Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

ANJUNGAN

KPLP Gelar PSCO Mentoring, Perkuat Standar Pemeriksaan Kapal

badge-check


 Mentoring PSCO di Pelabuhan Panjang, Lampung Perbesar

Mentoring PSCO di Pelabuhan Panjang, Lampung

Wartatrans.com, LAMPUNG – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) gelar Mentoring Port State Control Officer (PSCO) Tahun Anggaran 2026 di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, 2–6 Februari 2026.

Pembukaan oleh Direktur KPLP, Capt. Hendri Ginting. Dia menegaskan, mentoring memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas dan profesionalisme PSCO Indonesia.

“Kualitas pemeriksaan kapal tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kemampuan professional judgment, integritas, dan pengalaman lapangan para petugas. Melalui mentoring ini, kami ingin memastikan generasi PSCO berikutnya memiliki kompetensi yang andal dan selaras dengan praktik terbaik internasional,” tutur Capt. Hendri.

Dia mengapresiasi seluruh peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, serta kepada para mentor dan fasilitator yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen untuk terus belajar dan memperkuat budaya keselamatan pelayaran di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar yang terbuka, interaktif, dan relevan dengan tantangan nyata di lapangan,” ucapnya.

Mentoring diikuti 12 orang calon PSCO, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta keseragaman standar pemeriksaan kapal sesuai dengan ketentuan internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan mentoring di wilayah kerjanya.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap memberikan dukungan penuh, khususnya untuk praktik inspeksi kapal di Pelabuhan Panjang. Semoga ke depan PSCO Indonesia semakin profesional, memiliki professional judgment yang kuat, serta berintegritas tinggi dalam membangun citra positif kinerja pengawasan pelayaran,” ujarnya.

PSCO Mentoring Tahun 2026 ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP).

Ini merupakan program kerja sama keselamatan maritim antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Australian Maritime Safety Authority (AMSA) yang telah berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2008.

Sebagai Lead Trainer, kegiatan ini menghadirkan Mr. David Penny, pakar dari AMSA, memberikan pendampingan teknis serta berbagi praktik terbaik internasional dalam pelaksanaan pemeriksaan Port State Control.

Pendampingan lapangan dilakukan oleh Senior Expert Group (SEG) dari SSI–Centre of Excellence (SSI-COE), Capt. Suratno, yang didukung oleh Mentor PSC Suryanto dari Pelabuhan Panjang, serta jajaran Direktorat KPLP.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan melalui diskusi kelas, simulasi, serta praktik inspeksi langsung di atas kapal yang dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan debriefing.

Pendekatan ini dirancang untuk memastikan peserta memahami secara menyeluruh proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan inspeksi kapal sesuai dengan instrumen International Maritime Organization (IMO) dan prosedur Port State Control.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon PSCO mampu meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme, serta siap menjalankan tugas pengawasan kapal asing di pelabuhan Indonesia secara konsisten, kredibel, dan berintegritas.

“Semoga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga semakin banyak PSCO Indonesia yang kompeten dan profesional dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim,” tutup Capt. Hendri. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Ferry jadi Moda Pilihan Utama Masyarakat, Trafik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Ramai

17 Mei 2026 - 18:20 WIB

PT Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kompetensi SDM melalui Endorsement Pandu Batch 1

16 Mei 2026 - 16:57 WIB

IPC TPK Panjang Perbesar Kapasitas Bongkar Muat dengan QCC Post Panamax

16 Mei 2026 - 16:55 WIB

ASDP Raih Penghargaan Top CSR 2026 Berkat Program Mudik Ramah Anak

14 Mei 2026 - 21:14 WIB

BKKP dan UPP Indramayu Dorong Penerapan K3 dan MCU Berkala bagi Stakeholder Pelabuhan

14 Mei 2026 - 12:06 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

13 Mei 2026 - 20:35 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

PT Pelindo Solusi Maritim Modernisasi Crane Pelabuhan dengan Pembaruan Sistem Komputerisasi

13 Mei 2026 - 18:30 WIB

Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, ASDP Perkuat Akses Wisata Danau Toba

13 Mei 2026 - 17:47 WIB

Trending di ANJUNGAN