Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

PERISTIWA

Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah

badge-check


 Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data pada Minggu (30/11), mencatat ratusan korban meninggal di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Selain korban tewas, puluhan hingga ratusan warga juga masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa situasi di tiga provinsi tersebut masih dalam penanganan intensif. Ia menegaskan bahwa data korban dapat terus berubah seiring proses evakuasi, pencarian, dan identifikasi di lapangan.

BNPB melaporkan peningkatan jumlah korban meninggal dunia di Aceh menjadi 47 orang. Sementara itu, 51 warga masih dinyatakan hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka. Tim gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri terus melakukan pencarian di wilayah yang terdampak parah akibat banjir bandang dan longsor.

Petugas menghadapi kendala kondisi medan yang sulit, curah hujan tinggi, serta akses menuju lokasi yang masih terisolasi.

BNPB menegaskan bahwa upaya penanganan darurat mencakup evakuasi korban, pendirian pos pengungsian, distribusi kebutuhan dasar, serta percepatan pembukaan akses menuju daerah terdampak.

Suharyanto mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

Trending di RAGAM