Menu

Mode Gelap
Mualeem Buka Suara: Rotasi Sekda Disebut sebagai Langkah Penyegaran Pemerintahan Aceh Dipimpin Wahyoe Winarto, DPC Partai Demokrat Semarang Sukses Adakan Lomba Kerakyatan FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT Semarak Kemerdekaan di Duta Mekar Asri, Warga RW 18 Cileungsi Tunjukkan Kekompakan Lewat Senam dan Karnaval Dalam Rangka Memperingati Perayaan 17 Agustus, KEMALA Jabodetabek Ziarah ke Makam Tjut Nyak Dien M. Nasir Berakhir di Kursi Sekda Aceh, Keppres Prabowo Membuka Babak Baru Pemerintahan Aceh

EKOBIS

PNM dan Mandiri Taspen Dorong Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Operator Jahit Sepatu di Brebes

badge-check


 PNM dan Mandiri Taspen Dorong Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Operator Jahit Sepatu di Brebes Perbesar

Wartatrans.com, BREBES — Upaya menciptakan kesempatan kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas terus dilakukan berbagai pihak. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Mandiri Taspen menggelar Program Vokasi Disabilitas yang memberikan pelatihan keterampilan kepada puluhan difabel di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Islamic Center Brebes tersebut diikuti oleh 30 peserta dari komunitas penyandang disabilitas. Mereka mendapatkan pelatihan menjahit dengan kompetensi khusus sebagai Operator Jahit Sepatu selama lima hari, didampingi oleh Ruang Amal Indonesia sebagai fasilitator program.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur, khususnya sektor alas kaki yang berkembang di wilayah Brebes. Tidak hanya mendapatkan materi dan praktik kerja, para peserta juga berpeluang mengikuti proses rekrutmen di perusahaan industri sepatu setempat setelah menyelesaikan program.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen PNM dalam memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat. Selama ini perusahaan dikenal aktif mendampingi pelaku usaha ultra mikro dan perempuan prasejahtera. Kini, perhatian tersebut juga diarahkan kepada kelompok difabel yang masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh akses pekerjaan yang layak.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa pemberdayaan harus mampu menjangkau seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Penyandang disabilitas memiliki kemampuan dan potensi yang sama untuk berkembang. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, akses, dan dukungan yang tepat. Melalui pelatihan ini kami ingin membuka ruang yang lebih luas agar mereka dapat meningkatkan keterampilan, memperoleh pekerjaan, dan hidup lebih mandiri,” ujarnya di Brebes belum lama ini.

Menurutnya, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya berbicara soal pertumbuhan usaha, tetapi juga bagaimana menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Salah seorang peserta mengaku program tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menumbuhkan optimisme baru. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih lebih rendah dibandingkan kelompok non-disabilitas. Keterbatasan akses pelatihan dan kesempatan kerja menjadi tantangan utama yang masih dihadapi hingga saat ini.

Melalui sinergi antara PNM dan Mandiri Taspen, program vokasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi para penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka akses terhadap lapangan kerja yang lebih luas. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya ekosistem pemberdayaan yang inklusif, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, produktif, dan berkontribusi bagi masyarakat.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ciputra Life Catat Kinerja Positif 2025 dan Berlanjut di Semester I-2026

21 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka

21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kemenhub Perkuat Pengelolaan Keuangan 2026

21 Agustus 2026 - 08:49 WIB

IEE 2026: Industri Baterai Dikejar Kesiapan Energi dan Teknologi

21 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Program Relawan BUMN 2026, PTPN Group Beri Manfaaat bagi Masyrakat Desa Bulok

21 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Ada Deretan Promo Eksklusif InJourney di ASTINDO Travel Fair 2026 Surabaya

20 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar Tiba di Maumere

20 Agustus 2026 - 16:35 WIB

50.000 Hunian Qatar di Lahan KAI Dikawal Pemerintah

20 Agustus 2026 - 16:24 WIB

AirNav: Program RBB 2026 di Boyolali Tuntas Hari ini

20 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Trending di EKOBIS