Menu

Mode Gelap
5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

PERISTIWA

Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah

badge-check


 Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data pada Minggu (30/11), mencatat ratusan korban meninggal di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Selain korban tewas, puluhan hingga ratusan warga juga masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa situasi di tiga provinsi tersebut masih dalam penanganan intensif. Ia menegaskan bahwa data korban dapat terus berubah seiring proses evakuasi, pencarian, dan identifikasi di lapangan.

BNPB melaporkan peningkatan jumlah korban meninggal dunia di Aceh menjadi 47 orang. Sementara itu, 51 warga masih dinyatakan hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka. Tim gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri terus melakukan pencarian di wilayah yang terdampak parah akibat banjir bandang dan longsor.

Petugas menghadapi kendala kondisi medan yang sulit, curah hujan tinggi, serta akses menuju lokasi yang masih terisolasi.

BNPB menegaskan bahwa upaya penanganan darurat mencakup evakuasi korban, pendirian pos pengungsian, distribusi kebutuhan dasar, serta percepatan pembukaan akses menuju daerah terdampak.

Suharyanto mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut

13 Juli 2026 - 11:34 WIB

40 Tahun Berpisah, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Angkatan 1986 Perkuat Silaturahmi dan Gagas Aksi Sosial

12 Juli 2026 - 21:57 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di RAGAM