Menu

Mode Gelap
471 Perwira Transportasi Poltekpel Barombong dan Poltekbang Makassar Dilantik adidas Kembali, 4 Klub Jadi Pijakan Baru di BRI Super League 2026/2027 Sastra Semesta #16 Rayakan 7 Tahun, Komunitas Seni Didorong Jadi Penggerak Pemajuan Kebudayaan BNN Kabupaten Gianyar Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-65 melalui Pameran UMKM, Expo dan Panggung Kreatif, 50 Anggota Pramuka di Tes Urin KAI Percepat Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Sudah Terealisasi Stasiun Karet dan BNI City Mulai Diintegrasikan, Layanan Penumpang KRL Dialihkan

RAGAM

Tani Merdeka dan PT Bio Rimba Energi Optimalkan 60 Hektare Sawah Pascabencana di Aceh Tengah

badge-check


 Tani Merdeka dan PT Bio Rimba Energi Optimalkan 60 Hektare Sawah Pascabencana di Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kabupaten Aceh Tengah bersama PT Bio Rimba Energi menginisiasi demplot optimalisasi lahan persawahan seluas 60 hektare di Kampung Mude Nosar, Kecamatan Bintang. Program ini disiapkan sebagai penopang ketahanan pangan warga yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana hidrometeorologi.

Ketua DPD TMI Aceh Tengah, Eka Saputra, ST, mengatakan optimalisasi sawah menjadi langkah mendesak setelah kebun dan tanaman hortikultura warga rusak diterjang banjir. “Sawah kini menjadi satu-satunya tumpuan hidup masyarakat Kampung Mude Nosar. Karena itu, dukungan pascabencana sangat menentukan keberhasilan pengolahan lahan,” kata Eka saat monitoring lahan pertengahan Januari 2026 lalu.

Dalam rangka mendukung program tersebut, DPD TMI Aceh Tengah menerima bantuan pupuk organik cair yang diserahkan bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh dan DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatra Utara. Bantuan ini merupakan dukungan PT Bio Rimba Energi untuk menunjang pemulihan lahan persawahan terdampak banjir.

 

Monitoring lahan turut didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, S.IP., M.Si, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina TMI Aceh Tengah. Kehadiran pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan program berjalan berkelanjutan.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyebut bantuan pupuk cair organik diharapkan mampu mempercepat pemulihan kesuburan tanah. “Ini bagian dari upaya menjaga produksi pangan masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Melalui Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah, para petani juga menitipkan harapan kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian agar segera turun tangan. Mereka berharap bantuan lanjutan dapat direalisasikan secepatnya, sehingga hasil persawahan mampu menopang ketahanan pangan keluarga setelah masa tanggap darurat berakhir.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BNN Kabupaten Gianyar Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-65 melalui Pameran UMKM, Expo dan Panggung Kreatif, 50 Anggota Pramuka di Tes Urin

29 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Agnez Mo Inspirasi Perdana di Indonesia Berkarya Besutan InJourney Airports

29 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga

29 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya

29 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Radio Rimba Raya Resmi Ditetapkan Sebagai Situs Cagar Budaya

28 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Dinsos Tolak Ajuan Keringanan Pasien Miskin Non BPJS di RS dr. Slamet Garut 

28 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Ketua DEN Minta Perbaikan Program MBG Lewat Digitalisasi

28 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Pemerintah Dorong Industri Baterai Nikel, MOLINAS Masuk Rantai Hilirisasi

28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

KIP Dorong Keterbukaan Informasi Tak Sekadar Predikat Informatif

28 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Trending di RAGAM