Menu ✖

Mode Gelap
WALHI Ungkap 372 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutla 2026, Sebanyak 52 Berafiliasi dengan Malaysia dan Singapura Sambut Lima Abad Jakarta, CGR Dorong  Penguatan Identitas Budaya Betawi  Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Wilayah Timur Indonesia Kemenhub dan Pelindo Sepakati Pengusahaan Alur Pelayaran Pulau Baai Tahap II Gala Indonesia Bercerita, Gerakan Kebudayaan untuk Melahirkan Agen Peradaban Baru Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi, KAI Commuter Minta Pengguna Tak Berjalan

EKOBIS

PNM dan Mandiri Taspen Dorong Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Operator Jahit Sepatu di Brebes

badge-check


 PNM dan Mandiri Taspen Dorong Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Operator Jahit Sepatu di Brebes Perbesar

Wartatrans.com, BREBES — Upaya menciptakan kesempatan kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas terus dilakukan berbagai pihak. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen menggelar Program Vokasi Disabilitas yang memberikan pelatihan keterampilan kepada puluhan difabel di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Islamic Center Brebes tersebut diikuti oleh 30 peserta dari komunitas penyandang disabilitas. Mereka mendapatkan pelatihan menjahit dengan kompetensi khusus sebagai Operator Jahit Sepatu selama lima hari, didampingi oleh Ruang Amal Indonesia sebagai fasilitator program.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur, khususnya sektor alas kaki yang berkembang di wilayah Brebes. Tidak hanya mendapatkan materi dan praktik kerja, para peserta juga berpeluang mengikuti proses rekrutmen di perusahaan industri sepatu setempat setelah menyelesaikan program.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen PNM dalam memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat. Selama ini perusahaan dikenal aktif mendampingi pelaku usaha ultra mikro dan perempuan prasejahtera. Kini, perhatian tersebut juga diarahkan kepada kelompok difabel yang masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh akses pekerjaan yang layak.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa pemberdayaan harus mampu menjangkau seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Penyandang disabilitas memiliki kemampuan dan potensi yang sama untuk berkembang. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, akses, dan dukungan yang tepat. Melalui pelatihan ini kami ingin membuka ruang yang lebih luas agar mereka dapat meningkatkan keterampilan, memperoleh pekerjaan, dan hidup lebih mandiri,” ujarnya di Brebes belum lama ini.

Menurutnya, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya berbicara soal pertumbuhan usaha, tetapi juga bagaimana menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Salah seorang peserta mengaku program tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menumbuhkan optimisme baru. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih lebih rendah dibandingkan kelompok non-disabilitas. Keterbatasan akses pelatihan dan kesempatan kerja menjadi tantangan utama yang masih dihadapi hingga saat ini.

Melalui sinergi antara PNM dan Mandiri Taspen, program vokasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi para penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka akses terhadap lapangan kerja yang lebih luas. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya ekosistem pemberdayaan yang inklusif, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, produktif, dan berkontribusi bagi masyarakat.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat

13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

SCI Apresiasi Pelaku Usaha Lewat Indonesia Logistics Awards 2026

13 Oktober 2026 - 11:33 WIB

30 Hektare Lahan Meikarta Disiapkan untuk Rumah Subsidi

12 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan

11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan

10 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan

10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Trending di ANJUNGAN