Menu

Mode Gelap
Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Pelayanan & Pengamanan Penumpang Kapal Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke KAI Daop 7 Madiun Ganti Rangkaian Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel New Generation mulai 15 April KAI Layani 4,65 Juta Pelanggan PSO pada Triwulan I 2026, Naik 13,91 Persen Liburan Hemat dari Jakarta ke Purwakarta Mulai Rp8.000, Perjalanan Singkat dengan KRL dan KA Lokal ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka, Tetap Jaga Kelancaran Layanan Operasional

RAGAM

Tani Merdeka dan PT Bio Rimba Energi Optimalkan 60 Hektare Sawah Pascabencana di Aceh Tengah

badge-check


 Tani Merdeka dan PT Bio Rimba Energi Optimalkan 60 Hektare Sawah Pascabencana di Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kabupaten Aceh Tengah bersama PT Bio Rimba Energi menginisiasi demplot optimalisasi lahan persawahan seluas 60 hektare di Kampung Mude Nosar, Kecamatan Bintang. Program ini disiapkan sebagai penopang ketahanan pangan warga yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana hidrometeorologi.

Ketua DPD TMI Aceh Tengah, Eka Saputra, ST, mengatakan optimalisasi sawah menjadi langkah mendesak setelah kebun dan tanaman hortikultura warga rusak diterjang banjir. “Sawah kini menjadi satu-satunya tumpuan hidup masyarakat Kampung Mude Nosar. Karena itu, dukungan pascabencana sangat menentukan keberhasilan pengolahan lahan,” kata Eka saat monitoring lahan pertengahan Januari 2026 lalu.

Dalam rangka mendukung program tersebut, DPD TMI Aceh Tengah menerima bantuan pupuk organik cair yang diserahkan bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh dan DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatra Utara. Bantuan ini merupakan dukungan PT Bio Rimba Energi untuk menunjang pemulihan lahan persawahan terdampak banjir.

 

Monitoring lahan turut didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, S.IP., M.Si, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina TMI Aceh Tengah. Kehadiran pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan program berjalan berkelanjutan.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyebut bantuan pupuk cair organik diharapkan mampu mempercepat pemulihan kesuburan tanah. “Ini bagian dari upaya menjaga produksi pangan masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Melalui Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah, para petani juga menitipkan harapan kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian agar segera turun tangan. Mereka berharap bantuan lanjutan dapat direalisasikan secepatnya, sehingga hasil persawahan mampu menopang ketahanan pangan keluarga setelah masa tanggap darurat berakhir.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Begini Skema Kebijakan Penerapan WFH bagi ASN Kemenhub

10 April 2026 - 08:52 WIB

Scoot Perluas Jangkauan di Indonesia, Buka Rute Baru ke Belitung dan Pontianak

10 April 2026 - 06:50 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

Trending di JALUR