Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster KAI Raih Dua Penghargaan CX100 2026, Peringkat ke-7 BUMN Terbaik dalam Pengalaman Pelanggan Diprotes Para Seniman, Seno Gumira Ajidarma Jelaskan Alasan Akademi Jakarta Tetapkan 25 Anggota DKJ, Bukan 30 Dialog FKSTIM, Akademi Jakarta dan Biro Hukum Buntu, Polemik Pemilihan Anggota DKJ Memanas

RAGAM

Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara

badge-check


 Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara Perbesar

Wartatrans.com, FAKFAK — Keterbatasan pasokan air bersih mulai berdampak pada pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak, Papua Barat. Demi menjaga kebersihan dan keselamatan pasien, manajemen rumah sakit terpaksa meniadakan sementara jam kunjungan keluarga pasien mulai Selasa (13/10/2026).

Kebijakan ini menjadi perhatian karena ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar dalam operasional rumah sakit, terutama untuk menunjang sanitasi, kebersihan lingkungan, serta pencegahan risiko infeksi.

Penghentian sementara jam besuk tersebut diumumkan melalui surat bernomor 440/UMM/ADM/RSUD-FF/083/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026, yang ditandatangani Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S.

Dalam pemberitahuan resminya, manajemen menjelaskan bahwa pembatasan dilakukan untuk menjaga kenyamanan, kebersihan, dan keselamatan pasien maupun pengunjung selama pasokan air bersih belum kembali normal.

Kebijakan tersebut berlaku hingga kondisi pasokan air bersih pulih. Dengan demikian, belum ada kepastian mengenai kapan jam kunjungan keluarga pasien akan kembali dibuka.

Persoalan yang dihadapi RSUD Fakfak memperlihatkan betapa pentingnya ketersediaan air bersih bagi fasilitas pelayanan kesehatan. Air bukan sekadar kebutuhan untuk aktivitas sehari-hari, melainkan bagian penting dari sistem sanitasi dan pengendalian infeksi di rumah sakit.

Dalam kondisi pasokan terbatas, pengelola rumah sakit harus mengambil langkah untuk memastikan pelayanan tetap memperhatikan keselamatan pasien dan kebersihan lingkungan.

Namun, penghentian jam besuk juga membawa konsekuensi bagi keluarga pasien yang ingin memberikan dukungan secara langsung kepada kerabat mereka yang sedang menjalani perawatan.

Karena itu, pemulihan pasokan air bersih menjadi hal penting agar aktivitas rumah sakit, termasuk kunjungan keluarga pasien, dapat kembali berjalan normal.

Dalam pengumuman tersebut, RSUD Fakfak turut merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022 dan Permenkes Nomor 7 Tahun 2019 sebagai dasar yang dicantumkan dalam kebijakan tersebut.

Manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pasien dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penghentian sementara jam kunjungan.

Masyarakat juga diimbau mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit selama proses pemulihan berlangsung.

Di sisi lain, pemulihan pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan rumah sakit dapat berlangsung secara optimal. Kejelasan mengenai penyebab gangguan pasokan, langkah penanganan, serta perkiraan waktu pemulihan akan membantu masyarakat memahami situasi yang sedang dihadapi RSUD Fakfak.

Hingga kondisi kembali normal, keluarga pasien diharapkan mengikuti pemberitahuan resmi dari pihak rumah sakit mengenai pemberlakuan kembali jam kunjungan.*** (ASAH)

Baca Lainnya

Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster

13 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, 230 Hektare Sawah Terdampak dan Hampir 100 Ribu Jiwa Dilanda Krisis Air

13 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Disorot, Teken 9 Siteplan Summarecon di Atas Tanah Warisan yang Masih Bersengketa

13 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Waduk Jatiluhur Menyusut, Dasar Waduk Jadi Kebun Warga, Ancaman Krisis Air Mengintai Jakarta

13 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Trending di RAGAM