kembali Hadir di “OTM Mumbai” dan “Sales Mission Chennai”

Avatar photobadge-check


 Deputi Kemenpar Perbesar

Deputi Kemenpar

Wartatrans.com, MUMBAI – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali berpartisipasi dalam salah satu pameran perdagangan pariwisata terbesar di India, Outbound Travel Mart (OTM), yang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai, 5–7 Februari 2026.

Ini sebagai bagian dari upaya memperkuat penetrasi pasar wisatawan India ke Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menyampaikan Kemenpar menghadirkan 30 pelaku industri pariwisata yang terdiri atas 20 destination management company (DMC), lima agen perjalanan, dua hotel, dua restoran, serta satu pengelola atraksi wisata.

“Tahun ini, kami menargetkan potensi transaksi sebesar Rp48 miliar dengan proyeksi sekitar 40 ribu wisatawan India,” ungkap Made, Jumat (6/2/2026).

OTM telah diakui sebagai Leading Travel Trade Show in India and Asia selama dua tahun berturut-turut melalui customised study, yang dilakukan NielsenIQ atas penugasan Fairfest Media selaku penyelenggara.

Pengakuan ini menegaskan peran OTM sebagai ajang pariwisata outbound, yang efektif dalam mendorong kolaborasi bisnis, promosi destinasi, dan peningkatan arus wisatawan internasional dari India, termasuk ke Indonesia.

Made menambahkan, Kemenpar terakhir berpartisipasi dalam OTM pada 2024.

Pada 2025, Kemenpar mengikuti pameran SATTE dan ITB India. Pada OTM 2024, potensi transaksi tercatat sekitar Rp40,7 miliar.

“Kami berharap target OTM 2026 dapat dicapai melalui penguatan promosi dan kolaborasi yang lebih erat dengan para pelaku industri pariwisata,” ujarnya.

Dalam Inauguration Ceremony di hari pertama OTM 2026, Paviliun Indonesia mendapat kehormatan dengan menjadi salah satu area eksibisi yang dikunjungi para tamu utama dalam agenda VIP walk-around.

Mereka di antaranya Menteri Pariwisata, Industri Kreatif dan Seni Pertunjukan Sarawak, Dato’ Sri Abdul Karim Rahman Hamzah bersama Menteri Pariwisata Mauritius, Christian Harold Richard Duval.

Dalam OTM 2026 Kemenpar juga mendapat penghargaan dari OA Globe DMC dalam
Tourism Excellence Awards – Celebrating Leaders Who Shape Destinations.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Badan Pariwisata yang telah berperan signifikan dalam memperkuat kesadaran terhadap destinasi, mendukung pelaku industri perjalanan India, serta mendorong pertumbuhan yang konsisten dari pasar India.

Upaya yang dilakukan dalam pengembangan pasar, kemitraan strategis, dan komitmen jangka panjang dari Kementerian Pariwisata Indonesia dinilai sangat menonjol, sehingga Kemenpar diberikan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi tersebut.

Mengawali rangkaian OTM 2026, Kemenpar terlebih dahulu menyelenggarakan Sales Mission di Chennai pada 3 Februari 2026. Kota ini dikenal memiliki komunitas profesional kelas menengah hingga atas yang besar, tingkat literasi tinggi, serta karakter masyarakat yang aktif melakukan perjalanan internasional untuk leisure, spiritual tourism, wellness, dan MICE.

Kunjungan wisatawan mancanegara asal India ke Indonesia menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan mencapai 734.490, meningkat 3,42 persen (year-on-year) dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 710.688 kunjungan.

“Dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa di wilayah metropolitan dan daya beli masyarakat yang terus meningkat, Chennai menjadi pasar strategis bagi industri pariwisata Indonesia,” kata Made.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata Dedi Ahmad Kurnia menambahkan bahwa pasar India semakin berperan penting bagi pariwisata Indonesia.

“Dengan populasi sekitar 1,47 miliar jiwa, India merupakan pasar wisatawan mancanegara yang sangat potensial. Kehadiran Kemenpar di OTM 2026 diharapkan dapat memperkuat branding dan citra Wonderful Indonesia sebagai destinasi utama pilihan wisatawan India,” ujar Dedi.

Penyelenggaraan Sales Mission di Chennai dan partisipasi Kemenpar dalam OTM 2026 didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai.

Dukungan ini mencerminkan sinergi antarperwakilan pemerintah Indonesia dalam memperkuat promosi pariwisata nasional di pasar India dan memperluas peluang kerja sama dengan pelaku industri setempat. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

Dari Sabut Kelapa ke Harapan Baru, Iga Rangkul Anak Putus Sekolah

29 September 2026 - 02:59 WIB

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

ASDP Perkuat Konektivitas di Kepulauan Nias Selatan dengan Operasikan KMP Hafamati HF

27 September 2026 - 21:41 WIB

IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi Masyarakat

27 September 2026 - 20:57 WIB

Harga Pertalite Tembus Rp23 Ribu di Pelosok Mambi, Aliansi Masyarakat Soroti Dugaan Monopoli BBM

27 September 2026 - 16:48 WIB

Trending di EKOBIS