Menu ✖

Mode Gelap
Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

Uncategorized

Sedikitnya 4000 Rumah di Kendal Terendam Banjir, Satu Warga Meninggal

badge-check


 Sedikitnya 4000 Rumah di Kendal Terendam Banjir, Satu Warga Meninggal Perbesar

Wartatrans.com, KENDAL — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kendal sepanjang hari Kamis (15/1/2026) menyebabkan banjir besar. Wilayah terparah berada di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong.

Ribuan rumah terendam air setinggi 10 sentimeter hingga lebih dari satu meter dan seorang warga desa Kebondalem Kecamatan Brangsong meninggal dunia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal mencatat banjir menimpa 1 Kecamatan dan 23 Kelurahan. Sebanyak 4.098 kepala keluarga atau sekira 9.196 jiwa terdampak, dengan sedikitnya 4.000 rumah terendam air. Banyak warga terpaksa mengungsi dengan bantuan BPBD dan Polres Kendal.

Kasi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan kondisi banjir di sejumlah titik mulai surut pada Jumat sore.

“Sebagian besar wilayah debit airnya sudah menurun, tapi potensi hujan susulan masih ada. Menghadapinya, kami himbau warga agar meningkatkan kewaspadaan.” kata Iwan.

Salah satu komplek perumahan di Kendal yang banjir.

Sementara itu pada Jumat (16/1/2026), Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau tiga desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir, yaitu Desa Karangmulyo, Desa Kumpulrejo, Desa Kebonadem, serta Kelurahan Kebondalem.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan efektivitas penanganan bencana termasuk penyaluran bantuan. Tentang infrastruktur yang rusak seperti portal air yang jebol, Bupati meminta pemerintah desa setempat untuk segera membangun kembali.

Anggarannya menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT). “Nominalnya silakan dari desa mengajukan. Yang ini tidak terlalu berat karena hanya palang pintu,” katanya.

Selain perbaikan portal air, Bupati menyampaikan rencana peninggian jembatan desa dengan tujuan air tidak meluap saat hujan deras. “Untuk pekerjaan yang ini sudah masuk dalam Rencana Kerja 2026, jadi tidak harus menunggu APBD Perubahan,” tegasnya.*** (Slamet Widodo)

Salah satu wilayah di Kendal yang banjir dilihat dari ketinggian.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Trending di PERON