Menu

Mode Gelap
KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional KRL 12 Kereta Swadaya Warga Pulihkan Jembatan Enang Enang, Akses Jalan Nasional Kembali Terbuka Patroli Malam Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Cegah Kamtibmas Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan Program Vokasi Juru Las Antar PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026 Dirut Pelindo: Nilai Pancasila Menjadi Fondasi Pelayanan dan Konektivitas Nasional

TEKNOLOGI

Siklon Tropis Muncul Lagi, BMKG: Ini Pola Tahunan yang Akan Terus Terjadi!

badge-check


 Siklon Tropis Muncul Lagi, BMKG: Ini Pola Tahunan yang Akan Terus Terjadi! Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Fenomena munculnya bibit siklon dan siklon tropis secara berulang dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat: apakah kondisi ini akan menjadi rutinitas baru di Indonesia?

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa terbentuknya siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia sebenarnya merupakan kejadian yang memiliki pola periodik setiap tahunnya.

“Siklon tropis itu terjadi di wilayah Indonesia memiliki periodisasi. Jadi periodisasi belahan bumi utara itu terjadi di bulan Juni hingga Desember. Kemudian di periodisasi selatan, atau di belahan bumi selatan itu terjadi di Desember sampai dengan April, di mana terdapat satu bulan overlapping yaitu di bulan Desember,” jelas Guswanto dalam konferensi pers daring pada Jumat (12/12/2025).

Ia menambahkan, periode tumpang tindih tersebut memungkinkan kemunculan siklon tropis di utara dan selatan terjadi secara bersamaan, seperti yang dialami Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. “Seperti saat beberapa minggu yang lalu, itu terjadi di utara ada siklon tropis di selatan juga terjadi. Sehingga itu akan sering terjadi,” ujarnya.

Guswanto menyebut, terbentuknya siklon tropis berkaitan erat dengan kondisi laut yang hangat akibat gangguan atmosfer. “Penyebabnya apa? Penyebabnya ini terbentuk dari gangguan atmosfer di atas laut yang hangat. Artinya, kalau kita kaitkan dengan gerak semu matahari, saat ini gerak semu matahari akan sampai 22 Desember itu berada di sebelah selatan, titik terjauh,” terangnya.

Ketika matahari mencapai titik tersebut, wilayah selatan Indonesia mengalami peningkatan pemanasan. “Dan nanti dia akan bergerak kembali menuju ekuator. Nah di saat itu akan terjadi banyak pemanasan, sehingga suhu permukaan air laut itu bisa menjadi 26,5 derajat atau lebih tinggi,” lanjutnya.

Suhu laut yang hangat ini kemudian menyediakan energi panas dan kelembapan yang menjadi bahan bakar terbentuknya cuaca ekstrem. “Ini menyediakan energi panas dan kelembaban untuk pertumbuhan awan konvektif yang dapat menyebabkan terjadinya bibit siklon ataupun siklon tropis,” pungkas Guswanto. (****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Vokasi Juru Las Antar PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026

2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Arus Ekspor Dongkrak Kinerja IPCC, Tumbuh Solid 16,01 Persen di Awal Kuartal II

29 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pelindo Gelar Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Sambut 560 Peserta Kunjungan Edukasi Maritim KKRI Gelombang V 2026

26 Mei 2026 - 20:04 WIB

Verifikasi Lapangan Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut Oleh Distrik Navigasi

26 Mei 2026 - 09:00 WIB

KPLP Tanjung Priok Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Dukung Wisata Bahari di Pesawaran

25 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Warnet Gang Sempit ke Perusahaan Telekomunikasi, Perjalanan Kristoforus Hakim Membangun LJN dari Nol

24 Mei 2026 - 17:31 WIB

Direktur Utama PT LJN Kristoforus Hakim (kiri) bersama keluarga dan Direksi saat memotong kue ulang tahun perayaan selebrasi LJN ke 13 tahun di Luxus Grand Ballroom, Kemayoran, Jakarta saat pada Sabtu (23/5/2026).

Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

22 Mei 2026 - 15:24 WIB

Operasikan 316 Bus Listrik, DAMRI Bagikan Pengalaman Elektrifikasi di Busworld Southeast Asia 2026

22 Mei 2026 - 12:50 WIB

Peningkatan Kompetensi Gardener, Langkah Awal Pengayaan Diversitas Tumbuhan di PT Terminal Teluk Lamong

21 Mei 2026 - 19:18 WIB

Trending di ANJUNGAN