Menu

Mode Gelap
SCTV Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bakat untuk Lahirkan Ikon Musik Baru Tanah Air Gangguan Jalur KA di Daop 5 Purwokerto Jawa Tengah Berdampak pada Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Sampaikan Maaf KAI Daop 1 Jakarta Layani 340 Ribu Pelanggan Musim Libur Panjang Paskah, Kedatangan Mendominasi KAI Percepat Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu, Rekayasa Pola Operasi dan Angkutan Lanjutan Bus Disiapkan Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap jadi Hunian Vertikal TOD Masyarakat Berpenghasilan Rendah Cuaca Ekstrem, Ada Pengalihan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta

PERON

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap jadi Hunian Vertikal TOD Masyarakat Berpenghasilan Rendah

badge-check


 Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap jadi Hunian Vertikal TOD Masyarakat Berpenghasilan Rendah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau lahan KAI di dekat Balai Yasa Jembatan Kiaracondong, Bandung, Senin (6/4/2026).

Peninjauan ini merupakan langkah awal untuk memetakan sejumlah aset KAI di Bandung yang direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi (Transit Oriented Development/TOD) khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun perencanaan melalui tim gabungan yang melibatkan Kementerian PKP, KAI, Danantara, dan Pemerintah Kota Bandung. Tim ini bertugas mengkaji aspek teknis dan tata ruang sebelum langkah pembangunan dimulai.

“Kami bekerja untuk kepentingan rakyat. Melalui perencanaan yang matang, lahan-lahan ini nantinya akan disiapkan untuk hunian MBR agar mereka memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau. Pada 25 April nanti, tim akan memaparkan konsep dasarnya, termasuk bagaimana fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah akan diintegrasikan dalam kawasan tersebut,” ujar Maruarar Sirait.

Ia juga menyebutkan adanya dukungan awal dari sektor swasta. “Sudah ada komitmen awal untuk pembangunan seribu unit rumah melalui skema tanggung jawab sosial. Lokasi penempatannya akan dikaji bersama KAI agar selaras dengan pengembangan aset mereka,” tambahnya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan di sekitar stasiun diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. Dengan konsep TOD, penghuni nantinya akan memiliki akses langsung ke moda transportasi kereta api yang murah dan cepat.

“Sejumlah lahan KAI di Bandung ini memang diproyeksikan akan dikembangkan menjadi hunian vertikal. Fokus utama kami adalah memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Jika warga tinggal di area TOD seperti Kiaracondong, mereka akan jauh lebih efisien dalam pengeluaran transportasi karena akses kereta api berada tepat di lingkungan tempat tinggal,” jelas Bobby.

Bobby menambahkan, dalam rencana pengembangannya, kawasan ini juga akan mengakomodasi ruang publik dan area bisnis mikro untuk mendukung ekonomi warga. Langkah inventarisasi ini merupakan bagian dari optimalisasi aset negara yang tetap mengedepankan keselamatan operasional kereta api sekaligus upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Peninjauan di sekitar Balai Yasa Jembatan Kiaracondong ini menjadi dasar dalam penyusunan langkah penataan kawasan yang lebih terarah, tertib, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gangguan Jalur KA di Daop 5 Purwokerto Jawa Tengah Berdampak pada Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Sampaikan Maaf

6 April 2026 - 17:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Layani 340 Ribu Pelanggan Musim Libur Panjang Paskah, Kedatangan Mendominasi

6 April 2026 - 17:29 WIB

KAI Percepat Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu, Rekayasa Pola Operasi dan Angkutan Lanjutan Bus Disiapkan

6 April 2026 - 16:52 WIB

KAI Daop 7 Madiun Kembalikan Barang Tertinggal Senilai Rp83 Juta Selama Angkutan Lebaran 2026

6 April 2026 - 09:40 WIB

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Pengawasan Keselamatan Pasca Angkutan Lebaran 2026

6 April 2026 - 09:23 WIB

Dirut KAI Dampingi Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel, Percepatan Inventarisasi dan Penataan Dijalankan

5 April 2026 - 20:58 WIB

Lebih 32 Juta Pelanggan, Rekor Tertinggi KAI Group dalam 5 Tahun Terakhir

5 April 2026 - 20:26 WIB

Puncak Arus Balik Paskah, Lebih 44 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta

5 April 2026 - 17:44 WIB

Whoosh Sempat Berhenti di Kopo Gegera ada Seng, KCIC Pastikan Perjalanan Tetap Aman

5 April 2026 - 17:37 WIB

Angkutan Lebaran 2026 KAI Cetak Rekor Tertinggi, Okupansi Harian Tembus Lebih 140%

4 April 2026 - 18:23 WIB

Trending di PERON