Menu ✖

Mode Gelap
Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

PERISTIWA

Tuntut Kompensasi Penutupan Tambang, Aksi Demo Di Bogor Berakhir Ricuh

badge-check


 Tuntut Kompensasi Penutupan Tambang, Aksi Demo Di Bogor Berakhir Ricuh Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR -– Tuntut Kompensasi Penutupan Tambang Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor menggelar demonstrasi di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (12/1/2026).

Aksi massa yang berasal dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang ini menuntut kejelasan nasib dan pembayaran kompensasi pasca penutupan kegiatan pertambangan di wilayah tersebut.

Meski diguyur hujan , aksi tetap berjalan menuntut jawaban pasti atas dampak ekonomi dan keberlanjutan hidup warga yang terdampak kebijakan penutupan tambang. Mereka mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan kompensasi yang sebelumnya dijanjikan.

Dalam orasinya, koordinator aksi Ahmmad Gojali (akrab disapa Bule) dan Asep Fadlan mendesak agar Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedy Mulyadi atau KDM, hadir langsung. Selain itu, mereka juga menuntut Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor segera mendengarkan dan menanggapi aspirasi masyarakat.

“Kepastian dari pemerintah menjadi hal mendesak yang telah lama kami nantikan,” tegas Ahmmad Gojali.

Aksi demonstrasi yang berlangsung damai sempat memanas ketika Camat Kecamatan Cigudeg, Ade Zulfahmi, diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan. Camat Ade Zulfahmi naik ke atas mobil komando untuk berbicara di hadapan massa.

Namun, tanggapan yang disampaikan Camat justru memicu keributan. “Saya bukan orang pergerakan,” ujar Ade Zulfahmi, yang membuat massa kecewa dan memicu kericuhan.

Kekecewaan tersebut menyebabkan demonstrasi menjadi tidak kondusif. Massa mulai melempari Kantor Kecamatan Cigudeg Memaksa pihak keamanan Bersiaga penuh di Lokasi.

Sampai Berita ini di tulis Massa masih bertahan Menunggu Jawaban Pasti dari pemerintah.*** ( My )

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Trending di PERON