Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

Tuntut Kompensasi Penutupan Tambang, Aksi Demo Di Bogor Berakhir Ricuh

badge-check


 Tuntut Kompensasi Penutupan Tambang, Aksi Demo Di Bogor Berakhir Ricuh Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR -– Tuntut Kompensasi Penutupan Tambang Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor menggelar demonstrasi di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (12/1/2026).

Aksi massa yang berasal dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang ini menuntut kejelasan nasib dan pembayaran kompensasi pasca penutupan kegiatan pertambangan di wilayah tersebut.

Meski diguyur hujan , aksi tetap berjalan menuntut jawaban pasti atas dampak ekonomi dan keberlanjutan hidup warga yang terdampak kebijakan penutupan tambang. Mereka mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan kompensasi yang sebelumnya dijanjikan.

Dalam orasinya, koordinator aksi Ahmmad Gojali (akrab disapa Bule) dan Asep Fadlan mendesak agar Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedy Mulyadi atau KDM, hadir langsung. Selain itu, mereka juga menuntut Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor segera mendengarkan dan menanggapi aspirasi masyarakat.

“Kepastian dari pemerintah menjadi hal mendesak yang telah lama kami nantikan,” tegas Ahmmad Gojali.

Aksi demonstrasi yang berlangsung damai sempat memanas ketika Camat Kecamatan Cigudeg, Ade Zulfahmi, diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan. Camat Ade Zulfahmi naik ke atas mobil komando untuk berbicara di hadapan massa.

Namun, tanggapan yang disampaikan Camat justru memicu keributan. “Saya bukan orang pergerakan,” ujar Ade Zulfahmi, yang membuat massa kecewa dan memicu kericuhan.

Kekecewaan tersebut menyebabkan demonstrasi menjadi tidak kondusif. Massa mulai melempari Kantor Kecamatan Cigudeg Memaksa pihak keamanan Bersiaga penuh di Lokasi.

Sampai Berita ini di tulis Massa masih bertahan Menunggu Jawaban Pasti dari pemerintah.*** ( My )

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA