Menu ✖

Mode Gelap
INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat AHY Menanggapi Penghentian Pembangunan Pusat Data AI oleh Gubernur Jabar KDM Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

PERISTIWA

Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah

badge-check


 Ratusan Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, BNPB: Data Terus Bertambah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data pada Minggu (30/11), mencatat ratusan korban meninggal di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Selain korban tewas, puluhan hingga ratusan warga juga masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa situasi di tiga provinsi tersebut masih dalam penanganan intensif. Ia menegaskan bahwa data korban dapat terus berubah seiring proses evakuasi, pencarian, dan identifikasi di lapangan.

BNPB melaporkan peningkatan jumlah korban meninggal dunia di Aceh menjadi 47 orang. Sementara itu, 51 warga masih dinyatakan hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka. Tim gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, dan Polri terus melakukan pencarian di wilayah yang terdampak parah akibat banjir bandang dan longsor.

Petugas menghadapi kendala kondisi medan yang sulit, curah hujan tinggi, serta akses menuju lokasi yang masih terisolasi.

BNPB menegaskan bahwa upaya penanganan darurat mencakup evakuasi korban, pendirian pos pengungsian, distribusi kebutuhan dasar, serta percepatan pembukaan akses menuju daerah terdampak.

Suharyanto mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Trending di RAGAM