Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

PERISTIWA

Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah

badge-check


 Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data pada Minggu (30/11), mencatat ratusan korban meninggal di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Selain korban tewas, puluhan hingga ratusan warga juga masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa situasi di tiga provinsi tersebut masih dalam penanganan intensif. Ia menegaskan bahwa data korban dapat terus berubah seiring proses evakuasi, pencarian, dan identifikasi di lapangan.

BNPB melaporkan peningkatan jumlah korban meninggal dunia di Aceh menjadi 47 orang. Sementara itu, 51 warga masih dinyatakan hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka. Tim gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri terus melakukan pencarian di wilayah yang terdampak parah akibat banjir bandang dan longsor.

Petugas menghadapi kendala kondisi medan yang sulit, curah hujan tinggi, serta akses menuju lokasi yang masih terisolasi.

BNPB menegaskan bahwa upaya penanganan darurat mencakup evakuasi korban, pendirian pos pengungsian, distribusi kebutuhan dasar, serta percepatan pembukaan akses menuju daerah terdampak.

Suharyanto mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur

10 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di RAGAM