Menu ✖

Mode Gelap
KAMAKSI Mendorong Transformasi Perumda Pasar Jaya dan Penguatan Ketahanan Pangan Propinsi DKI Jakarta Gajah Tunggal Berencana Investasi Rp 10 Triliun Bangun Pabrik Ban EV Pelayanan Selama MotoGP Sukses, BIZAM Lombok: Operasional Aman dan Zero Accident Mercedes-Benz Trucks Resmikan Dealer di Mempawah, Perkuat Layanan Purnajual Kalbar WALHI Ungkap 372 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutla 2026, Sebanyak 52 Berafiliasi dengan Malaysia dan Singapura Sambut Lima Abad Jakarta, CGR Dorong  Penguatan Identitas Budaya Betawi 

SUMBER DAYA

471 Perwira Transportasi Poltekpel Barombong dan Poltekbang Makassar Dilantik

badge-check


 Perwira BPSDMP di Makassar Perbesar

Perwira BPSDMP di Makassar

Wartatrans.com, MAKASSAR – Di tengah tantangan keselamatan transportasi laut dan dinamika industri penerbangan, Kementerian Perhubungan memperkuat sumber daya manusia (SDM) transportasi dengan melantik 471 perwira transportasi di kampus Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/8/2026).

Para lulusan Poltekpel Barombong dan Poltekbang) Makassar tersebut disiapkan untuk memperkuat keselamatan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjawab kebutuhan industri transportasi.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Suharto menegaskan, pelantikan bukan sekadar akhir dari proses pendidikan, tetapi menjadi awal tanggung jawab para perwira dalam menerapkan kompetensi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Penguatan kompetensi SDM transportasi menjadi semakin penting karena keselamatan merupakan fondasi utama penyelenggaraan transportasi. Kompetensi harus menjadi kekuatan, integritas menjadi landasan, disiplin menjadi kebiasaan, dan keselamatan menjadi budaya,” tegasnya.

Kebutuhan terhadap SDM transportasi yang kompeten semakin penting melihat tantangan keselamatan di lapangan.

Berdasarkan data Basarnas, sepanjang Januari hingga 15 Agustus 2026, telah dilaksanakan 601 operasi SAR terkait kecelakaan kapal yang berdampak pada 3.607 orang.

Sementara itu, sektor penerbangan juga menghadapi dinamika industri. Data Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada 2025 turun 5,82% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penurunan juga tercatat pada periode Januari–Mei 2026 sebesar 1,63% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.” ungkap dia.

Suharto mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa SDM transportasi harus memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar kompetensi teknis.

“SDM transportasi harus mampu beradaptasi terhadap perubahan, memahami tantangan industri, serta menghadirkan inovasi dan solusi. Keberhasilan pendidikan transportasi pada akhirnya terlihat dari seberapa besar Saudara mampu meningkatkan keselamatan, meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan solusi terhadap persoalan transportasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam laporan pendidikan bersama, Direktur Poltekpel Barombong Capt. Sidrotul Muntaha dan Direktur Poltekbang Makassar Sukarwoto menyampaikan bahwa 471 perwira yang dilantik berasal dari berbagai program pendidikan dan peningkatan kompetensi.

Sebanyak 135 taruna merupakan lulusan Program Pembentukan Diploma III, terdiri atas Studi Nautika sebanyak 27 taruna, Permesinan Kapal 41 taruna, Manajemen Transportasi Laut 19 taruna, Studi Teknologi Bandar Udara 34 taruna, serta Studi Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara 14 taruna.

Selanjutnya, 179 taruna berasal dari Program Pembentukan Non-Diploma, yang terdiri atas DP III Nautika Pembentukan 33 taruna, DP III Teknika Pembentukan 39 taruna, DP IV Nautika Pembentukan 70 taruna, dan DP IV Teknika Pembentukan 37 taruna.

Selain itu, sebanyak 157 perwira siswa mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Pelaut pada jenjang Diklat Pelaut (DP) Tingkat II, III, IV, dan V untuk bidang Nautika dan Teknika.

“Para lulusan diharapkan mampu menerapkan kompetensi yang telah diperoleh selama pendidikan dengan menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” ujar Direktur Poltekpel Barombong.

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan transportasi dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Pelayaran dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

“Melalui penguatan pendidikan dan peningkatan kompetensi tersebut, BPSDMP terus mendorong terwujudnya SDM transportasi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan guna mendukung transportasi Indonesia yang selamat, aman, nyaman, andal, dan berkelanjutan,” tutup Suharto. (omy)

 

Baca Lainnya

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

13 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Trending di ANJUNGAN