Wartatrans.com, BEKASI – LRT Jabodebek terus meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna, mulai dari mengatasi keluhan banyaknya nyamuk di Stasiun Dukuh Atas, menambah pendingin udara (AC).
Executive Vice President (EVP) LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia mengakui pihaknya menerima keluhan terkait banyaknya nyamuk di Stasiun Dukuh Atas. Setelah melakukan pengecekan langsung, LRT Jabodebek segera melakukan berbagai upaya perbaikan.

“Memang ada keluhan nyamuk di Dukuh Atas. Saya cobain langsung, memang benar ternyata, jadi kita perbaiki,” kata Suryawan kepada awak media di Bekasi, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan penanganan dilakukan dengan menghadirkan lampu sinar ultraviolet antinyamuk tambahan yang berukuran lebih panjang serta menambah kipas angin agar nyamuk terbawa hembusan angin. Menurutnya, keberadaan Stasiun Dukuh Atas yang berdekatan dengan waduk menjadi salah satu penyebab banyaknya nyamuk.
“Kemudian juga kemarin ada isu juga. Nyamuknya banyak itu yang di mana? Dukuh Atas ya? Alhamdulillah sih bisa kita atasi juga,” ujarnya.
Selain persoalan nyamuk, LRT Jabodebek juga menindaklanjuti keluhan penumpang mengenai kondisi stasiun yang terasa panas dengan memasang AC di area kongkors Stasiun Dukuh Atas. Peningkatan fasilitas tersebut akan diperluas ke empat stasiun lainnya.
“Kemudian juga ada keluhan panas. Kemarin kita dicoba pasang AC di kongkors di Dukuh Atas. Alhamdulillah sudah kita pasang AC-nya sebagai pendingin. Rencana kita akan tambah lagi di 4 stasiun,” katanya.
Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen LRT Jabodebek dalam meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kenyamanan maupun keselamatan. Perbaikan fasilitas di stasiun diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna LRT Jabodebek.(fahmi)































