Menu

Mode Gelap
KAI Tingkatkan Efisiensi Energi, Konsumsi Turun 15,39 Persen di Tengah Lonjakan Pelanggan Unjuk Rasa, Unjuk Karya: Seniman Perjuangkan TIM sebagai Ruang Sejarah dan Peradaban YPAI dan SKN Gelar Deklarasi Perdamaian Pemuda Lintas Agama di Lenteng Agung Semarak Show Art Melukis di Atas Kaos Meriahkan Peunayong, Sempat Padatkan Jalan Khairil Anwar KAI Daop 1 Jakarta Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang, Ingatkan Pengendara Jangan Terobos Rel Puluhan Rumah di Kampung Adat Cipta Mulya Sukabumi Ludes Terbakar, 70 KK Terdampak

ANJUNGAN

Terminal Kijing Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalbar

badge-check


 Aktivitas di Terminal Kijing, Kalbar Perbesar

Aktivitas di Terminal Kijing, Kalbar

Wartatrans.com, PONTIANAK – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pontianak melalui Terminal Kijing terus memperkuat perannya sebagai simpul strategis dalam mendukung kelancaran rantai pasok serta aktivitas ekspor-impor di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).

Sebagai bagian dari jaringan pelabuhan strategis nasional, Terminal Kijing yang berlokasi di Kabupaten Mempawah berkembang menjadi tulang punggung pelayanan kargo nonpetikemas di Kalimantan Barat sejak mulai dikelola pada Agustus 2022.

Tren kinerja operasional menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, seiring meningkatnya volume throughput dan aktivitas logistik di kawasan tersebut.

Didukung lokasi strategis yang berdekatan dengan jalur pelayaran internasional Selat Malaka, Terminal Kijing memainkan peran penting dalam meningkatkan konektivitas logistik serta mendorong daya saing komoditas unggulan daerah, khususnya sektor perkebunan dan pertambangan.

Pada April 2026, Terminal Kijing kembali melayani kegiatan bongkar muat komoditas curah kering berupa bauksit.

Tercatat kapal tongkang BG Bahari 30073 melaksanakan kegiatan bongkar bauksit dengan total muatan sekitar 6.530 ton.

Kapal tersebut mulai sandar pada 19 April 2026 dan proses bongkar berlangsung hingga 21 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian aktivitas logistik komoditas mineral di kawasan ini.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung rantai pasok industri berbasis mineral, khususnya dalam mendukung kebutuhan bahan baku industri hilirisasi aluminium di Indonesia,” jelas Branch Manager PTP Nopetikemas Cabang Pontianak, Suwanda, Rabu (22/4/2026).

Terminal Kijing mampu melayani kapal berukuran besar hingga 100.000 DWT dengan kapasitas sandar lebih dari 15 kapal secara simultan.

Peningkatan kapasitas layanan juga diperkuat melalui optimalisasi peralatan bongkar muat, termasuk relokasi aset seperti harbour mobile crane, hopper, grab, dan bucket, guna memastikan proses operasional yang semakin efisien dan andal.

Dia menyampaikan bahwa Terminal Kijing memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Terminal Kijing menjadi urat nadi ekonomi Kalimantan Barat yang tidak hanya mendukung kelancaran arus barang, tetapi juga memperkuat ekosistem logistik nasional. Kami terus mendorong optimalisasi layanan guna mendukung ekspor komoditas unggulan serta menjaga ketahanan rantai pasok,” ujar Suwanda.

Kinerja operasional Terminal Kijing pada Triwulan I pada 2026 mencerminkan dinamika arus logistik yang dipengaruhi oleh pergerakan komoditas utama di wilayah Kalimantan Barat.

Total throughput tercatat sekitar 1,5 juta ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas curah kering sebesar 845 ribu ton dan curah cair sebesar 662 ribu ton.

Dari sisi penyerapan terhadap target, kinerja curah kering mencapai 223% dan curah cair sebesar 168%, mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat pada kedua segmen tersebut.

“Sementara itu, bag cargo tercatat mencapai 93% dari target yang ditetapkan,” katanya.

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, komposisi kargo menunjukkan adanya penyesuaian, terutama pada segmen curah kering, curah cair, dan bag cargo.

Meski demikian, aktivitas operasional tetap didominasi oleh komoditas strategis seperti bauksit, batubara, dan alumina yang memiliki peran penting dalam rantai pasok industri nasional.

Terminal Kijing juga berperan dalam mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk penanganan material untuk Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR).

Keberadaan terminal ini menjadi katalisator dalam memperlancar arus logistik proyek-proyek industri besar serta memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai pusat pengembangan industri berbasis sumber daya alam.

Dalam mendukung operasional berbasis digital, PTP Nonpetikemas juga menerapkan PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose), sistem terintegrasi yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring kegiatan bongkar muat secara real-time guna meningkatkan efisiensi dan standardisasi layanan pelabuhan.

Dia menyampaikan, pihaknya terus berkomitmen dalam menghadirkan layanan operasional yang andal dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan bongkar muat dengan mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, dan keandalan fasilitas. Terminal Kijing akan terus kami dorong sebagai hub logistik utama di Kalimantan Barat,” imbuh Suwanda.

Selain aspek operasional, PTP Nonpetikemas juga menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat sekitar melalui program edukasi, pelatihan, serta sertifikasi tenaga kerja lokal guna meningkatkan kompetensi dan keselamatan kerja.

PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam kegiatan operasional bongkar muat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan konektivitas logistik dan peningkatan daya saing komoditas ekspor.

Dengan dukungan infrastruktur yang terus dikembangkan serta peningkatan kualitas layanan operasional, Terminal Kijing diproyeksikan semakin berperan dalam mendukung pengembangan kawasan industri, hilirisasi aluminium, serta integrasi ekosistem logistik nasional. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tata Kelola BBM PELNI Disupervisi KPK

25 Juli 2026 - 19:47 WIB

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi di Perairan Gorontalo

25 Juli 2026 - 19:35 WIB

Mantap, PTPN I Percepat Transisi Energi Berbasis Bioenergi

25 Juli 2026 - 19:23 WIB

Teluk Ratai Siapkan Dermaga Kapal Induk, Infrastruktur Maritim RI Naik Kelas

25 Juli 2026 - 18:56 WIB

PTPN I jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional

25 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kinerja, Operasional Tumbuh Positif pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 08:47 WIB

Optimalkan Produktivitas Bongkar Muat, IPC TPK Teluk Bayur Teken Kontrak Pelayanan dengan Empat Mitra Pelayaran

24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Perkuat Budaya K3, TPK Teluk Lamong Gelar Safety Forum untuk Operasional Andal

24 Juli 2026 - 08:14 WIB

Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun

23 Juli 2026 - 21:54 WIB

Kemenhub dan Pelindo Siapkan Implementasi E-Pilotage di Empat Perairan Wajib Pandu

23 Juli 2026 - 20:00 WIB

Trending di ANJUNGAN