Menu ✖

Mode Gelap
Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO Kemenhub Terus Awasi Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla Kemenhub Pantau Dampak Insiden di Riyadh, Penerbangan Langsung Indonesia-Arab Saudi Beroperasi Normal Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun KAI Angkut 2,04 Juta Ton BBM hingga September 2026, Naik 3,92 Persen

SENI BUDAYA

Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru

badge-check


 Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Selebgram sekaligus pemain baru di industri perfilman, Madam Kin, semakin serius mengembangkan kiprahnya di dunia hiburan. Tak hanya ingin berkarier di depan kamera, perempuan asal Wonosobo, Jawa Tengah, ini mulai merambah bisnis produksi film melalui bendera Madam Kin Production (MKP Production).

Langkah terbarunya ditandai dengan peresmian cabang MKP Production di Pekanbaru, Riau. Rumah produksi tersebut tak hanya berfokus pada pembuatan film, tetapi juga menaungi manajemen artis dan membuka kursus akting.

“Saya baru saja meresmikan MKP Production cabang Pekanbaru, Riau. Jadi, bukan hanya rumah produksi, tetapi juga manajemen artis dan kursus akting,” ujar Madam Kin saat ditemui di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/10).

Madam Kin mengungkapkan, MKP Production tengah mempersiapkan proyek film layar lebar bergenre religi dengan mengangkat cerita dan nuansa lokal Pekanbaru. Film tersebut akan menjadi langkah awalnya untuk menjajaki bisnis perfilman, khususnya pasar bioskop.

“Insya Allah, film perdana kami akan tayang di bioskop lokal di Pekanbaru. Kalau prospeknya bagus, kami akan segera memproduksi film untuk konsumsi jaringan bioskop besar, seperti XXI,” ungkap perempuan berusia 44 tahun itu optimistis.

Bagi Madam Kin, memilih Pekanbaru sebagai titik awal bukan tanpa alasan. Ia ingin melihat respons penonton sekaligus mempelajari seluk-beluk produksi dan distribusi film sebelum melangkah lebih jauh ke pasar nasional.

Ia menyadari, industri perfilman memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, pengalaman dan pembelajaran menjadi modal penting sebelum MKP Production menggarap proyek dengan skala lebih besar.

“Saya kan pemain baru dalam bisnis film. Jadi, masih banyak yang harus saya pelajari sebelum benar-benar terjun ke skala yang lebih besar,” kata mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong tersebut.

Dengan membuka cabang di Pekanbaru dan menyiapkan film perdana, Madam Kin berharap MKP Production dapat berkembang menjadi wadah bagi talenta lokal untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka peluang berkarier di industri hiburan Tanah Air.

Untuk kursus akting, MKP akan menghadirkan guru akting artis senior Yatti Surachman, Mahesa Aulia Dinsi, Ryan Sheehan, dan R.M Hanan. Ketigan aktor beken dan berpengalaman dibidang akting.*** (Byl)

Baca Lainnya

FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO

13 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sambut Lima Abad Jakarta, Buku Kumpulan Cerpen Lebaran di Jakarta Hadirkan Jejak Budaya Betawi

12 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan

11 Oktober 2026 - 12:09 WIB

​46 Tahun Sanggar Matahari: Merawat Seni, Sastra, dan Kemanusiaan Bersama Lintas Generasi

11 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Hisam Al Gibran dan Rekki Zakkia Hadirkan Dialog Seni tentang Cinta, Perjuangan, dan Tanah Air

10 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK

8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda

8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time

8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Zulfikar Kirbi, Seni Harus Terus Mengalir, Jangan Sampai Berhenti

7 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Hadirkan Semangat Persahabatan Lintas Negara di USK

7 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Trending di SENI BUDAYA