Menu

Mode Gelap
Catatan LK Ara, Saat Menerima Anugrah Adiluhung HPI 2026 Penyair Gayo LK Ara Raih Anugerah Kepenyairan Adiluhung 2026 Kontribusi Pajak KAI Group Tembus Rp6,98 Triliun pada 2025, Naik 66 Persen Pengguna Tarif Reduksi Disabilitas KAI Melonjak 200 Persen pada Semester I 2026 KKP Percepat Rehabilitasi Tambak di Aceh, Targetkan 15.000 Hektare Kembali Beroperasi Tahun Ini KAI Sediakan 124 Water Station Gratis di 58 Stasiun, Dukung Kebutuhan Penumpang dan Kurangi Sampah Plastik

PERON

KAI Services Buka Peluang UMKM Jual Produk di Kereta Api, Ini Syaratnya

badge-check


 KAI Services Buka Peluang UMKM Jual Produk di Kereta Api, Ini Syaratnya Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services sebagai Central of Services PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka peluang kerja sama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk makanan dan minuman di kereta api melalui layanan Kereta Makan dan Loko Cafe.

Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, mengatakan pihaknya terbuka terhadap kolaborasi dengan UMKM yang ingin menjangkau pasar lebih luas melalui moda transportasi kereta api, selama memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

“Syarat produk UMKM yang dapat bekerja sama dengan KAI Services di antaranya harus sudah memenuhi sertifikasi seperti halal, BPOM, dan sertifikasi lain yang berkaitan dengan produk tersebut. Setelah semua syarat terpenuhi, kemudian sampel produk dapat dikirimkan ke KAI Services untuk kami review,” ujar Krisna.

Ia menambahkan, produk UMKM yang dinilai mampu melengkapi produk yang sudah ada berpeluang untuk masuk dan dipasarkan di layanan KAI Services.

“Kami terbuka apabila produk tersebut dapat melengkapi pilihan yang sudah ada, sehingga bisa memberikan variasi bagi pelanggan,” tambahnya.

Krisna juga mengungkapkan bahwa KAI Services telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam memasarkan produk UMKM binaan. Dari hasil kurasi, terdapat enam produk UMKM yang saat ini telah dipasarkan di Kereta Makan dan Loko Cafe.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyebutkan dari enam produk tersebut, empat di antaranya dipasarkan di atas kereta, sementara dua lainnya dijual di Loko Cafe.

“Empat produk yang dipasarkan di atas kereta di antaranya pempek kering dan keripik, sedangkan dua produk di Loko Cafe berupa tahu walik dan satu produk minuman,” ungkap Nyoman.

Melalui kolaborasi ini, KAI Services berharap dapat terus mendukung pengembangan UMKM sekaligus menghadirkan beragam pilihan kuliner bagi pelanggan kereta api.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kontribusi Pajak KAI Group Tembus Rp6,98 Triliun pada 2025, Naik 66 Persen

26 Juli 2026 - 18:17 WIB

Pengguna Tarif Reduksi Disabilitas KAI Melonjak 200 Persen pada Semester I 2026

26 Juli 2026 - 16:41 WIB

KAI Sediakan 124 Water Station Gratis di 58 Stasiun, Dukung Kebutuhan Penumpang dan Kurangi Sampah Plastik

26 Juli 2026 - 15:36 WIB

KAI Tingkatkan Efisiensi Energi, Konsumsi Turun 15,39 Persen di Tengah Lonjakan Pelanggan

26 Juli 2026 - 11:54 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang, Ingatkan Pengendara Jangan Terobos Rel

25 Juli 2026 - 22:31 WIB

LRT Jabodebek Sulap Stasiun Jadi Ruang Publik, Gelar Konser Musik Gratis di Stasiun Cawang

25 Juli 2026 - 22:04 WIB

KAI Catat 609 Ribu Pelanggan Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 20:50 WIB

KAI Sambut Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi, Perkuat Integrasi TOD dan Mobilitas 12,8 Juta Pelanggan

25 Juli 2026 - 15:17 WIB

Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Ekstensi Senilai Rp80 Miliar, TOD Ditargetkan Rampung 18 Bulan

25 Juli 2026 - 08:50 WIB

Hari Anak Nasional 2026, KAI Daop 1 Hadirkan Lomba Kreatif dan Edukasi Sains di Stasiun Gambir

25 Juli 2026 - 08:39 WIB

Trending di PERON