Menu

Mode Gelap
Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

WISATA

Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar

badge-check


 Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Keindahan yang selama ini dijuluki sebagai “Swiss Indonesia” kini menghadapi ancaman serius pascabencana hidrometeorologi yang melanda kawasan itu tujuh bulan lalu. Longsor dan banjir bandang yang menerjang wilayah dataran tinggi Gayo meninggalkan kerusakan cukup parah, mulai dari akses jalan, fasilitas wisata, hingga lahan perkebunan kopi masyarakat.

Danau yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut itu selama ini menjadi salah satu ikon wisata andalan . Lanskap pegunungan yang mengelilingi danau, udara sejuk, serta hamparan air yang tenang menjadikan kawasan tersebut dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan di Tanah Gayo.

Tak hanya menjadi magnet wisata, kawasan juga menopang perekonomian masyarakat melalui sektor perkebunan yang telah dikenal hingga mancanegara.

Namun, pascabencana, sejumlah fasilitas penunjang wisata mengalami kerusakan. Infrastruktur jalan menuju kawasan wisata dilaporkan banyak yang rusak akibat longsor. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Bupati , , bergerak cepat dengan mendatangi kantor di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Haili Yoga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama.

Di hadapan Menteri Pariwisata, Haili Yoga menjelaskan posisi strategis kawasan Danau Lut Tawar sebagai salah satu sumber pemasukan daerah yang menggabungkan potensi wisata alam dan komoditas ekspor nasional.

“Wilayah ini adalah satu-satunya daerah yang menggabungkan potensi wisata alam kelas dunia dengan komoditas ekspor unggulan nasional, yakni Kopi Gayo. Keduanya memiliki nyawa yang sama, yaitu kelestarian alam,” ujar Haili Yoga.

Menurut dia, kerusakan lingkungan akibat bencana tidak hanya memukul sektor pariwisata, tetapi juga berdampak langsung terhadap produktivitas perkebunan kopi masyarakat.

“Ketika alam rusak akibat bencana, maka pariwisata mati dan produktivitas kopi pun menurun karena banyak kebun kopi yang rusak,” katanya.

Menteri Pariwisata disebut merespons serius kondisi tersebut. Ia mengaku memahami urgensi penanganan kawasan Danau Lut Tawar karena dampaknya berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Pemerintah daerah berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam proses pemulihan kawasan wisata dan lingkungan di sekitar Danau Lut Tawar, sehingga pesona alam yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Aceh dapat kembali pulih.*** (Basaruddin BGS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Haji Fikri Dorong Pariwisata Kabupaten Bogor Jadi Sumber PAD dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

13 Agustus 2026 - 11:11 WIB

InJourney dan Garuda Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisman ke Destinasi Indonesia

12 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen

12 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Garuda Indonesia Sediakan 170.845 Kursi Penerbangan Domestik Gratis bagi Wisman, InJourney Respon Positif

11 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Reservasi Resmi Dibuka, The Langham, Custom House Bangkok Siap Sambut Tamu Mulai Desember

5 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Yogyakarta–YIA Cuma Rp50.000, Naik DAMRI Makin Hemat Sepanjang Agustus

4 Agustus 2026 - 22:32 WIB

DAMRI Siapkan Layanan ke Kalianda, Perkuat Konektivitas Lampung Selatan

2 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Rumah Budaya HMA, Destinasi Wisata Alam dan Budaya yang Hadirkan Ruang Kreativitas dan Rekreasi

25 Juli 2026 - 09:06 WIB

Bertemu Awak Media Jakarta, Ahli Waris Kapitan Pattimura Frans Matulessy Dapat Dukungan Moril Pembangunan Museum

21 Juli 2026 - 21:22 WIB

Mulai Rp5.000 Saja, DAMRI Antar Wisatawan dari Kota Denpasar ke Desa Wisata Penglipuran

14 Juli 2026 - 20:22 WIB

Trending di JALUR