Menu

Mode Gelap
Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus

Uncategorized

Perjuangan Ekstrem Relawan Sahabat Safar Tembus Desa Bintang Pepara Pasca Banjir

badge-check


 Perjuangan Ekstrem Relawan Sahabat Safar Tembus Desa Bintang Pepara Pasca Banjir Perbesar

Wartatrans.com, KETOL  — Perjuangan relawan Sahabat Safar untuk menjangkau korban longsor dan banjir di Desa Bintang Pepara, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, tergolong sangat ekstrem. Para relawan, yang sebagian besar merupakan perempuan, harus menyeberangi sungai berarus deras menggunakan sling demi mencapai lokasi terdampak.

“Medannya sangat berat. Kami harus menyeberangi sungai dengan arus deras menggunakan sling. Tidak ada pilihan lain jika ingin sampai ke warga,” ujar Melida, salah satu relawan Sahabat Safar saat ditemui di lokasi, Selasa (23/12/2025).

Setelah menyeberangi sungai, relawan masih harus menempuh perjalanan sekitar empat kilometer menuju titik pengungsian di SD Buge Ara dengan menggunakan sepeda motor jenis trail. Kondisi jalan yang rusak parah akibat longsor membuat wilayah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan biasa. Meski demikian, semangat kemanusiaan para relawan tidak surut.

Perjuangan relawan untuk sampai ketempat korban bencana.

“Sebagian besar relawan kami adalah perempuan, tapi semangat untuk membantu saudara-saudara di Bintang Pepara jauh lebih besar daripada rasa takut,” tambah relawan tersebut.

Desa Bintang Pepara menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah. Sekitar 80 persen wilayah desa dilaporkan tidak lagi layak huni akibat longsor dan banjir. Kondisi ini menyebabkan anak-anak dan perempuan mengalami trauma mendalam, terutama setiap kali hujan kembali turun.

“Kami sangat trauma, terutama anak-anak. Setiap hujan turun, mereka langsung menangis karena takut banjir datang lagi,” tutur seorang ibu pengungsi di lokasi pengungsian SD Buge Ara.

Pada 23 Desember 2025, Relawan Sahabat Safar berhasil tiba di lokasi pengungsian untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Selain bantuan logistik, relawan juga menggelar kegiatan psikososial bagi anak-anak dan ibu-ibu sebagai upaya pemulihan trauma pascabencana.

“Rumah dan kebun kami habis. Sekarang kami hanya bisa bertahan dari bantuan yang datang,” ujar warga lainnya dengan nada lirih.

Selain Desa Bintang Pepara, terdapat empat desa di Kecamatan Ketol yang terdampak paling berat, yakni Desa Bintang Pepara, Burlah, Kekuyang, dan Buge Ara. Hingga saat ini, keempat desa tersebut masih terisolasi akibat jembatan putus yang terseret arus longsor dan banjir.

Suasana penampungan korban bencana.

“Sekitar delapan puluh persen wilayah Desa Bintang Pepara sudah tidak layak huni. Tanahnya retak dan masih rawan longsor susulan,” ungkap tokoh masyarakat setempat.

Bencana ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan retakan tanah di Desa Bintang Pepara, yang kemudian berkembang menjadi longsor dan banjir besar. Dampaknya, sekitar setengah wilayah Desa Burlah dilaporkan tersapu banjir. Akibat bencana tersebut, banyak warga kehilangan tempat tinggal, tempat usaha, serta mata pencaharian dan hingga kini masih bergantung pada bantuan kemanusiaan sambil menunggu pemulihan akses dan penanganan lanjutan dari pihak terkait.*** (K. Agam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Melsaja

    Semoga lekas pulih Aceh lon sayang. Semangat untuk bangkit saudara

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah

3 April 2026 - 13:33 WIB

Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas

3 April 2026 - 05:36 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Trending di ANJUNGAN