Wartatrans.com, FAKFAK — Kekeringan yang berlangsung hampir empat bulan membuat air bersih menjadi kebutuhan yang kian mendesak bagi masyarakat Kabupaten Fakfak. Menjawab kondisi itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak terus bergerak, salah satunya melalui penyaluran air bersih kepada warga.
Pada Kamis (8/10/2026), Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak melaksanakan pembagian distribusi air bersih kepada warga di wilayah RT 1, Kampung Lusiferi, Distrik Fakfak. Kegiatan itu menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah sekaligus tindak lanjut atas instruksi Bupati Fakfak agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mengambil peran membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Selama tiga hari sejak Senin, sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak mulai bergerak merespons persoalan kekeringan yang telah berlangsung hampir empat bulan. Minimnya hujan dalam beberapa bulan terakhir membuat sebagian warga semakin sulit memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Bupati Fakfak sebelumnya mengharapkan keterlibatan seluruh pihak, khususnya para kepala OPD, untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih. Upaya tersebut diharapkan dapat sedikit mengurangi beban warga, terutama di tengah kondisi kekeringan yang membuat kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi.
Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Baharudin Lahadalia, S.Sos., M.Si., M.M., mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari tanggung jawab moral sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat.

“Sebagai bagian dari tanggung jawab moril dan kepedulian atas respons Pemerintah Daerah, dalam hal ini oleh Bapak Bupati, kami dari Dinas PUPR2KP melaksanakan pembagian air bersih di Kampung Lusiferi,” ujarnya saat diwawancarai Wartatrans.com.
Menurutnya, penyaluran air bersih di Kampung Lusiferi direncanakan dilakukan pada tujuh titik konsentrasi pembagian. Penentuan titik tersebut disesuaikan dengan persebaran kebutuhan air bersih di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini direncanakan di tujuh titik konsentrasi pembagian sesuai persebaran kebutuhan air di tengah masyarakat pada wilayah tersebut,” katanya.
Baharudin berharap bantuan air bersih itu dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sekaligus mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan warga untuk mendapatkan air selama masa kekeringan.
“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat paling tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih dan bisa menekan pembiayaan air bersih pada situasi kekeringan yang melanda Kabupaten Fakfak,” harapnya.
Penyaluran air bersih ini menjadi salah satu bentuk respons pemerintah daerah terhadap kondisi kekeringan yang saat ini dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Fakfak. Pemerintah berharap dukungan dan kepedulian berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan masih berlangsung.*** (ASAH)






















