Menu

Mode Gelap
Parade Baca Puisi PPN XIV Berlangsung Seharian, Ditutup di Galeri Kopi Aceh Tengah BPSDMP Lepas 320 Perwira Transportasi Laut Lulusan PIP Semarang KAI Services Luncurkan Loyalty Program, Pelanggan Bisa Tukar AstraPoints dan Telkomsel Poin untuk Diskon KAI Services Tingkatkan Kualitas Layanan, Praja Praji Loko Café Yogyakarta Dibekali Pelatihan Komunikasi Catatan Iwan Piliang: Mengembalikan Keinsanan Melalui Seni, Olahraga, dan Sastra Indonesia Sampaikan Empat Komitmen Baru di Our Ocean Conference, Berpeluang Raih Pendanaan USD 260 Juta

PERON

Pengguna Bogor Line Tembus 155 Juta pada 2025, KAI Siapkan Penguatan Layanan hingga Sukabumi

badge-check


 Pengguna Bogor Line Tembus 155 Juta pada 2025, KAI Siapkan Penguatan Layanan hingga Sukabumi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tren mobilitas masyarakat di lintas Bogor terus meningkat dan menjadi yang tertinggi di wilayah Jabodetabek. Kondisi ini menunjukkan peran kawasan penyangga yang semakin kuat dalam membentuk pusat-pusat aktivitas baru.

Jumlah pengguna KRL Jabodetabek di Bogor Line tercatat sebanyak 102.054.022 pelanggan pada 2022, meningkat menjadi 133.040.885 pelanggan pada 2023, kemudian 145.920.264 pelanggan pada 2024, dan mencapai 155.009.997 pelanggan pada 2025. Sementara pada Januari hingga Maret 2026, jumlah pengguna telah mencapai 38.203.481 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan konsistensi pertumbuhan ini menjadi dasar penting dalam penguatan layanan ke depan.

“Mobilitas masyarakat terus berkembang mengikuti aktivitas yang semakin tersebar. Layanan transportasi perlu bergerak seiring dengan perubahan tersebut agar dapat menjangkau kebutuhan masyarakat lebih luas,” ujar Anne.

Saat ini, elektrifikasi lintas Jakarta Kota–Bogor telah mencapai 54,674 km track dengan jalur ganda. Pengembangan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, yang juga diiringi peningkatan prasarana seperti pengembangan stasiun dan sistem operasional.

Kondisi ini membuat layanan di lintas Bogor semakin andal dalam melayani pergerakan masyarakat dalam jumlah besar dengan waktu tempuh yang lebih efisien serta kapasitas yang terus diperkuat.

Di sisi lain, potensi pertumbuhan juga terlihat pada lintas Bogor Paledang–Sukabumi melalui layanan KA Pangrango. Jumlah pelanggan meningkat dari 786.001 pada 2023 menjadi 874.789 pada 2024, dan mencapai 1.109.398 pelanggan pada 2025. Pada triwulan pertama 2026, jumlahnya telah mencapai 281.659 pelanggan.

Menurut Anne, tren ini menunjukkan konektivitas kawasan Sukabumi dan sekitarnya yang semakin kuat seiring berkembangnya hunian, pariwisata, dan aktivitas ekonomi.

“Tren di lintas Bogor hingga Sukabumi menunjukkan ruang pertumbuhan yang terus terbuka. Ini menjadi bagian dari arah pengembangan layanan ke depan, termasuk melalui penguatan berbasis elektrifikasi,” katanya.

Rencana perpanjangan elektrifikasi hingga Sukabumi dinilai akan meningkatkan kualitas layanan, mulai dari efisiensi waktu tempuh, kapasitas yang lebih besar, hingga frekuensi perjalanan yang lebih fleksibel.

Tak hanya berdampak pada transportasi, peningkatan konektivitas juga diyakini akan mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru serta memperluas aktivitas masyarakat ke berbagai wilayah secara lebih merata.

Dari sisi hunian, akses transportasi yang semakin terjangkau membuka peluang bagi masyarakat untuk tinggal di kawasan yang lebih nyaman sekaligus mengurangi tekanan kepadatan di pusat kota.

Arah pengembangan ini selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan program perumahan rakyat secara nasional yang disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka pada 6 April 2026.

“Transportasi dan kawasan hunian saling terhubung dalam membentuk pola kehidupan masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin luas, pertumbuhan dapat berlangsung lebih merata,” tutup Anne.

KAI menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan transportasi yang adaptif terhadap dinamika mobilitas masyarakat serta mendukung pengembangan kawasan di berbagai wilayah.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Services Luncurkan Loyalty Program, Pelanggan Bisa Tukar AstraPoints dan Telkomsel Poin untuk Diskon

24 Juni 2026 - 21:02 WIB

KAI Services Tingkatkan Kualitas Layanan, Praja Praji Loko Café Yogyakarta Dibekali Pelatihan Komunikasi

24 Juni 2026 - 20:40 WIB

KAI: 395 Ribu Tiket Diskon Libur Sekolah Masih Tersedia, Penjualan Sudah Capai 66 Persen

24 Juni 2026 - 20:24 WIB

Stasiun Gambir Makin Sibuk, Layani 2,6 Juta Penumpang dalam Lima Bulan Pertama 2026

24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Libur Sekolah Makin Seru, KCIC Tebar Diskon Tiket Whoosh hingga 50 Persen di Agora Mall

24 Juni 2026 - 12:45 WIB

Libur Sekolah, 171 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Tiba di Daop 1 Jakarta dalam Lima Hari

24 Juni 2026 - 11:38 WIB

KAI Daop 1: Insiden Eskalator Stasiun Bekasi Dipicu Penumpang Kehilangan Keseimbangan

23 Juni 2026 - 20:37 WIB

Penumpang KRL. (Ilustrasi)

Stasiun JIS Layani Penumpang KRL, Angkut 2.000 Penumpang per Hari

23 Juni 2026 - 19:26 WIB

Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk, Layani Lebih dari 3,15 Juta Pergerakan Penumpang dalam Lima Bulan

23 Juni 2026 - 19:15 WIB

Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206 Persen, KAI: Jadi Andalan Mobilitas dan Wisata Warga Sumbar

23 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di PERON