Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

PERON

Elektrifikasi Lintas Rangkasbitung-Merak Perkuat Layanan KRL dan Kapasitas Angkut

badge-check


 Elektrifikasi Lintas Rangkasbitung-Merak Perkuat Layanan KRL dan Kapasitas Angkut Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Upaya elektrifikasi lintas Tanah Abang–Rangkasbitung menjadi salah satu faktor kunci di balik peningkatan layanan dan kapasitas angkut KRL dalam beberapa tahun terakhir.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, hingga kini elektrifikasi di lintas tersebut telah mencapai 72,769 kilometer track dengan jalur ganda. Pengembangan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, elektrifikasi tidak hanya meningkatkan keandalan operasional, tetapi juga memungkinkan peningkatan kapasitas layanan.

“Dengan elektrifikasi, operasional KRL menjadi lebih efisien dan andal. Selain itu, panjang rangkaian dapat ditingkatkan hingga 12 kereta, sehingga daya angkut penumpang menjadi lebih besar,” ujar Anne.

Sebelum pengembangan tersebut, rangkaian KRL umumnya terdiri dari 8 hingga 10 kereta. Kini, dengan formasi 12 kereta (SF 12), kepadatan penumpang dapat lebih terdistribusi dan kenyamanan perjalanan meningkat.

Selain itu, sistem elektrifikasi juga mendukung pengaturan headway atau jarak antar perjalanan yang lebih rapat. Hal ini berdampak pada meningkatnya frekuensi perjalanan serta berkurangnya waktu tunggu penumpang di stasiun.

Pengembangan elektrifikasi juga diikuti dengan peningkatan prasarana pendukung lainnya, seperti sistem persinyalan dan jalur ganda, yang secara keseluruhan memperkuat kinerja operasional di lintas tersebut.

KAI menilai, elektrifikasi menjadi fondasi penting dalam pengembangan transportasi berbasis rel yang modern, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di kawasan penyangga Jakarta yang terus berkembang.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON