Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

PERON

Rencana Hadirkan Trem Bogor Menguat Lagi, Andalkan Produk Dalam Negeri

badge-check


 Angkutan Trem Perbesar

Angkutan Trem

Wartatrans.com, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor kembali menghidupkan rencana pengoperasian trem perkotaan untuk mobilitas masyarakat.

Moda transportasi yang satu ini, telah diwacanakan sejak lebih dari satu dekade lalu.

Kali ini, rencana tersebut diklaim semakin matang dengan produksi sarana yang tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 70 persen.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut, tingginya kandungan lokal pada proyek trem menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah yang ingin mengaitkan pembangunan transportasi publik dengan penguatan industri nasional.

“Sarana trem yang direncanakan, akan diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA), badan usaha milik negara di sektor perkeretaapian,” ujar Didie, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, trem dipilih bukan semata karena pertimbangan teknis transportasi, tetapi juga karena dinilai paling realistis diterapkan di kota dengan keterbatasan ruang dan anggaran seperti Bogor.

Dibandingkan moda berbasis rel lain, trem dianggap lebih efisien dari sisi biaya pembangunan maupun operasional.

“Dari berbagai alternatif transportasi rel, trem adalah yang paling memungkinkan untuk kota,” katanya.

Rencana pengembangan trem di Bogor sejatinya telah muncul sejak 2014, sebagai bagian dari penataan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Namun, realisasinya kerap tertunda oleh berbagai kendala, mulai dari pendanaan hingga sinkronisasi perencanaan tata kota.

Rute yang dirancang akan melintasi kawasan-kawasan strategis, seperti Alun-alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Jalan Ir. H. Juanda, Sempur, Pajajaran, Tugu Kujang, Otista, Bogor Trade Mall, dan SMAN 1 Bogor, sebelum kembali ke titik awal.

“Jalur tersebut melewati pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan ruang publik warga,” kata Didie.

Pemerintah Kota Bogor berharap kehadiran trem dapat menjadi tulang punggung transportasi umum perkotaan, sekaligus menekan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi penyumbang utama kemacetan dan emisi di kota hujan itu.

Meski demikian, tantangan implementasi masih membayangi. Selain kebutuhan pembiayaan jangka panjang, integrasi trem dengan moda transportasi lain serta penerimaan publik akan menjadi faktor penentu keberhasilan proyek tersebut.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

Trending di PERON