Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

PERISTIWA

METI Serahkan Bantuan Simbolik untuk Korban Banjir Bandang Kepada Gubernur Aceh

badge-check


 METI Serahkan Bantuan Simbolik untuk Korban Banjir Bandang Kepada Gubernur Aceh Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menyerahkan bantuan simbolik bagi korban bencana banjir bandang di Aceh kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem. Penyerahan bantuan berlangsung pada Kamis, 15 Januari, pukul 13.00 WIB, di Pacific Place, Sudirman, Jakarta Selatan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua METI, Zulfan, ST, MM, didampingi Ketua HKTI Aceh, Fauzan Kamil, Lc, MA. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Teuku Irsyadi dan Ihsanudin, SE, serta sejumlah perwakilan METI dan masyarakat Aceh.

Ketua METI Zulfan mengatakan bantuan ini merupakan wujud solidaritas METI terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

“Aceh memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat bagi kami. Ketika bencana terjadi, sudah menjadi kewajiban moral untuk hadir dan berbagi,” kata Zulfan.

Lebih jauh Sultan menambahkan, kepedulian tersebut sejalan dengan semangat METI yang tidak hanya bergerak di bidang energi terbarukan, tetapi juga dalam aspek kemanusiaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan menjadi penguat di masa sulit,” ujarnya.

Ketua HKTI Aceh Fauzan Kamil menilai bantuan tersebut sebagai bentuk nyata kebersamaan lintas komunitas.

“Ini bukan sekadar bantuan materi, tapi juga pesan bahwa Aceh tidak sendiri. Solidaritas seperti ini sangat berarti bagi para korban,” kata Fauzan.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan METI. Menurut dia, bantuan dari berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

“Atas nama Pemerintah Aceh dan masyarakat terdampak, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini akan kami salurkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Mualem.

Banjir bandang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Aceh dan mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta memaksa warga mengungsi. Pemerintah daerah bersama berbagai organisasi dan relawan terus mengupayakan penanganan darurat serta pemulihan bagi masyarakat terdampak.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Trending di RAGAM