Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Group mencatat sebanyak 3.743.082 pelanggan menggunakan layanan terintegrasi darat–udara sepanjang Triwulan I 2026. Layanan tersebut mencakup kereta bandara yang dikelola KAI Bandara, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta, LRT Sumatera Selatan, KA BIAS, dan KA Minangkabau Ekspres.
Angka ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang saling terhubung, khususnya dalam mendukung perjalanan dari dan menuju bandara dengan waktu tempuh yang lebih pasti dan nyaman.

Dari total tersebut, layanan kereta bandara yang dikelola KAI Bandara melayani 1.755.275 pelanggan, meningkat 8,48% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.618.119 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa kebutuhan akan perjalanan yang terhubung semakin dirasakan masyarakat.
“Perjalanan pelanggan hari ini semakin terhubung. Kereta api membantu memudahkan perpindahan dari kota ke bandara hingga ke tujuan berikutnya. Kami ingin perjalanan terasa lebih tenang, waktunya jelas, dan bisa diandalkan,” ujar Anne, Senin (13/4/2026).
Anne menambahkan, kepastian waktu tempuh menjadi salah satu alasan utama masyarakat memilih kereta api untuk menuju bandara.
Dijelaskan Anne, di Yogyakarta, layanan kereta menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) terus menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat. Tercatat, layanan YIA PSO melayani 469.615 pelanggan, sementara YIA Xpress melayani 227.652 pelanggan.
Di Sumatera Utara, KA Srilelawangsa tetap menjadi penghubung utama antara Medan dan Bandara Kualanamu serta wilayah sekitarnya. Sebanyak 406.936 pelanggan menggunakan relasi Medan–Bandara Kualanamu, sedangkan 651.071 pelanggan melanjutkan perjalanan hingga Binjai dan Kualabingai.
Sementara itu, di Jakarta, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani 640.510 pelanggan, meningkat dari 517.166 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh sekitar 23,85%. Kehadiran layanan ini memberikan alternatif perjalanan yang lebih pasti di tengah kondisi lalu lintas jalan raya.
Di Palembang, LRT Sumatera Selatan melayani 1.084.242 pelanggan. Layanan ini menghubungkan bandara dengan pusat kota hingga kawasan Jakabaring dalam satu jalur yang terintegrasi.
Adapun di Jawa Tengah, KA BIAS (Bandara Adi Soemarmo) melayani 208.583 pelanggan, meningkat dari 159.092 pelanggan pada Triwulan I 2025 atau tumbuh sekitar 31,11%.
Dilanjutkan Anne, di Sumatera Barat, KA Minangkabau Ekspres melayani 54.472 pelanggan pada Triwulan I 2026. Layanan ini menjadi penghubung penting dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Kota Padang hingga Pulau Aie, termasuk dalam mendukung mobilitas saat terjadi bencana seperti banjir dan longsor.(fahmi)































