Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menelan korban jiwa. Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 86 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Data sementara Pos Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang mencatat, bencana berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah tersebut. Hingga saat ini, proses pendataan dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, bencana juga berdampak besar terhadap penduduk. Sebanyak 150.484 jiwa dari 36.849 kepala keluarga terpaksa mengungsi dan tersebar di 609 titik pengungsian. Sementara itu, 145.891 jiwa dari 38.261 kepala keluarga tercatat terdampak namun tidak mengungsi.
Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan cukup signifikan. Sebanyak 21.611 rumah terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan, mulai dari rusak berat hingga rusak ringan. Selain itu, kerusakan terjadi pada fasilitas kesehatan, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, jembatan, jalan, hingga sarana ibadah.
Sektor perekonomian dan mata pencaharian masyarakat turut terdampak. Ribuan hektare lahan pertanian, perkebunan, perikanan, dan persawahan dilaporkan terendam, serta ratusan ekor ternak terdampak akibat bencana.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Posko Tanggap Darurat menyatakan penanganan darurat masih difokuskan pada evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan akibat bencana.
Hingga saat ini, kondisi masih terus dipantau mengingat potensi cuaca ekstrem yang dapat memperparah situasi di wilayah terdampak.(****)
































