Menu

Mode Gelap
KSOP Muara Angke Sosialisasi Kespel dan Imbauan Cegah Kebakaran Kapal Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028 Uji Coba 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kirim 273,6 Ton Ikan Senilai Rp11,1 Miliar Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi 2027 Mualeem Buka Suara: Rotasi Sekda Disebut sebagai Langkah Penyegaran Pemerintahan Aceh

ANJUNGAN

KSOP Muara Angke Sosialisasi Kespel dan Imbauan Cegah Kebakaran Kapal

badge-check


 Kepala KSOP Muara Angke dan Operator Kapal Perbesar

Kepala KSOP Muara Angke dan Operator Kapal

Wartatrans.com, JAKARTA – KSOP Kelas IV Muara Angke Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Muara Angke, Ahad (23/8/2026).

Kepala KSOP Muara Angke Cahyo Eko Putra to menyampaikan, keselamatan pelayaran (kespel) adalah hal utama dalam pelayaran, begitu juga keamanan dan ketertiban, serta kenyamanan.

“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya KSOP, tapi juga operator hingga pengguna jasa,” ungkapnya.

Sosialisasi kespel yang melibatkan operator, masyarakat pengguna jasa, dan lainnya ini, menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian pentingnya keselamatan bertransportasi, dalam hal ini dengan kapal laut.

Cahyo menegaskan bahwa sebelum berangkat berlayar, maka ada hal-hal yang harus dipenuhi untuk keselamatan.

“Gunakan alat keselamatan sesuai ketentuan seperti penggunaan life jacket, juga pastikan dokumen kapal dan Surat Izin Berlayar,” ulasnya.

Selain itu kenali kondisi cuaca dan perairan sebelum berlayar, cek melalui informasi dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG).

Cegah Kebakaran Kapal

Nakhoda dikatakannya, merupakan kunci utama dalam keselamatan di atas kapal.

Dalam kesempatan itu, Cahyo juga menyampaikan imbauan keselamatan pentingnya mencegah terjadinya kebakaran kapal.

Imbauan ini disampaikan kepada Nakhoda, KKM, Anak Buah Kapal (ABK), serta pemilik kapal.

“Lakukan self inspection sebelum berlayar, dan pastikan kapal benar-benar siap untuk berlayar!”

Setiap detil pemeriksaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Cahyo juga kembali menyinggung pencatatan manifest penumpang agar tepat, jelas dan sesuai jumlah kapasitas kapal.

“Setiap pelayaran memiliki tujuan dan keselamatan adalah tujuan yang harus selalu diutamakan,” ucapnya. (omy)

Baca Lainnya

IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

22 Agustus 2026 - 21:21 WIB

KSOP Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang

22 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kemenhub Perkuat Budaya Kespel Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal PELNI

22 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Prihatin atas Sejumlah Kecelakaan Kapal, DPP INSA: Keselamatan Tanggung Jawab Bersama

21 Agustus 2026 - 22:01 WIB

KMP Bontang Ekspress II Kebakaran di Dermaga Lanal Banyuwangi, Tak Ada Korban Jiwa

21 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Sinergi Galang Bantuan Bencana NTT

21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Dukung Pemulihan NTT, KMP Ile Ape Kembali Angkut Bantuan

21 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Trending di ANJUNGAN