Menu

Mode Gelap
Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus

Uncategorized

Sedikitnya 4000 Rumah di Kendal Terendam Banjir, Satu Warga Meninggal

badge-check


 Sedikitnya 4000 Rumah di Kendal Terendam Banjir, Satu Warga Meninggal Perbesar

Wartatrans.com, KENDAL — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kendal sepanjang hari Kamis (15/1/2026) menyebabkan banjir besar. Wilayah terparah berada di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong.

Ribuan rumah terendam air setinggi 10 sentimeter hingga lebih dari satu meter dan seorang warga desa Kebondalem Kecamatan Brangsong meninggal dunia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal mencatat banjir menimpa 1 Kecamatan dan 23 Kelurahan. Sebanyak 4.098 kepala keluarga atau sekira 9.196 jiwa terdampak, dengan sedikitnya 4.000 rumah terendam air. Banyak warga terpaksa mengungsi dengan bantuan BPBD dan Polres Kendal.

Kasi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan kondisi banjir di sejumlah titik mulai surut pada Jumat sore.

“Sebagian besar wilayah debit airnya sudah menurun, tapi potensi hujan susulan masih ada. Menghadapinya, kami himbau warga agar meningkatkan kewaspadaan.” kata Iwan.

Salah satu komplek perumahan di Kendal yang banjir.

Sementara itu pada Jumat (16/1/2026), Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau tiga desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir, yaitu Desa Karangmulyo, Desa Kumpulrejo, Desa Kebonadem, serta Kelurahan Kebondalem.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan efektivitas penanganan bencana termasuk penyaluran bantuan. Tentang infrastruktur yang rusak seperti portal air yang jebol, Bupati meminta pemerintah desa setempat untuk segera membangun kembali.

Anggarannya menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT). “Nominalnya silakan dari desa mengajukan. Yang ini tidak terlalu berat karena hanya palang pintu,” katanya.

Selain perbaikan portal air, Bupati menyampaikan rencana peninggian jembatan desa dengan tujuan air tidak meluap saat hujan deras. “Untuk pekerjaan yang ini sudah masuk dalam Rencana Kerja 2026, jadi tidak harus menunggu APBD Perubahan,” tegasnya.*** (Slamet Widodo)

Salah satu wilayah di Kendal yang banjir dilihat dari ketinggian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah

3 April 2026 - 13:33 WIB

Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas

3 April 2026 - 05:36 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Trending di ANJUNGAN