Menu ✖

Mode Gelap
Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

RAGAM

1.286 Telur Penyu Diamankan di Sambas, KKP Lakukan Penanganan dan Identifikasi

badge-check


 1.286 Telur Penyu Diamankan di Sambas, KKP Lakukan Penanganan dan Identifikasi Perbesar

Wartatrans.com, SAMBAS – Upaya penyelamatan satwa laut dilindungi dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) setelah 1.286 butir telur penyu ditemukan di dua lokasi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Ribuan telur tersebut kini menjalani proses penanganan berdasarkan hasil identifikasi kondisi dan jenis penyu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 96 butir telur ditemukan oleh personel Satgas Pamtas TNI AD Gabma Temajok ketika melakukan patroli di kawasan Temajuk. Sementara 1.190 butir lainnya diamankan Badan Karantina Indonesia di Sintete, Kabupaten Sambas.

Mendapat laporan mengenai temuan tersebut, Tim Respon Cepat Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pengumpulan informasi, pendataan, evakuasi hingga identifikasi. Pemeriksaan juga melibatkan dokter hewan untuk menentukan penanganan telur selanjutnya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Koswara mengatakan perlindungan penyu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam menangani setiap temuan secara cepat dan sesuai prosedur.

“Perlindungan penyu membutuhkan sinergi seluruh pihak. Kecepatan respons, koordinasi antarinstansi, serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci agar setiap temuan dapat ditangani dengan baik sekaligus mendukung kelestarian ekosistem laut,” ujar Koswara dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Hasil pemeriksaan dokter hewan dari Sealife menunjukkan 96 telur yang ditemukan di Temajuk terindikasi berasal dari penyu hijau. Kondisinya masih baik dan terdapat tanda fertilitas sehingga telur tersebut dinilai layak untuk ditetaskan.

Saat ini, 96 telur tersebut telah dipindahkan untuk menjalani proses inkubasi di Kantor Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak.

Berbeda dengan temuan di Temajuk, sebanyak 1.190 telur yang diamankan di Sintete terindikasi berasal dari penyu sisik dan penyu hijau. Namun, berdasarkan pemeriksaan sampel, telur tersebut tidak menunjukkan tanda fertilitas.

Karena itu, telur dari Sintete tidak direkomendasikan untuk menjalani proses inkubasi dan selanjutnya akan ditangani sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Syarif Iwan Taruna Alkadrie mengatakan penanganan seluruh temuan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek konservasi, teknis, administrasi, serta ketentuan penegakan hukum.

“Setiap temuan penyu maupun telurnya harus ditangani secara hati-hati dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait agar perlindungan terhadap jenis ikan dilindungi dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Iwan juga meminta masyarakat turut menjaga keberlangsungan populasi penyu dengan tidak mengambil, menjual, mengangkut, maupun memanfaatkan penyu dan telurnya secara ilegal.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas atau instansi berwenang apabila menemukan penyu, telur penyu, maupun kegiatan yang diduga melanggar aturan perlindungan jenis ikan.

Sebagai langkah lanjutan, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak telah menyampaikan hasil identifikasi dan dokumen pendukung kepada PSDKP Pontianak untuk diproses sesuai kewenangan.

Sementara telur yang tidak memenuhi rekomendasi untuk ditetaskan akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

OPINI: Peralihan Pucuk Pimpinan Polri – Murni Bebenah atau Sekadar Alat Kekuasaan Baru?

4 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Tanjung Lesung Kini Terhubung Dengan Bandara Soekarno-Hatta Melalui Layanan DAMRI

4 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Bersama Sekolah Rakyat, Poltrada Bali Tanamkan Budaya Keselamatan

4 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Sugiono, Putra Gayo di Panggung Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia

4 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Penduduk Kabupaten Bogor Tembus 6 Juta, Keterwakilan DPRD Jadi Pembahasan Wankar PKS

4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Commuter Run 2026 Diikuti 2.500 Peserta, KAI Commuter Dorong Gaya Hidup Sehat dan Transportasi Publik

4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Rocky Gerung, Nama yang Paling Menyita Perhatian di Antara 26 Wantimpres Prabowo

3 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Cegah Risiko Kecelakaan, IPC TPK Berikan Layanan Kesehatan dan Kacamata Gratis bagi Sopir Truk

3 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Trending di ANJUNGAN