Wartatrans.com DEPOK — Musibah banjir yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh baru-baru ini membuat terketuk hati Penguin untuk membantu para korban terdampak banjir. Kok bisa?.
Ini bukan sembarang Penguin. Tapi PT. Penguin Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur terkemuka di Indonesia yang mengkhususkan diri pada solusi penampungan dan pemrosesan air, seperti tangki air, tandon air, dan filter air.

Megah Ria, MarComm Spesialist PT. Penguin Indonesia menjelaskan, PT. Penguin Indonesia sudah kali kedua bermitra dengan Asar Humanity. Pertama , ketika terjadi gempa di Cianjur. Kedua, banjir di wilayah Sumatera dan Aceh.
“Untuk bencana di Sumatera dan Aceh dengan dampak lebih besar ini, kita berikan donasi 162 toren dengan kapasitas 500 liter,” ungkap Megah pada acara “Bantuan Kemanusiaan Aceh: Gotong Royong Bantu Saudara” yang dilaksanakan di pelataran parkir Masjid At-Thohir, Tapos, Depok, Jawa Barat, Jum’at (12/12/2025).
Megah menambahkan, pihaknya ingin membantu meringankan beban korban banjir di Sumatera dan Aceh dalam pemenuhan air bersih, salah satunya dengan menyediakan toren.
“Untuk pengiriman kita bagi tiga titik seperti dari Jakarta ke kantor Asar. Dari pabrik di Palembang dan Medan,” jelasnya.
Megah menegaskan, donasi ini murni dari manajemen perusahaan. “Manajemen memutuskan untuk menyumbangkan 162 toren,” tegasnya.
Aksi sosial ini menjadi bukti kepedulian dari perusahaan yang telah berdiri sejak 1982. Penguin sudah lama bergerak di bisnis toren air dan dipercaya pelaku properti dan industri. “Penguin tidak hanya menyediakan tanki air, tapi juga ada tanki kimia. Kita menyediakan toren untuk industri kimia,” kata Megah.
Penguin terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen. “Kita sudah berhasil menyediakan toren dengan pilihan kapasitas terlengkap. Dari kapasitas 300 liter hingga 30.000 liter,” katanya.
Selain kapasitas, Penguin juga menyediakan varian warna toren, yang dulunya berwarna orange dan biru.
“Kita sesuaikan dengan konsep rumah. Kita sediakan warna-warna estetik seperti krem, tosca, dan natural series,” pungkasnya.*** (Septiadi)









