Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

ANJUNGAN

Peningkatan Jumlah Mobil dan Bus Warnai Arus Natal, Merak Tetap Lancar

badge-check


 Suasana Pelabuhan Merak Perbesar

Suasana Pelabuhan Merak

Wartatrans.com, MERAK – Arus pergerakan masyarakat menjelang Hari Raya Natal 2025 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di jalur penyeberangan Jawa–Sumatera.

Pada Rabu (24/12) atau H-1 Natal, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan kendaraan pribadi dan bus yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

Meski demikian, aktivitas layanan penyeberangan di Pelabuhan Merak dan pelabuhan penyangga terpantau tetap berjalan lancar dan terkendali.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, peningkatan trafik tersebut dipicu kombinasi momentum libur Natal, periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang akan berlangsung 29–31 Desember 2025.

Kondisi ini mendorong sebagian masyarakat memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di puncak arus.

“Libur Natal yang jatuh pada 25 Desember dimanfaatkan sebagian pengguna jasa untuk pulang lebih awal dan berkumpul bersama keluarga. Ditambah dengan momentum libur Nataru serta kebijakan WFA, pergerakan masyarakat mulai meningkat sejak H-1,” tutur Heru.

Data Posko Merak mencatat realisasi kendaraan roda empat yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada H-1 Natal mencapai 4.639 unit, meningkat 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.157 unit.

Lonjakan lebih tinggi terjadi pada kendaraan bus, dengan total 494 unit atau meningkat 40,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 351 unit.

General Manager ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara menegaskan, peningkatan tersebut telah diantisipasi melalui penguatan manajemen operasional dan pengaturan pola layanan di lapangan.

Seluruh dermaga dioptimalkan sesuai karakteristik kendaraan, sehingga arus kendaraan tetap mengalir tanpa antrean panjang.

“Kami melakukan pengaturan ritme sandar kapal dan pengelolaan antrean kendaraan secara dinamis. Fokus kami adalah menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama bus dan kendaraan pribadi yang meningkat signifikan sejak H-1 Natal,” ungkap Umar.

Sementara itu, dari arah Sumatera menuju Jawa, Posko Bakauheni mencatat pergerakan kendaraan roda empat mencapai 3.989 unit atau naik 12,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.558 unit.

Untuk kendaraan bus, tercatat sebanyak 545 unit, yang menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat antarwilayah.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H-1 Natal, total penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencapai 355.709 orang atau meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 344.475 orang.

Adapun total kendaraan yang menyeberang tercatat 82.757 unit, relatif stabil dengan sedikit penyesuaian dibandingkan tahun lalu.

Di sisi sebaliknya, pergerakan penumpang dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada periode H-10 hingga H-1 tercatat sebanyak 318.265 orang, sedangkan total kendaraan mencapai 79.890 unit atau meningkat 4,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu.

Heru menambahkan, puncak arus libur Tahun Baru 2026 diprediksi akan terjadi pada 30 dan 31 Desember 2025. ASDP mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik serta menghindari waktu padat kendaraan.

“Kami mengajak pengguna jasa untuk mengatur waktu perjalanan dan memastikan tiket telah diamankan lebih awal melalui aplikasi Ferizy, agar perjalanan lebih nyaman dan terencana,” tutup Heru.

Dengan pengelolaan operasional yang adaptif serta koordinasi erat lintas pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen memastikan layanan penyeberangan selama periode Nataru tetap aman, lancar, dan terkendali. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif, Dukung SDM Unggul

17 April 2026 - 16:49 WIB

Mengintip 3 Pelabuhan Pelindo Multi Terminal dengan Penumpang Terpadat di Angleb 2026 

17 April 2026 - 14:38 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

PTP Nonpetikemas Teluk Bayur Layani Muatan 18.000 Ton Produk Turunan Kelapa Sawit Tujuan Pakistan

16 April 2026 - 09:56 WIB

PTP Nonpetikemas Palembang Dukung Rantai Pasok Industri Pupuk Nasional

15 April 2026 - 16:18 WIB

PELNI-Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut

15 April 2026 - 10:22 WIB

Genjot Pendapatan, Pelabuhan Sunda Kelapa Optimalkan Pemanfaatan Aset Idle

14 April 2026 - 22:06 WIB

Kinerja Positif Kuartal Pertama 2026, PT Terminal Teluk Lamong Catat Pertumbuhan 4,5 Persen

14 April 2026 - 16:12 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Kompetensi Pekerja Lewat Program Budaya TWG

14 April 2026 - 15:55 WIB

Pelindo Regional 2 Catatkan Pertumbuhan Kinerja, Arus Kapal dan Logistik Menguat

14 April 2026 - 11:02 WIB

Trending di ANJUNGAN