Menu ✖

Mode Gelap
Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran Kabut Asap Kepung Papua Barat, 193 Titik Panas Terdeteksi, Ratusan Warga Terserang ISPA Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

PERISTIWA

Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan

badge-check


 Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia. Melalui rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026), Prabowo memerintahkan pengerahan sumber daya nasional untuk mempercepat pemadaman sekaligus memperkuat pencegahan kebakaran.

Enam provinsi menjadi perhatian utama pemerintah, yakni Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, dan Riau.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 60.177 personel gabungan dikerahkan menangani kebakaran. Luas lahan yang masih dalam penanganan mencapai 639,23 hektare, termasuk 513,89 hektare di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Kebakaran di Tanjung Puting mendapat perhatian khusus Presiden mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu habitat penting orangutan dan memiliki nilai ekologis yang strategis.

Dalam rapat tersebut, Prabowo menunjukkan respons cepat ketika Pangdam XXII/Tambun Bungai melaporkan kebutuhan 50 unit pompa air. Presiden justru memerintahkan pengiriman 200 unit pompa untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Prabowo juga menyetujui alokasi Rp2 miliar untuk pembangunan 200 titik pengeboran sumber air, dengan melibatkan masyarakat setempat.

Tidak berhenti pada penanganan darurat, Presiden turut menyoroti lemahnya pengawasan kawasan hutan. Ia meminta kebutuhan 70.000 polisi hutan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dukungan pendidikan serta pelatihan dari Polri.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem perlindungan hutan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, dampak kebakaran mulai meluas. Kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia, tetapi juga memengaruhi kualitas udara hingga Malaysia dan Singapura.

Laporan yang mengutip data Kementerian Kesehatan menyebutkan sebanyak 277.075 kasus gangguan pernapasan terkait kabut asap tercatat di tujuh provinsi hingga 12 Oktober 2026.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kebakaran hutan bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan telah berkembang menjadi ancaman kesehatan masyarakat, ekonomi, dan hubungan antarnegara.

Prabowo menegaskan pentingnya penanganan menyeluruh, mulai dari pemadaman, penyediaan infrastruktur air, penguatan personel, hingga pencegahan kebakaran berbasis masyarakat desa.

Rapat terbatas tersebut menjadi ujian bagi pemerintah untuk membuktikan bahwa penanganan kebakaran hutan tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi juga menyentuh akar persoalan, termasuk pengawasan lahan, penegakan hukum, dan perlindungan kawasan konservasi.

Sebab, keberhasilan pemerintah bukan hanya diukur dari seberapa cepat api dipadamkan, melainkan juga dari kemampuannya memastikan hutan Indonesia tidak terus terbakar setiap musim kemarau.*** (Daus)

Baca Lainnya

Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran

14 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Kabut Asap Kepung Papua Barat, 193 Titik Panas Terdeteksi, Ratusan Warga Terserang ISPA

14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara

13 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster

13 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, 230 Hektare Sawah Terdampak dan Hampir 100 Ribu Jiwa Dilanda Krisis Air

13 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Disorot, Teken 9 Siteplan Summarecon di Atas Tanah Warisan yang Masih Bersengketa

13 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Waduk Jatiluhur Menyusut, Dasar Waduk Jadi Kebun Warga, Ancaman Krisis Air Mengintai Jakarta

13 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Trending di RAGAM