Menu

Mode Gelap
Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single Bupati Banggai Mangkir Lagi, PTUN Palu Siapkan Tahapan Eksekusi 6 Kades KGP Menyusuri Pelosok Gayo, dari Pipa Air hingga Seragam Pramuka Pelaku Usaha Makin Selektif Pilih Mal MK Pulihkan Aturan Anti-Evergreening, Batasi Celah Perpanjangan Paten Obat Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City

PERISTIWA

Puluhan Warga Tewas, Ribuan Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Aceh Tamiang

badge-check


 Puluhan Warga Tewas, Ribuan Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Aceh Tamiang Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tidak sedikit menelan korban. Hingga Sabtu (6/12/2025) pukul 12.00 WIB, jumlah warga yang meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 57 jiwa, dengan 22 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Data dari Posko Terpadu Penanganan Banjir Aceh Tamiang mencatat, seluruh 12 kecamatan di wilayah tersebut terdampak banjir. Total pengungsi mencapai 262.087 jiwa, sementara 36.838 jiwa lainnya masih bertahan di rumah mereka dalam kondisi terbatas.

Selain jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur juga sangat parah. Sebanyak 2.262 rumah warga rusak, dengan 780 unit di antaranya mengalami kerusakan berat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan kini berlindung di posko-posko darurat dengan fasilitas seadanya.

Di lapangan, distribusi bantuan masih belum merata. Relawan melaporkan masih banyak titik pengungsian, terutama di daerah-daerah terpencil, yang belum mendapatkan pasokan makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur. “Rumah mereka hanyut atau rusak parah, sementara akses menuju lokasi masih terputus,” ujar salah satu relawan.

Fasilitas umum pun ikut terdampak. Tercatat 54 sarana pendidikan, 40 fasilitas kesehatan, 33 sarana ibadah, dan 32 kantor pemerintahan mengalami kerusakan. Tiga sekolah, dua rumah ibadah, dan satu jembatan dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama relawan terus berupaya menjangkau daerah-daerah terdampak, namun warga berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat segera diturunkan untuk menangani bencana dengan skala sebesar ini.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

9.870 Gempa Susulan Flores, Ada Sumber di Luar Sesar Utama

31 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Bupati Aceh Tengah Temukan Siswa SMKN 1 Takengon Main Domino dan Merokok Saat Jam Belajar

28 Agustus 2026 - 20:15 WIB

KKP Tangkap Kapal Diduga Pelaku Bom Ikan di Perairan Spermonde

28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan

27 Agustus 2026 - 17:27 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Pascagempa, Kemenkes Siapkan Rumkitlap di Flores dengan 100 Tempat Tidur

21 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Trending di NASIONAL