Menu

Mode Gelap
Layanan Kereta Bersubsidi Layani 155 Juta Pelanggan Selama Januari–April 2026 Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual Meriahkan HJB TH 2026,Pemkab Bogor Luncurkan Pelayanan Publik 100 Jam Non Stop Rian Hidayat Resmi Daftar Calon Ketua Umum BM PAN, Usung Agenda Konsolidasi dan Kemenangan PAN 2029 KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

EKOBIS

Kemenpar Kembali Hadir di “OTM Mumbai” dan “Sales Mission Chennai”

Avatar photobadge-check


 Deputi Kemenpar Perbesar

Deputi Kemenpar

Wartatrans.com, MUMBAI – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali berpartisipasi dalam salah satu pameran perdagangan pariwisata terbesar di India, Outbound Travel Mart (OTM), yang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai, 5–7 Februari 2026.

Ini sebagai bagian dari upaya memperkuat penetrasi pasar wisatawan India ke Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menyampaikan Kemenpar menghadirkan 30 pelaku industri pariwisata yang terdiri atas 20 destination management company (DMC), lima agen perjalanan, dua hotel, dua restoran, serta satu pengelola atraksi wisata.

“Tahun ini, kami menargetkan potensi transaksi sebesar Rp48 miliar dengan proyeksi sekitar 40 ribu wisatawan India,” ungkap Made, Jumat (6/2/2026).

OTM telah diakui sebagai Leading Travel Trade Show in India and Asia selama dua tahun berturut-turut melalui customised study, yang dilakukan NielsenIQ atas penugasan Fairfest Media selaku penyelenggara.

Pengakuan ini menegaskan peran OTM sebagai ajang pariwisata outbound, yang efektif dalam mendorong kolaborasi bisnis, promosi destinasi, dan peningkatan arus wisatawan internasional dari India, termasuk ke Indonesia.

Made menambahkan, Kemenpar terakhir berpartisipasi dalam OTM pada 2024.

Pada 2025, Kemenpar mengikuti pameran SATTE dan ITB India. Pada OTM 2024, potensi transaksi tercatat sekitar Rp40,7 miliar.

“Kami berharap target OTM 2026 dapat dicapai melalui penguatan promosi dan kolaborasi yang lebih erat dengan para pelaku industri pariwisata,” ujarnya.

Dalam Inauguration Ceremony di hari pertama OTM 2026, Paviliun Indonesia mendapat kehormatan dengan menjadi salah satu area eksibisi yang dikunjungi para tamu utama dalam agenda VIP walk-around.

Mereka di antaranya Menteri Pariwisata, Industri Kreatif dan Seni Pertunjukan Sarawak, Dato’ Sri Abdul Karim Rahman Hamzah bersama Menteri Pariwisata Mauritius, Christian Harold Richard Duval.

Dalam OTM 2026 Kemenpar juga mendapat penghargaan dari OA Globe DMC dalam
Tourism Excellence Awards – Celebrating Leaders Who Shape Destinations.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Badan Pariwisata yang telah berperan signifikan dalam memperkuat kesadaran terhadap destinasi, mendukung pelaku industri perjalanan India, serta mendorong pertumbuhan yang konsisten dari pasar India.

Upaya yang dilakukan dalam pengembangan pasar, kemitraan strategis, dan komitmen jangka panjang dari Kementerian Pariwisata Indonesia dinilai sangat menonjol, sehingga Kemenpar diberikan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi tersebut.

Mengawali rangkaian OTM 2026, Kemenpar terlebih dahulu menyelenggarakan Sales Mission di Chennai pada 3 Februari 2026. Kota ini dikenal memiliki komunitas profesional kelas menengah hingga atas yang besar, tingkat literasi tinggi, serta karakter masyarakat yang aktif melakukan perjalanan internasional untuk leisure, spiritual tourism, wellness, dan MICE.

Kunjungan wisatawan mancanegara asal India ke Indonesia menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan mencapai 734.490, meningkat 3,42 persen (year-on-year) dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 710.688 kunjungan.

“Dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa di wilayah metropolitan dan daya beli masyarakat yang terus meningkat, Chennai menjadi pasar strategis bagi industri pariwisata Indonesia,” kata Made.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata Dedi Ahmad Kurnia menambahkan bahwa pasar India semakin berperan penting bagi pariwisata Indonesia.

“Dengan populasi sekitar 1,47 miliar jiwa, India merupakan pasar wisatawan mancanegara yang sangat potensial. Kehadiran Kemenpar di OTM 2026 diharapkan dapat memperkuat branding dan citra Wonderful Indonesia sebagai destinasi utama pilihan wisatawan India,” ujar Dedi.

Penyelenggaraan Sales Mission di Chennai dan partisipasi Kemenpar dalam OTM 2026 didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai.

Dukungan ini mencerminkan sinergi antarperwakilan pemerintah Indonesia dalam memperkuat promosi pariwisata nasional di pasar India dan memperluas peluang kerja sama dengan pelaku industri setempat. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ferry jadi Moda Pilihan Utama Masyarakat, Trafik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Ramai

17 Mei 2026 - 18:20 WIB

Petani Kopi Gayo Desak Pemerintah Hadir Nyata Pasca Bencana

16 Mei 2026 - 15:55 WIB

Wajah Baru Malabar, Kemitraan Strategis Nimo Highland Hidupkan Wisata Pangalengan

16 Mei 2026 - 13:57 WIB

Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar

15 Mei 2026 - 14:40 WIB

INACA Apresiasi Penyesuaian Fuel Surcharge dari Pemerintah

14 Mei 2026 - 20:45 WIB

Pendampingan Intensif PNM Dorong Kemandirian Ibu-Ibu Pelaku Usaha Mikro

14 Mei 2026 - 20:33 WIB

Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar

14 Mei 2026 - 18:45 WIB

Gelar RUPST, Garuda Indonesia Perkuat Fokus Transformasi

14 Mei 2026 - 12:43 WIB

Jumlah Penumpang Garuda Indonesia Group Tumbuh 6,76% di Kuartal I-2026

14 Mei 2026 - 12:36 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

Trending di ANJUNGAN