Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

WISATA

Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar

badge-check


 Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Keindahan yang selama ini dijuluki sebagai “Swiss Indonesia” kini menghadapi ancaman serius pascabencana hidrometeorologi yang melanda kawasan itu tujuh bulan lalu. Longsor dan banjir bandang yang menerjang wilayah dataran tinggi Gayo meninggalkan kerusakan cukup parah, mulai dari akses jalan, fasilitas wisata, hingga lahan perkebunan kopi masyarakat.

Danau yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut itu selama ini menjadi salah satu ikon wisata andalan . Lanskap pegunungan yang mengelilingi danau, udara sejuk, serta hamparan air yang tenang menjadikan kawasan tersebut dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan di Tanah Gayo.

Tak hanya menjadi magnet wisata, kawasan juga menopang perekonomian masyarakat melalui sektor perkebunan yang telah dikenal hingga mancanegara.

Namun, pascabencana, sejumlah fasilitas penunjang wisata mengalami kerusakan. Infrastruktur jalan menuju kawasan wisata dilaporkan banyak yang rusak akibat longsor. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Bupati , , bergerak cepat dengan mendatangi kantor di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Haili Yoga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama.

Di hadapan Menteri Pariwisata, Haili Yoga menjelaskan posisi strategis kawasan Danau Lut Tawar sebagai salah satu sumber pemasukan daerah yang menggabungkan potensi wisata alam dan komoditas ekspor nasional.

“Wilayah ini adalah satu-satunya daerah yang menggabungkan potensi wisata alam kelas dunia dengan komoditas ekspor unggulan nasional, yakni Kopi Gayo. Keduanya memiliki nyawa yang sama, yaitu kelestarian alam,” ujar Haili Yoga.

Menurut dia, kerusakan lingkungan akibat bencana tidak hanya memukul sektor pariwisata, tetapi juga berdampak langsung terhadap produktivitas perkebunan kopi masyarakat.

“Ketika alam rusak akibat bencana, maka pariwisata mati dan produktivitas kopi pun menurun karena banyak kebun kopi yang rusak,” katanya.

Menteri Pariwisata disebut merespons serius kondisi tersebut. Ia mengaku memahami urgensi penanganan kawasan Danau Lut Tawar karena dampaknya berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Pemerintah daerah berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam proses pemulihan kawasan wisata dan lingkungan di sekitar Danau Lut Tawar, sehingga pesona alam yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Aceh dapat kembali pulih.*** (Basaruddin BGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Percepat Konsolidasi Hotel BUMN, Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

27 Juni 2026 - 12:28 WIB

HUT Jakarta Ke-499: Ancol Hingga Ragunan Gratis, Transportasi & Antrian Jadi Ujian

21 Juni 2026 - 23:22 WIB

Wow, Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

20 Juni 2026 - 05:47 WIB

Scoot Membawa Pengalaman Baru untuk Wisatawan Melalui Kolaborasi Spider-Man: Brand New Day

19 Juni 2026 - 06:24 WIB

Tahun 2027, Kemenpar Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Hari Purbakala ke-113, Warga Borobudur Napak Tilas Sejarah dan Rawat Warisan Budaya

15 Juni 2026 - 00:42 WIB

Lewat Sales Mission 2026, Kemenpar Perkuat Promosi di India

12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Laporan Dugaan PHK di Kebun Raya Bogor Dibantah Manajemen, Sebut Pekerja Berstatus Harian Lepas

12 Juni 2026 - 08:57 WIB

Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 Digelar 11 Juni – 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran

11 Juni 2026 - 19:35 WIB

Wamenpar Sebut Pengelolaan Sampah Pengaruhi Daya Saing Pariwisata Bali

10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Trending di WISATA