Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

ANJUNGAN

National Marpolex 2025, Kemenhub Tekankan Pentingnya Perlindungan Lingkungan Laut

badge-check


 Gelaran Marpolex 2025 Perbesar

Gelaran Marpolex 2025

Wartatrans.com, BATAM – Kementerian Perhubungan gelar National Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2025 di Batam, Kepulauan Riau, Senin (17/11/2025).

Melalui kegiatan ini, Kemenhub menekankan pentingnya menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut.

“Kawasan perairan lndonesia perlu dilindungi termasuk dari ancaman pencemaran laut. Untuk itu, kita perlu menjalin latihan bersama sehingga paham tindakan yang harus diambil ketika terjadi pencemaran atau ancaman pada kawasan perairan kita,” tutur Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi.

National Marpolex 2025 ini sangat strategis dan penting bagi keamanan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Sebagai bangsa bahari terbesar di dunia, Indonesia dianugerahi garis pantai terpanjang kedua di dunia, yakni lebih dari 108 ribu kilometer, dengan lebih dari 17 ribu pulau dan dua pertiga wilayahnya berupa lautan.

Laut katanya, bukan sekadar ruang ekonomi, melainkan juga ruang hidup, sumber pangan, jalur transportasi, dan penopang peradaban bangsa.

Pada pelatihan ini, akan dilakukan simulasi dan pembaharuan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada setiap penanggulangan kejadian, sehingga setiap pemangku kepentingan mengetahui tanggungjawabnya.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara rutin menggelar National Marpolex yang diikuti oleh pemangku kepentingan terkait, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Distrik Navigasi, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Daerah, Basarnas, Bakamla, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Daerah.

Latihan nasional penanggulangan pencemaran minyak di laut ini berakar kuat pada landasan hukum nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran, yang telah mengalami perubahan ketiga melalui UU Nomor 66 Tahun 2024.

Aturan tersebut menegaskan bahwa pelayaran adalah satu kesatuan sistem yang meliputi angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan, keamanan serta perlindungan lingkungan maritim.

Aturan ini juga mencakup penguatan lembaga pengawasan serta penegakan hukum terhadap pelanggaran di bidang pelayaran, termasuk pencemaran laut.

“National Marpolex 2025 adalah bukti nyata tekad bersama untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi ancaman pencemaran laut, khususnya tumpahan minyak di perairan strategis tanah air,” ujar Titis.

Lebih jauh, Indonesia sebagai negara anggota International Maritime Organization (IMO) memiliki kewajiban untuk melaporkan setiap pelaksanaan latihan dan insiden pencemaran laut kepada IMO, sebagai bagian dari komitmen global dalam menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut.

Kewajiban pelaporan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi tolok ukur akuntabilitas dan transparansi Indonesia di mata dunia internasional.

“Kami berharap rekan-rekan yang mengikuti latihan dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai bahan pembelajaran untuk pelayanan lebih baik. Laut yang bersih dan sehat adalah warisan tak ternilai bagi generasi mendatang dan menjaga laut berarti menjaga kehidupan, ekonomi, dan martabat bangsa,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura dan Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran Capt. Hendri Ginting. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Operasional, IPC TPK Sabet Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

11 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Pencarian Jurnalis, Pelindo Banten Buka Akses Pelabuhan Ciwandan untuk Kapal SAR Basarnas

11 September 2026 - 13:49 WIB

ASDP Ungkap Penyebab Antrean Ketapang-Gilimanuk

11 September 2026 - 12:33 WIB

Menhub Dudy Prihatin 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Hendak Liput Gunung Anak Krakatau

11 September 2026 - 05:25 WIB

IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 - 15:03 WIB

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara

10 September 2026 - 10:35 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

9 September 2026 - 20:41 WIB

Trending di ANJUNGAN