Menu ✖

Mode Gelap
Wali Kota Semarang Bantah Gedung Pandanaran Dijadikan Hotel, MP3 dan Warganet Tidak Percaya Ramaikan MotoGP Mandalika 2026, BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Bertransaksi Demi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur Yes, MotoGP Mandalika 2026 Gairahkan Penerbangan ASDP Sabet Indonesia Logistics Awards 2026 Perlindungan Pantura Jawa tidak Hanya Mengandalkan Giant Sea Wall  

RAGAM

Wali Kota Semarang Bantah Gedung Pandanaran Dijadikan Hotel, MP3 dan Warganet Tidak Percaya

badge-check


 Wali Kota Semarang Bantah Gedung Pandanaran Dijadikan Hotel, MP3 dan Warganet Tidak Percaya Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Akhir Minggu ini sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Semarang dipindahkan dari Gedung Pandanaran. OPD termaksud adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), dan Dinas Koperasi dan UKM.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng sang pemberi perintah mengatakan pengosongan Gedung Pandanaran dilakukan karena faktor keselamatan. Bangunan dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai perkantoran.

Agustina juga membantah adanya berita aset milik Pemkot Semarang tersebut akan dijadikan hotel peningkat pendapatan daerah. “Gedungnya mau diisi, kosong kok. Kalau ada yang bilang mau dijadikan hotel, siapa yang mau menjadikan hotel ?.” ujarnya.

Isu mengenai pemanfaatan Gedung Pandanaran sebagai hotel sebelumnya beredar melalui media sosial. Saat ditanya untuk apa Gedung Pandanaran ke depannya, Agustina menjawab diplomatis masih membicarakannya dengan tetap mempertimbangkan kondisi bangunan dan kepentingan pemerintah kota, Kamis (08/10/2026).

Statemen mengambang Agustina mendapat tanggapan spesifik dari ketua Masyarakat Pemantau Program Pemerintah (MP3) SW Selaparang, Jumat (09/10/2026). “Isu yang berkembang perlu diperhatikan sejauh belum ada keputusan resmi tentang pemanfaatan aset tersebut. Apalagi di Semarang, sering berita yang tadinya dianggap isu ternyata asli. Ingat pula, sudah banyak aset pemkot yang beralih fungsi dari semestinya,” ujar Selaparang.

Bukan hanya MP3 saja yang tidak percaya, sebagian besar warganet Semarang bernada sama. Ini terlihat dari unggahan mereka di media sosial baik berupa status, komen, maupun pembuatan meme. Kebanyakan meragukan statemen Walikota Agustina tentang keberadaan Gedung Pandanaran ke depannya.***

(Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Perlindungan Pantura Jawa tidak Hanya Mengandalkan Giant Sea Wall  

9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Wasda DPRD Jawa Barat di Jonggol, H. Fikri Hudi Oktiarwan Serap Aspirasi Pengurus DKM tentang Keagamaan dan Persoalan Sosial

9 Oktober 2026 - 10:32 WIB

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa

8 Oktober 2026 - 21:42 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Trending di RAGAM