Menu

Mode Gelap
Evaluasi Nataru, Ditjen Hubdat Catat 3 Aspek ini Bus Sekolah di Pakpak Bharat: Solusi di Kaki Bukit Barisan Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, Lebih 37 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam ASDP Resmi Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

PERISTIWA

Puluhan Warga Tewas, Ribuan Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Aceh Tamiang

badge-check


					Puluhan Warga Tewas, Ribuan Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Aceh Tamiang Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tidak sedikit menelan korban. Hingga Sabtu (6/12/2025) pukul 12.00 WIB, jumlah warga yang meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 57 jiwa, dengan 22 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Data dari Posko Terpadu Penanganan Banjir Aceh Tamiang mencatat, seluruh 12 kecamatan di wilayah tersebut terdampak banjir. Total pengungsi mencapai 262.087 jiwa, sementara 36.838 jiwa lainnya masih bertahan di rumah mereka dalam kondisi terbatas.

Selain jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur juga sangat parah. Sebanyak 2.262 rumah warga rusak, dengan 780 unit di antaranya mengalami kerusakan berat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan kini berlindung di posko-posko darurat dengan fasilitas seadanya.

Di lapangan, distribusi bantuan masih belum merata. Relawan melaporkan masih banyak titik pengungsian, terutama di daerah-daerah terpencil, yang belum mendapatkan pasokan makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur. “Rumah mereka hanyut atau rusak parah, sementara akses menuju lokasi masih terputus,” ujar salah satu relawan.

Fasilitas umum pun ikut terdampak. Tercatat 54 sarana pendidikan, 40 fasilitas kesehatan, 33 sarana ibadah, dan 32 kantor pemerintahan mengalami kerusakan. Tiga sekolah, dua rumah ibadah, dan satu jembatan dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama relawan terus berupaya menjangkau daerah-daerah terdampak, namun warga berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat segera diturunkan untuk menangani bencana dengan skala sebesar ini.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam

15 Januari 2026 - 15:12 WIB

Seniman Kembali Turun ke Jalan, Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

15 Januari 2026 - 11:51 WIB

Bupati Bogor Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Aneka Tambang, Pastikan Tidak Ada Korban

15 Januari 2026 - 11:43 WIB

KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil

15 Januari 2026 - 10:31 WIB

Direktur CV Tanoga Trading Company Salurkan Bantuan dari BFLF untuk Korban Banjir Bandang di Desa Tebuk Aceh Tengah

14 Januari 2026 - 15:41 WIB

Trending di PERISTIWA