Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

PERISTIWA

Puluhan Warga Tewas, Ribuan Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Aceh Tamiang

badge-check


 Puluhan Warga Tewas, Ribuan Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Aceh Tamiang Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tidak sedikit menelan korban. Hingga Sabtu (6/12/2025) pukul 12.00 WIB, jumlah warga yang meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 57 jiwa, dengan 22 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Data dari Posko Terpadu Penanganan Banjir Aceh Tamiang mencatat, seluruh 12 kecamatan di wilayah tersebut terdampak banjir. Total pengungsi mencapai 262.087 jiwa, sementara 36.838 jiwa lainnya masih bertahan di rumah mereka dalam kondisi terbatas.

Selain jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur juga sangat parah. Sebanyak 2.262 rumah warga rusak, dengan 780 unit di antaranya mengalami kerusakan berat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan kini berlindung di posko-posko darurat dengan fasilitas seadanya.

Di lapangan, distribusi bantuan masih belum merata. Relawan melaporkan masih banyak titik pengungsian, terutama di daerah-daerah terpencil, yang belum mendapatkan pasokan makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur. “Rumah mereka hanyut atau rusak parah, sementara akses menuju lokasi masih terputus,” ujar salah satu relawan.

Fasilitas umum pun ikut terdampak. Tercatat 54 sarana pendidikan, 40 fasilitas kesehatan, 33 sarana ibadah, dan 32 kantor pemerintahan mengalami kerusakan. Tiga sekolah, dua rumah ibadah, dan satu jembatan dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama relawan terus berupaya menjangkau daerah-daerah terdampak, namun warga berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat segera diturunkan untuk menangani bencana dengan skala sebesar ini.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Helikopter Jatuh di Sekadau, Seluruh Penumpang Dilaporkan Tewas

17 April 2026 - 10:42 WIB

Di Tengah Konflik Timur Tengah, Partai Demokrat Berikan Bansos Hasil Lelang Lukisan SBY

14 April 2026 - 07:20 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’

7 April 2026 - 18:38 WIB

Disbud DKI Hadirkan Atraksi Betawi Buka Palang Pintu di Karate Championship KASAL Cup V 2026

6 April 2026 - 07:56 WIB

Hujan Es Hantam Atu Lintang, Puluhan Hektare Kebun dan Rumah Warga Rusak

4 April 2026 - 23:16 WIB

Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air

4 April 2026 - 17:52 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Gempa Berpotensi Tsunami Sulut dan Mulut Bisa Picu ke Aceh? Ini Kata BMKG

2 April 2026 - 10:06 WIB

Trending di PERISTIWA