Menu

Mode Gelap
PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus KAI Divre III Palembang Catat 6.980 Penumpang Anak Nikmati Perjalanan dan Edukasi Kereta Api Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus Layanan Kereta Bersubsidi Layani 155 Juta Pelanggan Selama Januari–April 2026

OTOMOTIF

Kemenpar Perkuat Pengembangan Wisata Olahraga sebagai Mesin Ekonomi Baru

badge-check


 Menapr bersama Menpora Perbesar

Menapr bersama Menpora

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmen terus mengembangkan penyelenggaraan berbagai event, termasuk event berbasis pariwisata olahraga di berbagai destinasi tanah air.

Ini sebagai strategi utama untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.

“Dalam ekosistem pariwisata terdapat banyak travel theme yang dapat dikembangkan, dan salah satu yang paling menjanjikan adalah sports tourism. Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan segmen ini,” tutur Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat menjadi pembicara dalam “Indonesian Sports Summit 2025”, Ahad (7/12/2025) di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Dalam sesi panel bertajuk “Sports as Destination: Unlocking Indonesia’s Tourism Potential”, Menteri Pariwisata Widiyanti mengungkapkan secara global olahraga telah terbukti menjadi magnet pariwisata yang sangat efektif.

Survei Expedia mencatat 44 persen wisatawan bersedia bepergian ke luar negeri untuk menghadiri event olahraga.

Wisatawan olahraga ini menurutnya, juga memiliki karakter pengeluaran yang relatif tinggi, mencapai rata-rata 1.500 dolar AS per kunjungan.

UN Tourism juga mencatat sports tourism menyumbang 10 persen dari total belanja wisata global pada 2023.

“Angka itu diproyeksikan tumbuh pesat hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030. Karena itu Indonesia harus bergerak cepat dan strategis memanfaatkan potensi sports tourism kita,” ujarnya.

Indonesia kata dia, memiliki banyak fasilitas olahraga ikonis yang tersebar di berbagai daerah.

Tantangannya adalah bagaimana mengemas fasilitas tersebut menjadi daya tarik wisata yang mampu menghadirkan pengalaman berkualitas sepanjang tahun.

Dia mencontohkan Anfield Stadium di Liverpool, yang di luar hari pertandingan membuka beragam paket wisata seperti tur museum dan pengalaman storytelling sejarah klub.

“Hasilnya sangat impresif, hampir 400 ribu kunjungan pada 2024, masuk jajaran 10 persen destinasi terbaik dunia versi Tripadvisor, dan dinobatkan sebagai UK’s Best Landmark 2024,” ungkap Menpar.

Model serupa mulai dikembangkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api melalui pembahasan antara Pemerintah Kota Bandung, DPRD Jawa Barat, dan World Bank.

Selain fasilitas olahraga, potensi besar juga datang dari perubahan gaya hidup masyarakat. Survei Nielsen 2025 menunjukkan 86 persen masyarakat Indonesia kini proaktif menjaga kesehatan, jauh di atas rata-rata global sebesar 70 persen.

“Potensi ini menciptakan pasar besar bagi penyelenggaraan event lari, bersepeda, triathlon, yoga, hingga festival wellness,” katanya.

Menpar juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah menangkap peluang tersebut, termasuk melalui penyelenggaraan Pocari Sweat Run Mandalika 2025 yang menarik lebih dari 9.000 peserta, dengan 70 persen peserta berasal dari luar Pulau Lombok.

Event ini memberikan dampak ekonomi sebesar Rp85,5 miliar serta menggerakkan tingkat hunian akomodasi, restoran, transportasi, hingga UMKM lokal.

“Ke depan, yang ingin kami dorong adalah konsistensi. Event seperti ini harus berkelanjutan agar manfaat ekonominya dapat dirasakan terus-menerus. Pengalaman dapat diperluas secara holistik, misalnya mengombinasikan olahraga dengan konser musik dan elemen lain yang memperkuat daya tariknya. Banyak orang bersedia bepergian lintas negara demi menghadiri event olahraga,” beber dia.

Menpar optimistis, pengembangan event berbasis pariwisata olahraga akan memperkuat kontribusi sektor pariwisata nasional.

Tahun ini, pergerakan wisatawan nusantara diproyeksikan tumbuh 18,89 persen dan wisatawan mancanegara 10,13 persen. Pertumbuhan ini akan mendorong aktivitas ekonomi melalui belanja wisatawan serta meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB, diperkirakan mencapai 3,96 hingga 4 persen.

“Indonesia memiliki peluang besar menjadikan sports tourism sebagai mesin ekonomi baru. Untuk mewujudkan potensi ini, saya mengajak pemerintah pusat dan daerah bersama-sama menyusun roadmap sports tourism serta pembangunan destinasi yang terintegrasi,” ujarnya.

Dia juga mendorong federasi dan klub olahraga untuk meningkatkan standar penyelenggaraan event agar setara kelas dunia.

Selain itu, juga mengajak sektor swasta dan investor menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekosistem sports tourism, serta komunitas olahraga untuk terus menjadi energi yang menjaga semangat partisipasi dan kebanggaan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama membangun masa depan sports tourism Indonesia. Masa depan yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat serta bangsa kita,” imbuh dia.

Turut hadir mendampingi Menpar, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wajah Baru Malabar, Kemitraan Strategis Nimo Highland Hidupkan Wisata Pangalengan

16 Mei 2026 - 13:57 WIB

Danau Lut Tawar, “Swiss Indonesia” yang Terancam Pudar

14 Mei 2026 - 18:45 WIB

Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba

13 Mei 2026 - 17:47 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Sambut Waisak di Borobudur, Hotel InJourney Hospitality bisa jadi Pilihan Akomodasi Menarik

12 Mei 2026 - 11:54 WIB

2 Direktur InJourney Hospitality Sabet Penghargaan Dewi BUMN

11 Mei 2026 - 21:43 WIB

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

27 April 2026 - 18:07 WIB

DAMRI dan Pemprov Papua Selatan Teken MoU, Luncurkan Layanan Angkutan untuk ASN

21 April 2026 - 20:52 WIB

Korsel Berlakukan Travel Warning ke Bali, Peran Kemenpar Disoroti

15 April 2026 - 08:41 WIB

Syahmudrian Lubis jadi Dirut Baru Ancol

15 April 2026 - 08:14 WIB

Trending di EKOBIS