Menu ✖

Mode Gelap
Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

WISATA

Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar

badge-check


 Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Keindahan yang selama ini dijuluki sebagai “Swiss Indonesia” kini menghadapi ancaman serius pascabencana hidrometeorologi yang melanda kawasan itu tujuh bulan lalu. Longsor dan banjir bandang yang menerjang wilayah dataran tinggi Gayo meninggalkan kerusakan cukup parah, mulai dari akses jalan, fasilitas wisata, hingga lahan perkebunan kopi masyarakat.

Danau yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut itu selama ini menjadi salah satu ikon wisata andalan . Lanskap pegunungan yang mengelilingi danau, udara sejuk, serta hamparan air yang tenang menjadikan kawasan tersebut dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan di Tanah Gayo.

Tak hanya menjadi magnet wisata, kawasan juga menopang perekonomian masyarakat melalui sektor perkebunan yang telah dikenal hingga mancanegara.

Namun, pascabencana, sejumlah fasilitas penunjang wisata mengalami kerusakan. Infrastruktur jalan menuju kawasan wisata dilaporkan banyak yang rusak akibat longsor. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Bupati , , bergerak cepat dengan mendatangi kantor di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Haili Yoga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama.

Di hadapan Menteri Pariwisata, Haili Yoga menjelaskan posisi strategis kawasan Danau Lut Tawar sebagai salah satu sumber pemasukan daerah yang menggabungkan potensi wisata alam dan komoditas ekspor nasional.

“Wilayah ini adalah satu-satunya daerah yang menggabungkan potensi wisata alam kelas dunia dengan komoditas ekspor unggulan nasional, yakni Kopi Gayo. Keduanya memiliki nyawa yang sama, yaitu kelestarian alam,” ujar Haili Yoga.

Menurut dia, kerusakan lingkungan akibat bencana tidak hanya memukul sektor pariwisata, tetapi juga berdampak langsung terhadap produktivitas perkebunan kopi masyarakat.

“Ketika alam rusak akibat bencana, maka pariwisata mati dan produktivitas kopi pun menurun karena banyak kebun kopi yang rusak,” katanya.

Menteri Pariwisata disebut merespons serius kondisi tersebut. Ia mengaku memahami urgensi penanganan kawasan Danau Lut Tawar karena dampaknya berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Pemerintah daerah berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam proses pemulihan kawasan wisata dan lingkungan di sekitar Danau Lut Tawar, sehingga pesona alam yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Aceh dapat kembali pulih.*** (Basaruddin BGS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

KAI Heritage Week 2026 Telusuri Jejak Awal Perkeretaapian Indonesia dari Semarang

26 September 2026 - 00:32 WIB

ASDP Ajak Masyarakat Nikmati Keseruan di Bakauheni Harbour City

24 September 2026 - 13:37 WIB

Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel

21 September 2026 - 11:47 WIB

Mantap, 47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk List Teratas Global Michelin Guide

20 September 2026 - 12:50 WIB

Semangat Hari Perhubungan Nasional, DAMRI Akan Terus Hadir Menghubungkan Indonesia

17 September 2026 - 22:12 WIB

Nikmati Pesona Papua, DAMRI Antar Wisatawan Internasional Saksikan Cenderawasih dan Kehidupan Warga Lokal

16 September 2026 - 21:34 WIB

Pelindo Regional 2 Buka Pintu bagi SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Perkenalkan Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa

16 September 2026 - 20:53 WIB

Scoot Hadirkan Promo “Ke Mana Saja”, Tiket Spesial untuk Liburan hingga Juni 2027

15 September 2026 - 09:47 WIB

Aceh Culinary Festival, Perkuat Narasi Kuliner Khas Aceh

14 September 2026 - 10:36 WIB

Trending di RAGAM