Menu ✖

Mode Gelap
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

PERISTIWA

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

badge-check


 Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam Perbesar

Wartatrans.com, KOTA CANE — Akses transportasi yang menghubungkan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dengan Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, dilaporkan lumpuh akibat banjir dan tanah longsor. Material tanah dan lumpur yang menutupi badan jalan menghambat mobilitas masyarakat serta mengancam kelancaran aktivitas perekonomian di kedua wilayah tersebut.

Jalur Blangkejeren–Kutacane merupakan salah satu urat nadi transportasi masyarakat di kawasan pedalaman Aceh. Jalan ini tidak hanya menjadi penghubung antarkabupaten, tetapi juga berperan penting dalam distribusi kebutuhan pokok, hasil pertanian, dan aktivitas perdagangan.

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah titik di sepanjang jalur tersebut menyebabkan kendaraan kesulitan melintas. Bahkan, beberapa ruas jalan dilaporkan tidak dapat dilalui akibat tertimbun material longsoran.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama para petani dan pedagang yang menggantungkan kegiatan ekonominya pada kelancaran akses transportasi.

Terputusnya akses Blangkejeren–Kutacane berpotensi menimbulkan dampak ekonomi yang lebih luas apabila penanganan tidak segera dilakukan.

Distribusi hasil pertanian dari kawasan Gayo Lues menuju daerah pemasaran dapat terhambat. Begitu pula pasokan kebutuhan pokok yang selama ini menggunakan jalur darat antarkabupaten.

Selain mengganggu perdagangan, kondisi tersebut juga menyulitkan mobilitas masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun kepentingan sosial lainnya.

Bagi masyarakat pedalaman Aceh, kerusakan infrastruktur jalan akibat bencana alam bukan sekadar persoalan transportasi, melainkan juga menyangkut keberlangsungan kehidupan ekonomi sehari-hari.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah penanganan darurat, terutama dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

Penanganan juga perlu memperhatikan kondisi lereng dan titik-titik rawan longsor guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama sebelum akses transportasi kembali dibuka.

Pengguna jalan diimbau tidak memaksakan perjalanan melewati kawasan terdampak dan selalu mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.

Terputusnya jalur Blangkejeren–Kutacane menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan ketahanan infrastruktur di wilayah pegunungan Aceh yang rentan terhadap banjir dan tanah longsor.

Pemerintah diharapkan tidak hanya melakukan penanganan darurat, tetapi juga menyiapkan solusi jangka panjang agar akses vital antarkabupaten tersebut lebih tangguh menghadapi bencana.

Sebab, bagi masyarakat Gayo Lues dan Aceh Tenggara, jalan yang terputus bukan hanya menghentikan perjalanan kendaraan, tetapi juga dapat menghambat perputaran ekonomi dan kehidupan masyarakat.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng

12 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Antrean Solar Mengular di SPBU Gintong Pidie, Pengemudi L300 Kesal Menunggu Berjam-jam

10 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Aceh Tengah Bersama Kodim 0106 Raih Juara Stand Terbaik Indonesia Fest 2026

5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di Polinef, BEM Desak Wadir I Dicopot

5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Dua Hari 10 Ha TPA Ajibarang Semarang Terbakar, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan

2 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri Bergeser

1 Oktober 2026 - 16:23 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

28 September 2026 - 23:16 WIB

Trending di PERISTIWA