Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Fasilitasi Diklat Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Halal Bihalal Bersama Potensi Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Libur Panjang April 2026, KAI Catat Penjualan Tiket Capai 617 Ribu Terima Kasih Pelanggan! KAI Sukses Layani 5 Juta Perjalanan Lebaran dengan Aman KAI Layani 5,08 Juta Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, Naik 8,07 Persen

Uncategorized

Lebih 890 Ribu Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI Sepanjang Januari 2026: Efisiensi Layanan dan Keberlanjutan

badge-check


 Lebih 890 Ribu Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI Sepanjang Januari 2026: Efisiensi Layanan dan Keberlanjutan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 890.165 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) memanfaatkan layanan face recognition selama Januari 2026. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perjalanan yang praktis, cepat, dan nyaman di tengah tingginya mobilitas.

Layanan face recognition saat ini telah tersedia di 22 stasiun, yakni Stasiun Bandung, Bekasi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Gambir, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Medan, Malang, Madiun, Pekalongan, Pasarsenen, Purwokerto, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, dan Yogyakarta.

Melalui fasilitas tersebut, pelanggan dapat melakukan proses boarding tanpa perlu menunjukkan tiket cetak maupun dokumen identitas secara manual. Verifikasi identitas dilakukan secara digital sehingga proses boarding menjadi lebih cepat dan antrean dapat ditekan.

Dari sisi pelanggan, pemanfaatan face recognition menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih sederhana dan efisien. Waktu tunggu di area boarding menjadi lebih singkat, sehingga suasana perjalanan terasa lebih tertib dan nyaman.

Selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, layanan ini juga berdampak pada efisiensi pengelolaan sumber daya perusahaan. Boarding tanpa tiket cetak mengurangi penggunaan kertas.

Dengan asumsi satu roll kertas sepanjang 7.200 cm dapat mencetak sekitar 400 tiket dengan harga Rp14.765 per roll, maka biaya pencetakan setara sekitar Rp37 per tiket. Berdasarkan perhitungan tersebut, penggunaan face recognition oleh 890.165 pelanggan selama Januari 2026 berpotensi menghemat biaya pencetakan tiket hingga sekitar Rp32,9 juta.

Efisiensi tersebut sejalan dengan upaya KAI dalam mengelola operasional secara lebih efektif dan bertanggung jawab. Pengurangan penggunaan kertas juga berkontribusi pada penurunan kebutuhan bahan baku serta distribusi logistik, sehingga mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan layanan face recognition berangkat dari kebutuhan pelanggan akan layanan yang semakin praktis dan nyaman.

“Bagi pelanggan, face recognition memberikan kemudahan karena proses boarding menjadi lebih cepat dan sederhana. Dari sisi KAI, layanan ini membantu kami menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” ujar Anne.

Anne menambahkan, menjelang masa mudik Lebaran, pemanfaatan face recognition akan semakin membantu pelanggan dalam mengoptimalkan waktu perjalanan.

“Kami mengajak pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas ini agar proses boarding berjalan lebih lancar dan perjalanan dapat dinikmati dengan lebih nyaman,” katanya.

Ke depan, KAI menegaskan akan terus mengembangkan layanan digital yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, efisiensi operasional, serta keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah

3 April 2026 - 13:33 WIB

Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas

3 April 2026 - 05:36 WIB

ASN Pemkab Bogor Didorong Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan, Dukung Efisiensi BBM

2 April 2026 - 16:12 WIB

Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye”

2 April 2026 - 09:20 WIB

Rektor UIN Datokarama Sambut Kedatangan Dua Menteri di Palu

1 April 2026 - 08:46 WIB

Era Baru PKB Sulteng di Bawah Nakhoda Risharyudi Triwibowo, Optimistis Raih Kursi DPR RI

31 Maret 2026 - 21:14 WIB

Final Four Proliga 2026 Digelar April, Menjadikannya Arena ‘Perang’ 8 Tim Elite Voli Indonesia 

31 Maret 2026 - 07:42 WIB

Jalin Keakraban, Obor Sastra Gelar Halal Bihalal Penyair dan Sastrawan

30 Maret 2026 - 19:38 WIB

Ahmadun: Buku Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi Karya Halimah Munawir Menginspirasi

30 Maret 2026 - 18:58 WIB

Trending di PERISTIWA