Menu ✖

Mode Gelap
SCI Apresiasi Pelaku Usaha Lewat Indonesia Logistics Awards 2026 KAI Mulai Kaji FRMCS, Siapkan Teknologi Komunikasi Kereta Api Berbasis 5G KAI Catat 7,85 Juta Aktivitas Mobilitas Kereta ke Bandung, Pekalongan, Solo, dan Malang Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO Kemenhub Terus Awasi Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

SENI BUDAYA

Para Notaris Senior Kabupaten Bogor Gelar Nonton Bareng Film NIA Bersama Neno Warisman

badge-check


 Para Notaris Senior Kabupaten Bogor Gelar Nonton Bareng Film NIA Bersama Neno Warisman Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Para notaris senior Kabupaten Bogor yang tergabung dalam komunitas Jiddah Besties menggelar acara nonton bareng (nobar) film NIA di XXI Cibinong City Mall (CCM), Kamis (4/12/2025). Nobar ini turut dihadiri artis Neno Warisman, salah satu pemain dalam film tersebut.

Film NIA garapan sutradara Aditya Gumay dan Ronny Mepet itu menampilkan Neno sebagai ibu dari Nia, karakter utama yang berprofesi sebagai penjual gorengan.

Menurut Neno, kehadirannya dalam acara tersebut murni karena inisiatif para anggota komunitas Jiddah Besties.
“Karena saya ikut bermain di film tersebut, akhirnya mereka menonton dan mengundang saya,” ujar Neno.

Neno Warisman bersama Vonny Pawaka.

Pimpinan komunitas, Vonny Pawaka mengatakan bahwa di tengah maraknya film horor, NIA menjadi angin segar bagi dunia perfilman Indonesia.

“Sebagai seorang ibu dan perempuan, saya berharap film-film edukasi seperti ini lebih banyak dibuat oleh insan perfilman,” kata Vonny.

Senada dengan itu, anggota komunitas lainnya, Nenden Esti Nurhayati, menilai NIA wajib ditonton oleh para ibu dan remaja putri.

“Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga memuat nilai edukasi terkait kasus hukum anak perempuan,” ujarnya.

Usai pemutaran film, Neno menceritakan bahwa sejumlah remaja putri menghampirinya untuk berfoto bersama.

“Mereka bilang filmnya bagus dan membuat mereka lebih memahami pentingnya berhati-hati sebagai anak perempuan dalam pergaulan dan kehidupan di lingkungan,” ungkap Neno.

Neno Warisman bersama para gadis remaja foto bersama usai nonton film NIA.

Menurut Neno, kehidupan nyata sering kali lebih dramatis, lebih kejam, dan lebih tragis daripada film. Seperti yang dialami Nia Kurnia Sari, seorang gadis asal Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Gadis yang sehari-hari menjual gorengan itu menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan pada September 2024. Kisahnya yang begitu menyedihkan diangkat dalam film NIA, tayang mulai 4 Desember 2025.

Film Indonesia yang satu ini bukan sekadar drama, tetapi rekaman rasa sakit sebuah keluarga dan panggilan moral bagi negeri ini.

“Kita komitmen untuk mengangkat tragedi kemanusiaan ke medium sinema, bukan sebagai eksploitasi terhadap kesedihan korban, tapi mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap sesamanya,” tutup Neno.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru

13 Oktober 2026 - 09:41 WIB

FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO

13 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

CELIOS Merilis Menteri Terburuk dan Terbaik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Siapa Saja?

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sambut Lima Abad Jakarta, Buku Kumpulan Cerpen Lebaran di Jakarta Hadirkan Jejak Budaya Betawi

12 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Trending di RAGAM