Menu ✖

Mode Gelap
Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi Tolitoli Pastikan 21 Cabor Bertanding di Porprov X Sulteng Morowali 2026 Rimbun Air Bidik Rute Jakarta-Tasikmalaya KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026, Cek Jadwal Baru GAPEKA Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

RAGAM

Tani Merdeka dan PT Bio Rimba Energi Optimalkan 60 Hektare Sawah Pascabencana di Aceh Tengah

badge-check


 Tani Merdeka dan PT Bio Rimba Energi Optimalkan 60 Hektare Sawah Pascabencana di Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kabupaten Aceh Tengah bersama PT Bio Rimba Energi menginisiasi demplot optimalisasi lahan persawahan seluas 60 hektare di Kampung Mude Nosar, Kecamatan Bintang. Program ini disiapkan sebagai penopang ketahanan pangan warga yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana hidrometeorologi.

Ketua DPD TMI Aceh Tengah, Eka Saputra, ST, mengatakan optimalisasi sawah menjadi langkah mendesak setelah kebun dan tanaman hortikultura warga rusak diterjang banjir. “Sawah kini menjadi satu-satunya tumpuan hidup masyarakat Kampung Mude Nosar. Karena itu, dukungan pascabencana sangat menentukan keberhasilan pengolahan lahan,” kata Eka saat monitoring lahan pertengahan Januari 2026 lalu.

Dalam rangka mendukung program tersebut, DPD TMI Aceh Tengah menerima bantuan pupuk organik cair yang diserahkan bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh dan DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatra Utara. Bantuan ini merupakan dukungan PT Bio Rimba Energi untuk menunjang pemulihan lahan persawahan terdampak banjir.

 

Monitoring lahan turut didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, S.IP., M.Si, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina TMI Aceh Tengah. Kehadiran pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan program berjalan berkelanjutan.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyebut bantuan pupuk cair organik diharapkan mampu mempercepat pemulihan kesuburan tanah. “Ini bagian dari upaya menjaga produksi pangan masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Melalui Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah, para petani juga menitipkan harapan kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian agar segera turun tangan. Mereka berharap bantuan lanjutan dapat direalisasikan secepatnya, sehingga hasil persawahan mampu menopang ketahanan pangan keluarga setelah masa tanggap darurat berakhir.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026

31 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad 

31 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job

31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

PSM Peduli Gandeng PMI Jakarta Utara, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebermanfaatan BUMN Berkelanjutan

30 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dorong Green Port, Terminal Teluk Lamong Datangkan Alat Bongkar Muat Bertenaga Listrik

30 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pelindo dan Pemkab Bangka Barat Bahas Pengelolaan Pelabuhan Mentok

30 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Trending di ANJUNGAN